Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT September 2026 Mulai Cair, Bagaimana Nasib BLT Kesra Rp900 Ribu?

Selasa, 8 September 2026 13:14 WIB

Abu Vulkanik Bandung Mulai Berkurang, Warga Masih Diminta Pakai Masker

Selasa, 8 September 2026 12:35 WIB

Bandara Husein Sastranegara Kembali Dibuka, Penumpang Ungkap Sempat Waswas dan Kesulitan Informasi

Selasa, 8 September 2026 12:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PKH dan BPNT September 2026 Mulai Cair, Bagaimana Nasib BLT Kesra Rp900 Ribu?
  • Abu Vulkanik Bandung Mulai Berkurang, Warga Masih Diminta Pakai Masker
  • Bandara Husein Sastranegara Kembali Dibuka, Penumpang Ungkap Sempat Waswas dan Kesulitan Informasi
  • Persib Pinjamkan Saddil Ramdani ke Persebaya, Igor Tolic Ungkap Alasannya
  • DANA Kaget Rp300 Ribu Benarkah Bisa Didapat Gratis? Ini Cara Klaim yang Aman
  • Lautaro Martinez Bicara Jujur soal Target Inter di Liga Champions, Bukan Sekadar Obsesi
  • Uilliam Barros Cetak Gol Spektakuler, Kini Tantang Persija di El Clasico Indonesia
  • Siapa Ulta Levenia Nababan? Lulusan Inggris dan Beasiswa Prestisius yang Sebut Erupsi Gunung Hasil Rekayasa AS?!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 8 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Abu Vulkanik Bandung Mulai Berkurang, Warga Masih Diminta Pakai Masker

By SusanaSelasa, 8 September 2026 12:35 WIB2 Mins Read
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Persebaran abu vulkanik di Kota Bandung mulai menipis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut jumlah abu vulkanik yang terpantau di wilayah Bandung berangsur berkurang dibandingkan sebelumnya.

Forecaster BMKG Kelas I Bandung, Mia Fadillah, mengatakan kondisi tersebut berdasarkan pemantauan yang dilakukan BMKG hingga Senin (7/9/2026).

“Pada paper test volcanic ash, terpantau jumlah abu vulkanik yang kami lihat itu sudah mulai berkurang, namun masih kami pantau untuk ke depannya,” ujar Mia.

Meski jumlahnya mulai menurun, abu vulkanik di Bandung masih berpotensi bertahan selama satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga:  BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jabar, Warga Diminta Waspada

Menurut Mia, kondisi tersebut sangat bergantung pada perubahan arah dan kecepatan angin. Kedua faktor tersebut menjadi penentu utama dalam pergerakan dan persebaran partikel abu vulkanik di udara.

“Jadi memang yang menentukan ke mana partikel abu itu bergerak adalah angin,” jelasnya.

Kondisi Udara Bandung Mulai Membaik

Seiring dengan berkurangnya persebaran abu vulkanik, kondisi udara di Kota Bandung juga mulai menunjukkan perbaikan.

Meski demikian, BMKG masih terus melakukan pemantauan terhadap kualitas udara dan perkembangan persebaran abu vulkanik di wilayah Bandung.

Baca Juga:  Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Diskarmatan Bandung Semprot Jalan Protokol

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap diminta waspada, terutama selama partikel abu vulkanik masih berpotensi berada di udara.

BMKG Imbau Warga Tetap Pakai Masker dan Kacamata

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan, meskipun persebaran abu vulkanik di Bandung mulai menipis.

Penggunaan perlindungan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko paparan partikel vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tetap waspada dan menggunakan masker serta kacamata untuk beraktivitas di luar ruangan karena partikel-partikel debu vulkanik tersebut cukup tajam,” ucap Mia.

Baca Juga:  Disdik Bandung Wajibkan Siswa dan Guru Pakai Masker Imbas Abu Vulkanik Krakatau

Dengan kondisi abu vulkanik yang masih dalam pemantauan, masyarakat diimbau tidak panik tetapi tetap berhati-hati. Warga juga disarankan menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.

BMKG akan terus memantau perkembangan persebaran abu vulkanik di Kota Bandung, termasuk perubahan arah dan kecepatan angin yang dapat memengaruhi kondisi udara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

abu vulkanik Bandung abu vulkanik di Bandung BMKG abu vulkanik BMKG Bandung kondisi udara Bandung persebaran abu vulkanik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT September 2026 Mulai Cair, Bagaimana Nasib BLT Kesra Rp900 Ribu?

Bandara Husein Sastranegara Kembali Dibuka, Penumpang Ungkap Sempat Waswas dan Kesulitan Informasi

Siapa Ulta Levenia Nababan? Lulusan Inggris dan Beasiswa Prestisius yang Sebut Erupsi Gunung Hasil Rekayasa AS?!

Bansos

Punya NIK KTP? Segera Cek PKH September 2026, Ini Kriteria dan Besaran Bantuannya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH September 2026 Mulai Cair, Penerima BPNT Bisa Dapat Tambahan Bantuan?

Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau: Erupsi Melandai, Suplai Magma Tetap Dipantau

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.