Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib

Kamis, 18 Juni 2026 20:04 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 19:45 WIB

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Kamis, 18 Juni 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras
  • Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Uang Rp150 Juta Ludes buat Judol, Satpam di Bandung Lapor Polisi dengan Alibi Begal

By SusanaJumat, 4 Juli 2025 11:00 WIB2 Mins Read
judi online. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang oknum Satuan Pengamanan (Satpam) di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Padjadjaran (Unpad) harus berurusan dengan pihak berwajib setelah terbukti membuat laporan palsu.

Satpam berinisial RS itu dilaporkan menghabiskan uang sebesar Rp150 juta untuk bermain judi online, dan mencoba menutupinya dengan laporan palsu kepada kepolisian.

Kasus bermula ketika Polsek Rancaekek menerima laporan dari RS yang mengaku menjadi korban pembegalan pada 29 Juni 2025 lalu. Dalam laporannya, RS menyebut sepeda motor dan ponsel miliknya dibawa kabur oleh para pelaku begal.

“Tersangka melaporkan jika dirinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan,” kata Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga:  N dan YA Tergiur Bayaran Luar Biasa Jadi Telemarketing dan Desainer Situs Judol

Namun, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, penyidik menemukan banyak kejanggalan dalam keterangan RS. Setelah didesak, RS akhirnya mengaku bahwa laporan tersebut adalah rekayasa.

“Tersangka sengaja membuat laporan palsu untuk menutupi perbuatannya yang telah menghabiskan uang Rp150 juta milik ayahnya,” ujar Kompol Deny.

Baca Juga:  Dua Strategi Bey Machmudin Tindak Pemain dan Situs Judi Online di Jabar

Uang tersebut diketahui ditabung oleh sang ayah dan disimpan di rekening milik RS. Dalam pengakuannya, RS menyatakan bahwa dana tersebut telah habis dipakai untuk bermain judi online selama periode Mei hingga Juni 2025.

RS mengira bahwa dengan membuat laporan palsu, keluarganya akan percaya bahwa uang di rekening raib akibat aksi begal. Polisi yang curiga kemudian menyita sejumlah barang bukti seperti:

  • Sepeda motor Honda Vario
  • Ponsel Realme
  • Print out rekening koran tabungan
  • Seragam satpam tempat RS bekerja
Baca Juga:  Tinjau MPLS di Kuningan, Bey Wanti-wanti Pelajar Tak Terjerumus Judi Online

Kini, RS dijerat dengan Pasal 220 KUHP tentang laporan palsu kepada pihak berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan kewenangan hukum atau membuat laporan palsu. Tindakan seperti ini bisa merugikan banyak pihak dan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

judi online kasus begal palsu laporan palsu polisi Satpam Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.