bukamata.id – Video dugaan perundungan atau bullying yang melibatkan mahasiswa senior terhadap mahasiswa junior di lingkungan Telkom University (Tel-U) viral di media sosial. Pihak kampus menanggapi serius kasus tersebut dan kini tengah melakukan pemeriksaan melalui mekanisme internal.
Dalam video yang beredar, dugaan perundungan itu disebut terjadi di dalam kamar asrama. Rekaman memperlihatkan seorang mahasiswa memainkan semprotan gas dan korek api, kemudian mengarahkan gas tersebut ke mahasiswa lain yang disebut sebagai mahasiswa baru.
Video tersebut memicu perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan terkait keamanan mahasiswa di lingkungan kampus. Meski demikian, dugaan tindakan tersebut masih dalam proses penanganan pihak universitas.
Telkom University menyatakan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi. Pihak kampus juga memahami keprihatinan masyarakat atas peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.
“Telkom University (Tel-U) menanggapi serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan menjadi perhatian publik. Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi,” terang pihak Tel-U.
Telkom University Usut Dugaan Bullying Mahasiswa
Saat ini, Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) tengah menangani kasus tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku di internal kampus. Telkom University menyatakan proses penanganan akan mengedepankan objektivitas dan keadilan, sekaligus memastikan pihak yang terdampak memperoleh perlindungan.
“Dalam proses tersebut, Telkom University mengedepankan perlindungan dan pendampingan terhadap pihak yang terdampak, menjaga kerahasiaan identitas para pihak, serta memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan,” demikian pernyataan pihak kampus.
Kampus juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan identitas pihak-pihak yang terlibat selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi pihak terdampak dan mendukung penanganan kasus secara menyeluruh.
Telkom University Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Kekerasan
Telkom University menegaskan tidak memberikan ruang bagi tindakan perundungan, intimidasi, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun di lingkungan kampus.
Pihak universitas menyatakan setiap tindakan yang terbukti melanggar aturan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, pemberian sanksi akan didasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.
“Telkom University menegaskan bahwa segala bentuk perundungan, intimidasi, dan kekerasan tidak dapat dibenarkan serta bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi. Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas pihak Tel-U.
Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung. Telkom University menyatakan berkomitmen memastikan kasus tersebut ditangani secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









