Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos BPNT Agustus 2026 Masih Dicairkan, Begini Cara Cek Penerima Rp600 Ribu

Kamis, 13 Agustus 2026 12:05 WIB
Kode Redeem FF

Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 11:38 WIB

Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 11:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos BPNT Agustus 2026 Masih Dicairkan, Begini Cara Cek Penerima Rp600 Ribu
  • Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI
  • Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Dua Talenta Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Tampil di Kualifikasi Piala Asia 2027
  • Baru Pecat Paul Munster, Bhayangkara FC Langsung Umumkan Pelatih Baru dari Spanyol
  • Demi Menit Bermain, Henhen Herdiana Tinggalkan Persib Lagi
  • Real Madrid Kembali ‘Menggoda’, Man City Langsung Bentengi Haaland dengan Pagar Rp4,5 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tiga Tokoh Pengibar Bendera Merah Putih Pertama Kali, Siapa Saja Mereka?

By Putra JuangSenin, 5 Agustus 2024 13:13 WIB3 Mins Read
Pengibar Bendera Merah Putih Pertama Kali. (Foto: Dok Perpusnas via Wikipedia)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia. Di momen tersebut, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan upacara pengibaran bendera merah putih dilaksanakan.

Bicara soal upacara, terdapat fakta sejarah tentang tokoh pengibar bendera merah putih pertama kali. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1. Abdul Latief Hendraningrat

Latief Hendraningrat saat itu merupakan seorang cudanco (komandan kompi) pada Jakarta-syoo Dai Ichi Daidan pimpinan Kasman Singodimejo. Kisahnya bermula pada 17 Agustus 1945 pagi, ia mengatakan kepada sidokan (tentara Jepang yang mengawasi Daidan) bakal latihan di kota bersama rekan-rekannya.

Namun sebenarnya di Ibu Kota saat hari proklamasi, Latief berada di halaman rumah Jalan Pegangsaan Timur 56 untuk melakukan penjagaan. “Pikiran saya waktu itu memang tegang. Mata terus tertuju ke jalan besar melihat kemungkinan gangguan,” ujar Latief, sebagaimana dikutip dari buku ‘Seputar Proklamasi Kemerdekaan’ yang disunting oleh Hendri F Isnaeni.

Upacara proklamasi kemerdekaan pun dilakukan, dan Ir Soekarno menjadi pemimpinnya yang membacakan teks kemerdekaan. Saat itu Latief Hendraningrat berada di sebelah kanan Bung Karno. Proklamasi diucapkan, kemudian Indonesia merdeka.

Momen bersejarah di hidup Latief pun terjadi di sini. Kala upacara bendera dimulai, ia heran karena baki berisi bendera pusaka merah putih disodorkan kepadanya. Sekalipun bingung dan menyadari akibatnya jika menerima, Latief akhirnya memutuskan berani mengambilnya.

Melalui bantuan seorang pemuda bernama Suhud Sastrokusumo, seorang tokoh dari Barisan Pelopor, Latief mengibarkan bendera di sebuah tiang bambu sederhana depan kediaman Jalan Pegangsaan Timur 56. Lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ juga berkumandang dan sang saka merah putih berkibar di udara Indonesia merdeka.

Melalui peristiwa ini, Latief Hendraningrat bisa dibilang sebagai pelopor paskibraka Tanah Air. Saat masih tergabung di pasukan Jepang, Latief menjadi salah satu orang yang dipercaya di Pusat Latihan Pemuda atau Seinen Kun Reshu pada masa penjajahan Jepang yang berubah nama menjadi Pembela Tanah Air (PETA). Namun, ia akhirnya keluar dan memilih bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Setelah bergabung dengan TNI pada masa penyerahan kedaulatan, Latief Hendraningrat pada 1952 ditunjuk sebagai Atar Republik Indonesia untuk Filipina. Tetapi, akhirnya ia dipindahtugaskan ke Washington DC sampai 1956.

Kembali ke Indonesia, Latief Hendraningrat dipercaya sebagai pemimpin Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat yang sekarang dikenal sebagai Seskoad. Di dunia pendidikan tinggi, beliau juga pernah menjadi rektor IKIP Jakarta (sekarang Universitas Negeri Jakarta), tepatnya pada 1965.

Kemudian di 1967, Latief Hendraningrat pensiun dari TNI dengan pangkat terakhir brigjen. Usai pensiun, beliau tetap berkarya untuk Yayasan Pergurauan Rakyat dan Organisasi Indonesia Muda.

2. Suhud Sastro Kusumo

Selain Latief, Suhud, sahabat dekat dari Latief juga turut serta mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kali. Pria kelahiran tahun 1920 ini menjadi anggota Barisan Pelopor yang didirikan Jepang.

Sebelum memulai tugas mulianya pada 17 Agustus 1945 sebagai pengibar bendera, ia juga mengambil peran penting dalam perjuangan kemerdekaan. Pada 14 Agustus 1945, Suhud dan beberapa anggota Barisan Pelopor ditugaskan untuk menjaga keluarga Soekarno. Sayangnya, pada 16 Agustus, ia kecolongan atas aksi diculiknya Soekarno oleh golongan pemuda (Sukarni dan Chaerul Saleh) yang menjadi awal mula terjadinya peristiwa Rengasdengklok.

3. SK. Trimurti

Surastri Karma Trimurti adalah perempuan asal Surakarta yang lahir pada 11 Mei 1912. Melansir artikel Sejarah dan Budaya bertajuk ‘S.K. Trimurti: Pejuang Perempuan Indonesia’, ia dikenal sebagai seorang wartawan yang tulisan-tulisannya kerap membuat panas pemerintah Belanda. Meskipun sering mendapat sorotan tajam dari kolonial, semangatnya tidak pernah padam. Ia semakin berani dan terus menuliskan apa yang menjadi pemikirannya.

Ketika Proklamasi kemerdekaan, S.K Trimurti sebenarnya diminta untuk mengibarkan bendera pusaka. Namun, ia menolak dan mengatakan bahwa pengibaran sebaiknya diambil alih oleh prajurit. Tanpa instruksi, Latief Hendraningrat yang mengenakan seragam PETA maju dan mengibarkan bendera bersama S. Suhud.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

17 Agustus bendera merah putih Kemerdekaan Indonesia Pengibar Bendera
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF

Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI

Pramuka

Panduan Chord Gitar dan Lirik Hymne dan Mars Pramuka: Resonansi Janji Pandu Menuju Indonesia Emas

Harga Emas Hari Ini Stabil! Cek Harga Galeri 24, Antam dan UBS di Pegadaian

Gila! Gemini Resmi Tembus 1 Miliar Pengguna, Persaingan dengan ChatGPT Makin Panas

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Hari Ini 13 Agustus 2026, Cek Cara Ambil lewat Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang

Kode Redeem FF Terbaru 13 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon Elegan dan Voucher Gratis Sekarang!

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.