Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Dokter Residen RSHS Diduga Gunakan Modus Serupa ke Korban Lain

By SusanaRabu, 16 April 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter residen anestesi, Priguna Anugerah Pratama (PAP), yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap FH (21), kini diduga melakukan tindakan serupa terhadap dua korban lainnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Polda Jawa Barat mengungkap bahwa kedua korban tambahan tersebut mengaku mengalami pelecehan dengan modus yang sama. Mereka melapor setelah kasus yang menimpa FH mencuat ke publik dan menjadi perhatian luas.

“Dua korban lain melapor melalui hotline pengaduan milik RSHS setelah kasus pertama ramai diberitakan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Farhat Abbas Nilai Klaim Lisa Mariana Sengaja Didesain untuk Jatuhkan Ridwan Kamil

Baca Juga:  Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Kuasa Hukum Kecewa Prof Agus Surono Tidak Independen

Kedua korban merupakan pasien berusia 21 dan 31 tahun. Mereka melaporkan PAP, yang diketahui merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan saat berpura-pura melakukan pemeriksaan medis.

Menurut Surawan, penyelidikan menunjukkan tindakan medis tersebut dilakukan tanpa izin dari pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Terungkap! Video Syur Lisa Mariana Disebarkan oleh Orang Terdekat

“Tidak ada izin dari RSHS untuk tindakan yang dilakukan tersangka, khususnya di lantai 7 Gedung MCHC,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

Meski begitu, PAP dalam keterangannya kepada polisi mengaku baru sekali melakukan tindakan asusila, yaitu kepada FH, yang saat itu tengah mendampingi ayahnya dirawat di RSHS.

Namun, pihak kepolisian menyatakan masih mendalami pengakuan tersangka dan terus mengembangkan kasus ini.

Baca Juga:  Polda Jabar Razia 17.671 Knalpot Brong yang Kerap Resahkan Warga

“Keterangan tersangka baru menyebut satu korban, tetapi kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap laporan dua korban lainnya,” tambah Surawan.

Baca Juga: Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

Polda Jabar juga telah membuka posko layanan pengaduan sebagai ruang bagi masyarakat atau korban lain yang mungkin mengalami perlakuan serupa namun belum melapor.

“Kami membuka layanan pengaduan agar korban lain bisa melapor, terutama jika kasusnya terjadi dalam waktu yang berbeda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter pelecehan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.