Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Bencana Nagreg: BPBD Pastikan Jalur Utama Masih Lumpuh, Warga Diimbau Mengungsi

By SusanaSenin, 19 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Bencana longsor yang terjadi di Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, pada Minggu malam (18/5/2025), menyebabkan kerusakan parah terhadap sejumlah bangunan. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana tanah longsor melanda Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Minggu malam (18/5/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan milik warga.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, longsor menimbun enam rumah warga serta satu kantor desa.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, hujan deras yang terus mengguyur kawasan itu selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

“Betul, kejadian terjadi tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB. Enam rumah dan satu kantor desa tertimbun material longsor,” ujar Uka saat meninjau lokasi pada Senin (19/5/2025).

Baca Juga:  PVMBG: Penyebab Longsor Subang Diduga Karena Banjir Bandang Sungai Cipunegara

Dalam kejadian ini, tiga warga menjadi korban dan langsung dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara satu orang masih menjalani perawatan medis.

BPBD bersama Muspika Kecamatan Nagreg telah melakukan pembersihan material longsor sejak Senin pagi. Kegiatan ini juga melibatkan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung serta BPBD Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Akses Jalan Terjal, Pencarian Korban Longsor di Kampung Gintung Libatkan Anjing Pelacak

“Alat berat dari PUTR dan BPBD Jabar akan segera diturunkan agar proses pembersihan bisa dipercepat. Kami juga telah menentukan lokasi pembuangan lumpur,” jelas Uka.

Akses jalan utama di sekitar lokasi longsor pun tertutup total, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Kondisi medan yang sulit juga memperlambat proses evakuasi dan pembersihan.

BPBD saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan cepat. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penentuan status tanggap darurat.

“Kami masih menunggu laporan lengkap dari desa dan kecamatan. Setelah data terkumpul, kami akan rapat dengan Forkopimda untuk memutuskan apakah status tanggap darurat perlu diberlakukan,” tambahnya.

Baca Juga:  Tambang Gunung Kuda Longsor, Dua Tersangka Ditetapkan: Abaikan Larangan, Tewaskan 19 Orang

Uka juga mengingatkan warga untuk tetap siaga, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan longsor. Mengacu pada prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau warga yang berada di area rawan untuk segera mengungsi. Tanah di sekitar lokasi sudah sangat labil dan berisiko longsor susulan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.