Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 20 Juni 2026 03:00 WIB

Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Dokter Residen RSHS Diduga Gunakan Modus Serupa ke Korban Lain

By SusanaRabu, 16 April 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter residen anestesi, Priguna Anugerah Pratama (PAP), yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap FH (21), kini diduga melakukan tindakan serupa terhadap dua korban lainnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Polda Jawa Barat mengungkap bahwa kedua korban tambahan tersebut mengaku mengalami pelecehan dengan modus yang sama. Mereka melapor setelah kasus yang menimpa FH mencuat ke publik dan menjadi perhatian luas.

“Dua korban lain melapor melalui hotline pengaduan milik RSHS setelah kasus pertama ramai diberitakan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Farhat Abbas Nilai Klaim Lisa Mariana Sengaja Didesain untuk Jatuhkan Ridwan Kamil

Baca Juga:  Kasus Dokter Kandungan di Garut, Polisi Pastikan Korban Lebih dari Satu Orang

Kedua korban merupakan pasien berusia 21 dan 31 tahun. Mereka melaporkan PAP, yang diketahui merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan saat berpura-pura melakukan pemeriksaan medis.

Menurut Surawan, penyelidikan menunjukkan tindakan medis tersebut dilakukan tanpa izin dari pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Polda Jabar Tegaskan Tak Ada Anggota Polisi Bantu Pemasangan Baliho Partai PSI

“Tidak ada izin dari RSHS untuk tindakan yang dilakukan tersangka, khususnya di lantai 7 Gedung MCHC,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

Meski begitu, PAP dalam keterangannya kepada polisi mengaku baru sekali melakukan tindakan asusila, yaitu kepada FH, yang saat itu tengah mendampingi ayahnya dirawat di RSHS.

Namun, pihak kepolisian menyatakan masih mendalami pengakuan tersangka dan terus mengembangkan kasus ini.

Baca Juga:  Jelang Big Match Persija vs Persib, Polda Jabar Siapkan Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat

“Keterangan tersangka baru menyebut satu korban, tetapi kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap laporan dua korban lainnya,” tambah Surawan.

Baca Juga: Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

Polda Jabar juga telah membuka posko layanan pengaduan sebagai ruang bagi masyarakat atau korban lain yang mungkin mengalami perlakuan serupa namun belum melapor.

“Kami membuka layanan pengaduan agar korban lain bisa melapor, terutama jika kasusnya terjadi dalam waktu yang berbeda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter pelecehan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.