Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya

Jumat, 9 Oktober 2026 18:35 WIB

Jadwal Persib Oktober Makin Padat! Igor Tolic Hadapi Dilema Rotasi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 18:03 WIB

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Jumat, 9 Oktober 2026 17:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya
  • Jadwal Persib Oktober Makin Padat! Igor Tolic Hadapi Dilema Rotasi Pemain
  • Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka
  • Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik
  • Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih
  • Persib Menggila di Thailand! Marc Klok Bangga Maung Bandung Tunjukkan Mental Juara
  • Atlet Kabupaten Bandung Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, KDS Bidik Juara Umum Porprov
  • Poltekkes Bandung Bantah Pemeran Video Asusila Viral Mahasiswinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Vila Ilegal Dibongkar, Hutan Diselamatkan: Begini Alasan Toto Sebut KDM Pemimpin Langka

By SusanaKamis, 4 Desember 2025 15:00 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menegaskan bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak kepala daerah yang memiliki kepedulian kuat terhadap lingkungan, sebagaimana yang ditunjukkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya bencana hidrometeorologis yang melanda berbagai wilayah Indonesia, mulai dari banjir, longsor, hingga kekeringan. Toto menilai kebijakan Gubernur KDM menunjukkan kepemimpinan tegas yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan Toto di Jakarta, Rabu (3/12/2025), merespons kebijakan cepat Gubernur KDM yang memberlakukan moratorium penebangan hutan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Moratorium Penebangan Hutan: Langkah Berani Gubernur KDM

Menurut Toto, kebijakan tersebut merupakan keputusan strategis untuk mencegah bencana alam jangka panjang.

Baca Juga:  Tampilkan Gagasan Otentik di Debat Perdana, Dedi-Erwan Komitmen Tuntaskan Persoalan Rakyat

“Apa yang dilakukan Kang Dedi adalah respons cepat sekaligus ketegasan dalam menghadapi potensi bencana. Ini pilihan sikap yang harusnya menginspirasi kepala daerah lain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepedulian Gubernur KDM terhadap lingkungan bukanlah sikap sesaat. Dedi Mulyadi sudah lama dikenal sebagai pemimpin yang konsisten menjaga tradisi lokal Sunda yang menempatkan alam sebagai bagian yang harus dijaga.

Filosofi leluhur Sunda seperti leuweung kudu caian, sagara kudu awian, lengkob kudu balongan, lebak kudu sawahan kerap ia jadikan dasar dalam merumuskan kebijakan publik.

Langkah Tegas KDM: Bongkar Vila di Puncak hingga Tertibkan Bangunan Liar

Salah satu gebrakan Gubernur KDM yang banyak menuai sorotan adalah pembongkaran vila-vila mewah dan kawasan wisata ilegal di Puncak, Bogor, yang dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan meningkatkan risiko longsor.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Harus Ubah Gaya, Kepemimpinan 'Superman' Dinilai Tak Sehat dan Tak Efektif

KDM juga menindak bangunan liar yang mengganggu aliran sungai serta kawasan resapan air di sejumlah wilayah Jawa Barat.

“Dalam pandangan Kang Dedi, merusak alam sama dengan merusak diri sendiri. Itu pesan para leluhurnya, dan itu pula yang menjadi dasar kebijakannya,” lanjut Toto.

Ekoteologi dalam Kepemimpinan KDM

Toto menjelaskan bahwa gagasan ekoteologis Gubernur KDM tercermin dalam ajakannya agar masyarakat dan pemerintah daerah mengubah pola pikir terhadap alam. Bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pengelola yang diberi amanah.

“Bagi Kang Dedi, merawat hutan adalah pesan Tuhan dan masuk kategori ibadah sosial. Itulah yang ia dorong dalam setiap kebijakannya,” katanya.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Larangan Study Tour Berpotensi Picu Gelombang PHK

Kesadaran Ekologis dalam Berbagai Ajaran Agama

Ia menambahkan bahwa pelestarian alam merupakan nilai universal yang hadir dalam hampir seluruh ajaran agama.

  • Dalam Kekristenan, konsep imago dei menekankan bahwa manusia sebagai cerminan Tuhan harus menjaga ciptaan-Nya.
  • Dalam Hindu, terdapat Tri Hita Karana yang mengajarkan harmoni manusia dan alam.
  • Dalam Buddhisme, ada ajaran Pratityasamutpada tentang hubungan saling ketergantungan antar makhluk.
  • Bahkan dalam kepercayaan Sunda Wiwitan, terdapat konsep Sasaka Domas yang memandang alam sebagai ruang sakral.

“Seluruh ajaran ini seharusnya menjadi kesadaran kolektif bangsa. Jangan sampai ada anggapan bahwa politisi hanya sibuk menangani bencana, tapi kurang peduli pada pencegahannya,” tutup Toto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik

Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih

Atlet Kabupaten Bandung Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, KDS Bidik Juara Umum Porprov

Ilustrasi video syur

Poltekkes Bandung Bantah Pemeran Video Asusila Viral Mahasiswinya

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.