Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Sabtu, 20 Juni 2026 05:00 WIB

Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 20 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral Batik Disebut Tradisional Malaysia, Bagaimana Sejarah Aslinya di Indonesia?

By Aga GustianaJumat, 1 Agustus 2025 08:37 WIB2 Mins Read
Mark Odea
Konten kreator Malaysia-Inggris memperkenalkan batik kepada para pemain film "The Fantastic Four: First Steps". (Foto: X/@rottoens)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pernyataan dari kreator konten asal Malaysia-Inggris, Mark O’dea, yang menyebut batik sebagai budaya “tradisional Malaysia” dalam sebuah acara promosi film The Fantastic Four: First Steps di Sydney, memicu gelombang respons dari warganet Indonesia. Banyak netizen yang merasa pernyataan tersebut mengaburkan akar sejarah batik yang sejatinya berasal dari Indonesia, khususnya dari wilayah Jawa.

Melalui kolom komentar di akun Instagram pribadinya, @markodea8, Mark menjelaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud mengklaim batik sebagai milik eksklusif Malaysia. Ia hanya menekankan bahwa batik juga memiliki peran budaya di negaranya. Namun, klarifikasi itu tidak sepenuhnya meredakan reaksi publik di Indonesia.

Sejarah Batik: Jejak Budaya yang Mendunia

Batik merupakan salah satu warisan budaya tertua di Nusantara yang berkembang pesat di tanah Jawa. Secara etimologis, istilah “batik” berasal dari bahasa Jawa, yakni gabungan kata “amba” (menulis) dan “titik” (titik atau titik-titik), yang menggambarkan teknik menggambar motif pada kain menggunakan malam (lilin) panas.

Sejarah batik di Indonesia memiliki keterkaitan erat dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit, serta meluas pada era Kesultanan Mataram dan diteruskan di lingkungan keraton Solo dan Yogyakarta. Awalnya, seni batik hanya digunakan di kalangan bangsawan istana, namun seiring waktu, keterampilan membatik menyebar ke masyarakat umum.

Baca Juga:  Pernyataan Mark O’dea Soal Batik Malaysia Picu Respons Warganet Indonesia

Berbagai teknik membatik seperti batik tulis, batik cap, hingga batik printing pun berkembang. Motif batik bukan sekadar dekoratif, melainkan sarat makna filosofis dan simbolik, seperti motif parang, kawung, dan lereng yang mencerminkan nilai kehidupan dan struktur sosial.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Klaim Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Paling Banyak Disumbang Jabar

Selain tekniknya yang khas, pewarnaan batik tradisional juga menggunakan bahan-bahan alami, seperti soga, mengkudu, hingga tanah liat. Setiap daerah di Indonesia pun menghadirkan corak dan gaya batik yang berbeda-beda—seperti Batik Pekalongan, Batik Cirebon, hingga Batik Papua.

Pengakuan Dunia terhadap Batik Indonesia

Pengakuan internasional terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia ditetapkan secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, dalam sidang Komite Antar Pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda yang digelar di Abu Dhabi. Sejak saat itu, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Baca Juga:  Amandari Galery Rayakan Kemandirian Perempuan di Hari Batik Nasional

Sebelum pengakuan ini, batik telah diperkenalkan ke panggung dunia oleh Presiden Soeharto dalam berbagai forum internasional, termasuk konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pengajuan resmi batik ke UNESCO dilakukan pada 4 September 2008, dan diterima pada Januari 2009.

Melalui Keputusan Presiden No. 33 Tahun 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghargaan atas pengakuan dunia tersebut. Hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas dan kebanggaan nasional melalui pelestarian budaya membatik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

batik Indonesia batik jawa batik tradisional Hari Batik Nasional Mark O’dea sejarah batik warisan budaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis

Game Free Fire

Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.