Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gila! Igor Tolic Turunkan Kekuatan Penuh, 5 Debutan Persib Siap Menggila di Asia

Senin, 31 Agustus 2026 18:42 WIB

Resmi! Kuota Internet Sisa Kini Tak Boleh Hangus, Ini Aturan Baru Kemenkomdigi untuk Operator

Senin, 31 Agustus 2026 17:55 WIB
Persib

Persib Sudah Pelajari Manila Digger, Teja Paku Alam Soroti Senjata Mematikan Lawan

Senin, 31 Agustus 2026 17:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gila! Igor Tolic Turunkan Kekuatan Penuh, 5 Debutan Persib Siap Menggila di Asia
  • Resmi! Kuota Internet Sisa Kini Tak Boleh Hangus, Ini Aturan Baru Kemenkomdigi untuk Operator
  • Persib Sudah Pelajari Manila Digger, Teja Paku Alam Soroti Senjata Mematikan Lawan
  • Solusi Macet Cimahi: Pembangunan Underpass Gatot Subroto Dikejar Rampung Akhir Tahun 2026
  • Kemendagri Pastikan Pinjaman Daerah Jabar Aman Secara Hukum, Pansus XVII DPRD Tunggu Surat Resmi
  • Duel Beda Usia 40 Tahun! Duo Veteran Hartono-Eko Yuli Tembus Final Dago Vision Care Padel Cup
  • Panas! Iran Hujani Pangkalan Militer AS di UEA dan Yordania dengan Drone-Rudal Usai Insiden Pulau Larak
  • Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 31 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Bakteri di Telur Balado dan Perkedel Jagung Jadi Penyebab Keracunan Massal di Cimahi

By Putra JuangSelasa, 1 Agustus 2023 20:03 WIB2 Mins Read
Telur balado jadi satu dari dua penyebab keracunan massal di Kota Cimahi. Foto ilustrasi: Pinterest
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyebab ratusan warga mengalami keracunan massal di Cimahi akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel sisa makanan dibocorkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati mengungkapkan, pihaknya melakukan dua uji laboraotorium yaitu uji mikrobiologi dan uji kimia. Keduanya dilakukan untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam sampel makanan tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan mikrobiologi ada di telur balado yaitu Taphylococcus Aureus, lalu perkedel jagung ada Salmonella,” ungkap Mulyati di Pemkot Cimahi, Senin (31/7/2023).

Menurut Mulyati, beberapa sampel makanan lain pun diuji di Labkesda Jabar selain telur balado dan perkedel jagung. Makanan itu di antaranya ayam isian burger, ayam suwir, ikan tuna isian panada, selada bokor, capcay, sambal dan nasi.

Baca Juga:  Ditahan Polisi, Ombudsman Minta Puluhan Warga Rempang Segera Dibebaskan

Akan tetapi, kata dia, semua hasilnya negatif. Sedangkan hasil uji kimia menunjukan bukti lain.

Mulyati menjelaskan, di dalam perkedel jagung positif mengandung nitrit 0,40 mg. Kemudian capcay positif mengandung nitrit 0,02 mg.

“Jadi yang ada hasil positif nitrit di capcay dan perkedel jagung. Sisanya itu negatif,” beber Mulyati.

Baca Juga:  Tampilan Logo Baru Google, Rayakan Hari Ulang Tahun ke-25 Hari Ini

Selain itu, pihaknya juga menguji sampel air baku yang diambil dari penyedia nasi boks serta snack. Hasilnya, air baku itu mengandung sedikit bakteri Coliform.

Hanya saja, Mulyati menegaskan, bakteri dari air itu tidak tercampur ke dalam makanan.

“Pemeriksaan sampel air ternyata ada Coliform-nya. Tapi kadar bakteri yang ada di air tidak masuk ke makanan, lantaran sampel makanan ekolinya negatif semua,” tutur Mulyati.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini menambahkan, bakteri Salmonella adalah kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bahkan bakteri tersebut sering menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga:  Profil Muradi, Komisaris Waskita yang Dicalonkan Jadi Pj Wali Kota Bandung

“Ini salmonela menyebabkan penyakit typus. Jadi gejalanya seperti yang tergambarkan di pasien (keracunan). Ada mual, muntah, diare, nyeri perut ada demamnya,” ungkap Dwihadi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 364 orang warga Cimahi mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi makanan dari acara reses salah satu Anggota DPRD Kota Cimahi. Kegiatan diselenggarakan di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi Featured keracunan massal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resmi! Kuota Internet Sisa Kini Tak Boleh Hangus, Ini Aturan Baru Kemenkomdigi untuk Operator

Solusi Macet Cimahi: Pembangunan Underpass Gatot Subroto Dikejar Rampung Akhir Tahun 2026

Kemendagri Pastikan Pinjaman Daerah Jabar Aman Secara Hukum, Pansus XVII DPRD Tunggu Surat Resmi

Panas! Iran Hujani Pangkalan Militer AS di UEA dan Yordania dengan Drone-Rudal Usai Insiden Pulau Larak

Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening

BMKG Beri Peringatan Serius: Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara 8 Daerah Ini Menyentuh Level Berbahaya

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 25 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.