Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan

Rabu, 22 Juli 2026 21:41 WIB

Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat

Rabu, 22 Juli 2026 21:27 WIB

Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib

Rabu, 22 Juli 2026 21:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan
  • Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat
  • Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib
  • PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor
  • Bandung Punya Destinasi Seafood Istimewa! Kurnia Seafood Sajikan Rasa Laut Segar
  • Persib Resmi Berpisah dengan Ferdiansyah, Ini Alasan Maung Bandung Melepas Sang Wonderkid
  • Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan
  • Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingkatkan Kesadaran Politik, KPU Jabar dan Yayasan Assa’adah Gelar Sosialisasi Pilkada 2024

By SusanaMinggu, 20 Oktober 2024 18:30 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi pendidikan pemilih bersama Yayasan Pendidikan Islam Assa’adah pada Minggu (20/10/2024).

Acara yang berlangsung di Kompleks Yayasan Assa’adah ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari masyarakat sekitar.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat menjelang Pilkada Jabar yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Assa’adah, Ustadz Syaiful Anam menyampaikan apresiasinya kepada para peserta dan KPU Jabar.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang hadir hari ini. Semoga sosialisasi ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya Pilkada,” ujar Syaiful dalam sambutannya.

Kepala Divisi SDM Litbang KPU Jabar, Abdullah Sapi’i mengingatkan masyarakat untuk terlibat aktif dalam Pilkada mendatang.

“Pilkada serentak akan dimulai pada 27 November 2024 dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Kami mengajak masyarakat untuk memastikan diri terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan berpartisipasi penuh dalam Pilkada ini. Target kami adalah mencapai partisipasi pemilih di atas 90%,” ungkap Abdullah.

Sesi utama sosialisasi diisi oleh Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Cirebon, Aip Syarifudin, yang menjelaskan pentingnya memilih pemimpin yang berintegritas.

“Pemilihan kepala daerah bukan hanya sekadar pesta demokrasi, melainkan kesempatan bagi kita untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perbaikan bagi masyarakat. Kita harus aktif terlibat dalam pemilihan ini dan memastikan bahwa kita memilih berdasarkan informasi yang tepat,” jelas Aip.

Ia juga menekankan peran masyarakat dalam pengawasan Pilkada. “Selain memilih, masyarakat juga harus menjadi pengawas bagi jalannya pemilihan. Pastikan bahwa anggota keluarga telah terdaftar dan tidak terjadi pelanggaran seperti politik uang,” tambahnya.

Aip Syarifudin juga mengingatkan peserta untuk menolak praktik politik uang. “Politik uang sering terjadi, tetapi masyarakat harus menolaknya. Mereka yang terlibat dalam politik uang dapat dikenai sanksi hukum. Selain itu, meskipun golput adalah hak, pilihan terbaik adalah menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani dan keyakinan,” tegasnya.

Bisri Mustofa, tokoh agama yang juga menjadi narasumber dalam acara ini, membahas pentingnya menjaga keselarasan antara agama dan politik.

“Agama dan politik tidak bisa dipisahkan. Kita harus memastikan bahwa proses politik, termasuk Pilkada, berjalan sesuai dengan nilai-nilai agama. Ini penting untuk menghindari konflik dan menjaga suasana yang kondusif selama Pilkada,” ujarnya.

Bisri juga menekankan pentingnya berpolitik secara moderat. Menurutnya, moderasi dalam beragama dan berpolitik sangat diperlukan untuk menjaga keadilan dan keharmonisan.

“Pemimpin yang kita pilih haruslah yang amanah, dan sebagai warga negara serta muslim, kita wajib mendukung pemimpin yang bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KPU Jabar berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya peran mereka dalam Pilkada 2024. Dengan literasi politik yang lebih baik, diharapkan partisipasi pemilih meningkat dan Pilkada berjalan dengan lancar serta berintegritas.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, sosialisasi ini memberikan harapan bahwa partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 dapat meningkat secara signifikan, membantu menciptakan demokrasi yang sehat dan kuat di Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar pilkada Sosialisasi Yayasan Assa'adah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor

Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan

Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya

Kepala BGN Sudaryono Akui Ada Masalah Tata Kelola Program MBG, Siap Dukung Penegakan Hukum

Terobosan Baru BKN: Uji Coba Kebijakan Kerja Dekat Rumah untuk Tekan Pengeluaran ASN

Pemkot Bandung Kaji Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembangunan BRT, Jalan Ahmad Yani Berpotensi Jadi Satu Arah

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.