Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Rabu, 21 Oktober 2026 11:33 WIB

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Rabu, 21 Oktober 2026 11:28 WIB
Ilustrasi cuaca panas.

Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang

Rabu, 21 Oktober 2026 11:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet
  • Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober
  • Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

UEFA Siapkan Gugatan Pidana untuk Gianni Infantino, Ada Skema Rp320 Triliun di Baliknya

By SusanaJumat, 28 Agustus 2026 11:54 WIB3 Mins Read
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Dok: FIFA).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi sepak bola Eropa, UEFA, disebut tengah mempersiapkan gugatan pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino ke pengadilan Swiss. Langkah tersebut berkaitan dengan dugaan pengelolaan keuangan secara kriminal dalam rencana penjualan hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Mengutip The Guardian, UEFA telah mengajukan dokumen ke Pengadilan Distrik Manhattan, Amerika Serikat, untuk meminta akses terhadap sejumlah dokumen dan kesaksian dari dua entitas FIFA yang berbasis di Florida, yakni FIFA Americas Inc. dan FWC2026 US Inc.

UEFA juga meminta pengadilan memberikan izin untuk mengeluarkan subpoena terhadap Joshua Kushner beserta perusahaan investasinya, Thrive Capital. Perusahaan tersebut disebut sebagai calon investor utama dalam rencana bisnis FIFA Forward Enterprise (FFE).

UEFA Siapkan Gugatan terhadap Infantino di Swiss

Dalam dokumen hukum setebal 56 halaman tersebut, UEFA menyatakan bahwa mereka bersama sejumlah pihak berkepentingan lainnya tengah mempersiapkan tuntutan pidana di Swiss terhadap Infantino.

Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan pengelolaan keuangan secara kriminal sebagaimana diatur dalam Pasal 158 Kode Pidana Swiss.

Baca Juga:  Wow! Dana Desa di Purwakarta Disulap Jadi Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA

UEFA menduga Infantino merancang skema FFE secara tertutup bersama kelompok kecil penasihat dan investor.

Menurut UEFA, proses tersebut diduga melewati mekanisme tata kelola normal FIFA. Mereka juga menuding Infantino tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dewan FIFA, konfederasi regional, maupun asosiasi anggota FIFA.

Meski demikian, tuduhan tersebut masih merupakan posisi yang disampaikan UEFA dalam dokumen hukum dan belum menjadi putusan pengadilan.

UEFA Persoalkan Valuasi FIFA Forward Enterprise

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan UEFA adalah valuasi FIFA Forward Enterprise yang disebut mencapai 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp320 triliun.

UEFA menilai angka tersebut terlalu rendah dibandingkan potensi nilai bisnis yang dimiliki FIFA.

Dalam rencana investasi tersebut, Thrive Capital disebut akan membayar sekitar 4,2 miliar dolar AS atau Rp67,2 triliun untuk memperoleh 20 persen saham FFE.

UEFA mempertanyakan proses penentuan harga tersebut karena, menurut mereka, transaksi itu tidak berasal dari proses lelang terbuka dan kompetitif serta tidak melalui pengujian oleh penilai independen.

Baca Juga:  Dampak Fatal Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgado Terbuang dari America de Cali

Federasi sepak bola Eropa tersebut berpendapat bahwa valuasi FFE yang lebih dari 30 miliar dolar AS justru lebih mencerminkan kinerja keuangan FIFA dan kondisi pasar.

Dalam dokumen hukum, UEFA bahkan menyebut harga investasi 4,2 miliar dolar AS tersebut sebagai harga yang dianggap berada di bawah nilai pasar dan dituduhkan dipromosikan Infantino untuk kepentingan pribadi.

UEFA Soroti Insentif Rp640 Miliar

Selain persoalan valuasi, UEFA juga menyoroti proses persetujuan skema FFE.

Menurut dokumen tersebut, asosiasi anggota FIFA disebut mendapatkan waktu yang relatif singkat untuk memberikan persetujuan terhadap rencana tersebut.

UEFA juga mempermasalahkan adanya “insentif” sebesar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp640 miliar yang disebut ditawarkan kepada asosiasi anggota sebagai imbalan atas dukungan terhadap skema tersebut.

Persoalan tersebut menjadi bagian dari alasan UEFA mempertanyakan transparansi dan tata kelola dalam proses pengembangan FIFA Forward Enterprise.

Baca Juga:  Gianni Infantino Tetap Maju Jadi Presiden FIFA 2027, Meski UEFA hingga AFC Berbalik Arah

UEFA Siapkan Alternatif Jika Infantino Maju Lagi

Perselisihan antara UEFA dan Infantino juga berpotensi berlanjut hingga pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

UEFA secara terbuka menyatakan akan mendukung munculnya kandidat alternatif apabila Infantino kembali mencalonkan diri untuk mendapatkan mandat baru.

“Jika Presiden FIFA saat ini tetap mencari mandat baru, UEFA akan bergabung bersama konfederasi mitra untuk memastikan asosiasi anggota mendapat alternatif yang kredibel,” demikian pernyataan UEFA.

Langkah hukum yang tengah disiapkan UEFA tersebut dapat semakin memperuncing hubungan antara badan sepak bola Eropa dan kepemimpinan FIFA menjelang pemilihan presiden organisasi sepak bola dunia tersebut.

Untuk saat ini, tudingan mengenai pengelolaan keuangan secara kriminal masih menjadi bagian dari proses dan dokumen hukum yang diajukan UEFA. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada proses hukum di Swiss maupun keputusan pengadilan Amerika Serikat terkait permintaan dokumen dan kesaksian yang diajukan UEFA.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Gianni Infantino gugatan pidana Infantino gugatan UEFA Presiden FIFA UEFA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci

Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan

Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026

Langgar 115 Aturan Finansial, Manchester City Berpotensi Terdepak dari Liga Inggris!

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.