Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Kamis, 16 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 16 Juli 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!

Kamis, 16 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!
  • Head to Head Inggris vs Argentina: Duel Penuh Dendam, Siapa Raja Sebenarnya di Piala Dunia?
  • Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya
  • Viral! Baso Lima Saudara Bandung Punya Kuah Misdasem Racik Sendiri, Sekali Coba Langsung Nagih
  • Hadiah Naik Rp6 Miliar! Piala Presiden Elite 2026 Siap Sajikan Duel Sengit Klub Indonesia dan Asia
  • Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Bakteri di Telur Balado dan Perkedel Jagung Jadi Penyebab Keracunan Massal di Cimahi

By Putra JuangSelasa, 1 Agustus 2023 20:03 WIB2 Mins Read
Telur balado jadi satu dari dua penyebab keracunan massal di Kota Cimahi. Foto ilustrasi: Pinterest
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyebab ratusan warga mengalami keracunan massal di Cimahi akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel sisa makanan dibocorkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati mengungkapkan, pihaknya melakukan dua uji laboraotorium yaitu uji mikrobiologi dan uji kimia. Keduanya dilakukan untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam sampel makanan tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan mikrobiologi ada di telur balado yaitu Taphylococcus Aureus, lalu perkedel jagung ada Salmonella,” ungkap Mulyati di Pemkot Cimahi, Senin (31/7/2023).

Menurut Mulyati, beberapa sampel makanan lain pun diuji di Labkesda Jabar selain telur balado dan perkedel jagung. Makanan itu di antaranya ayam isian burger, ayam suwir, ikan tuna isian panada, selada bokor, capcay, sambal dan nasi.

Baca Juga:  KJRI Jeddah: 8 Jemaah Pulang ke Tanah Air, 26 Wafat Pasca Operasional Haji 1444 H

Akan tetapi, kata dia, semua hasilnya negatif. Sedangkan hasil uji kimia menunjukan bukti lain.

Mulyati menjelaskan, di dalam perkedel jagung positif mengandung nitrit 0,40 mg. Kemudian capcay positif mengandung nitrit 0,02 mg.

“Jadi yang ada hasil positif nitrit di capcay dan perkedel jagung. Sisanya itu negatif,” beber Mulyati.

Baca Juga:  Besok, Ridwan Kamil Akan Serah Terima Jabatan di Kemendagri

Selain itu, pihaknya juga menguji sampel air baku yang diambil dari penyedia nasi boks serta snack. Hasilnya, air baku itu mengandung sedikit bakteri Coliform.

Hanya saja, Mulyati menegaskan, bakteri dari air itu tidak tercampur ke dalam makanan.

“Pemeriksaan sampel air ternyata ada Coliform-nya. Tapi kadar bakteri yang ada di air tidak masuk ke makanan, lantaran sampel makanan ekolinya negatif semua,” tutur Mulyati.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini menambahkan, bakteri Salmonella adalah kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bahkan bakteri tersebut sering menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga:  Anies Bertemu Nelayan Banyuwangi, Keluhkan Soal BBM hingga Sulitnya Izin Kapal Kecil

“Ini salmonela menyebabkan penyakit typus. Jadi gejalanya seperti yang tergambarkan di pasien (keracunan). Ada mual, muntah, diare, nyeri perut ada demamnya,” ungkap Dwihadi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 364 orang warga Cimahi mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi makanan dari acara reses salah satu Anggota DPRD Kota Cimahi. Kegiatan diselenggarakan di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi Dinkes Kota Cimahi Featured keracunan massal Mulyati perkedel jagung telur balado
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya

Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD

Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.