Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Selasa, 27 Oktober 2026 18:24 WIB

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Bakteri di Telur Balado dan Perkedel Jagung Jadi Penyebab Keracunan Massal di Cimahi

By Putra JuangSelasa, 1 Agustus 2023 20:03 WIB2 Mins Read
Telur balado jadi satu dari dua penyebab keracunan massal di Kota Cimahi. Foto ilustrasi: Pinterest
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyebab ratusan warga mengalami keracunan massal di Cimahi akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel sisa makanan dibocorkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati mengungkapkan, pihaknya melakukan dua uji laboraotorium yaitu uji mikrobiologi dan uji kimia. Keduanya dilakukan untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam sampel makanan tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan mikrobiologi ada di telur balado yaitu Taphylococcus Aureus, lalu perkedel jagung ada Salmonella,” ungkap Mulyati di Pemkot Cimahi, Senin (31/7/2023).

Menurut Mulyati, beberapa sampel makanan lain pun diuji di Labkesda Jabar selain telur balado dan perkedel jagung. Makanan itu di antaranya ayam isian burger, ayam suwir, ikan tuna isian panada, selada bokor, capcay, sambal dan nasi.

Baca Juga:  Wabup Erwan Harap Hadirnya Museum Lembah Cisaar Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Akan tetapi, kata dia, semua hasilnya negatif. Sedangkan hasil uji kimia menunjukan bukti lain.

Mulyati menjelaskan, di dalam perkedel jagung positif mengandung nitrit 0,40 mg. Kemudian capcay positif mengandung nitrit 0,02 mg.

“Jadi yang ada hasil positif nitrit di capcay dan perkedel jagung. Sisanya itu negatif,” beber Mulyati.

Baca Juga:  Persis Apresiasi Penetapan Tersangka Panji Gumilang: Bukti Keseriusan Polri

Selain itu, pihaknya juga menguji sampel air baku yang diambil dari penyedia nasi boks serta snack. Hasilnya, air baku itu mengandung sedikit bakteri Coliform.

Hanya saja, Mulyati menegaskan, bakteri dari air itu tidak tercampur ke dalam makanan.

“Pemeriksaan sampel air ternyata ada Coliform-nya. Tapi kadar bakteri yang ada di air tidak masuk ke makanan, lantaran sampel makanan ekolinya negatif semua,” tutur Mulyati.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini menambahkan, bakteri Salmonella adalah kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bahkan bakteri tersebut sering menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga:  Saking Luar Biasa, Ridwan Kamil Klaim PNS Pemprov Jabar Kelas Dunia

“Ini salmonela menyebabkan penyakit typus. Jadi gejalanya seperti yang tergambarkan di pasien (keracunan). Ada mual, muntah, diare, nyeri perut ada demamnya,” ungkap Dwihadi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 364 orang warga Cimahi mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi makanan dari acara reses salah satu Anggota DPRD Kota Cimahi. Kegiatan diselenggarakan di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi Featured keracunan massal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.