Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:32 WIB

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:26 WIB

Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 08:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
  • Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun
  • Pakai Akun IKD, Begini Alur Pembaruan Profil Penerima Bansos 2027 Lewat HP
  • BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP
  • Bangga! Jajanan Kaki Lima Bandung Ini Jadi Gorengan Terbaik Kedua di Dunia
  • Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Kapan Cair? Ini Bocoran Jadwal, Cara Cek NIK, dan Nominalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Urai Macet, Stasiun Whoosh Padalarang Akan Terkoneksi Jalan Baru ke Kota Baru Parahyangan

By SusanaJumat, 29 Agustus 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Kereta Whoosh melintas di jalur Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang segera terhubung dengan jalur baru menuju Kota Baru Parahyangan setelah PT Belaputera Intiland (KBP) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyepakati pembangunan jalan lingkar Padalarang–Cipatat.

“Jadi dari Whoosh ke Kota Baru Parahyangan akan ada jalur baru, kemudian lanjut ke Cipatat. Ini membuka akses baru di wilayah barat Kabupaten Bandung Barat,” kata Direktur PT Belaputera Intiland Ryan Brasali, Jumat (29/8/2025).

Ryan menegaskan, jalan lingkar ini disiapkan untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Padalarang yang selama ini menjadi titik kepadatan kendaraan, sekaligus memperkuat konektivitas dengan moda transportasi cepat.

“Dengan adanya bukaan jalan baru otomatis akan mengurai kemacetan lalu lintas. Ke depan juga ada rencana pembangunan jalan tol Bocimi (Bogor–Ciawi–Sukabumi) yang terkoneksi ke Padalarang,” jelasnya.

Proyek ini akan melibatkan dua ruas utama, yakni dari Stasiun Whoosh ke Kota Baru Parahyangan, lalu dilanjutkan hingga ke Cipatat. Panjang keseluruhan jalan diperkirakan mencapai 7 hingga 8 kilometer.

Menurut Ryan, sebagian besar jalur akan menghubungkan kawasan elit Kota Baru Parahyangan dengan daerah Cibogo, Desa Citatah, sehingga membuka alternatif baru bagi pergerakan kendaraan menuju barat Bandung Barat.

Meski begitu, pembangunan fisik belum bisa dimulai karena saat ini proyek masih dalam tahap perencanaan teknis dan penganggaran. Estimasi biaya pembangunan belum dapat dipastikan.

“Estimasi anggaran untuk dua ruas jalan masih dalam proses planning dan budgeting, jadi belum bisa ditentukan secara pasti,” ujar Ryan.

Dalam kesepakatan bersama, Pemprov Jabar bertugas melakukan pembebasan lahan, sementara PT Belaputera Intiland bertanggung jawab membangun jalan.

“Kalau pembebasan lahannya, itu tanggung jawab provinsi. Nanti kita (PT Belaputera Intiland) yang akan membangun jalannya,” tegas Ryan.

Pemprov Jabar sendiri sudah menyiapkan sekitar Rp150 miliar untuk kebutuhan pembebasan lahan. Dari total panjang jalan, sekitar 50 persen lahan masih harus dibebaskan.

“Lahan yang harus dibebaskan cukup besar. Kami sedang identifikasi mana lahan milik warga, mana milik BUMN seperti Pertamina. Kalau lahan sudah tersedia, baru bisa kami eksekusi pembangunannya,” katanya.

Soal desain jalan, pihak pengembang masih menunggu hasil analisis dampak lalu lintas (andalalin) yang tengah disusun oleh konsultan.

“Lebar jalan akan menyesuaikan hasil andalalin. Intinya, kami sesuaikan dengan volume traffic yang ada,” ungkap Ryan.

Pembebasan lahan dijadwalkan dimulai pada 2026. Setelah rampung, pembangunan jalan penghubung dari Stasiun Whoosh ke Kota Baru Parahyangan hingga Cipatat akan langsung dikerjakan.

“Untuk anggaran kami sudah siapkan. Jadi setelah pembebasan lahan rampung, pembangunan akan langsung dimulai,” pungkas Ryan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.