Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Minggu, 11 Oktober 2026 10:35 WIB

Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus

Minggu, 11 Oktober 2026 10:05 WIB

Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!

Minggu, 11 Oktober 2026 09:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
  • Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!
  • Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram
  • Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi
  • Jadwal Padat Mengadang Persib, Thom Haye Ungkap Kunci Hadapi Dewa United
  • Bantuan Sosial PKH dan BPNT Cair Oktober 2026? Ini Langkah Mudah Cek Saldo KKS dan Status Penerima
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Dugaan Pesta Gay di THM Karawang Bikin Heboh, MUI Minta Aparat Bertindak

By SusanaSelasa, 9 Juni 2026 10:30 WIB3 Mins Read
Bendera LGBT. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat sejumlah pria berjoget dan saling berpelukan di tengah alunan musik di sebuah lokasi hiburan malam.

Video tersebut disebut direkam pada Sabtu (6/6/2026) dan langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Tak sedikit warga yang mempertanyakan aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut, sementara pihak berwenang mulai melakukan penelusuran terkait dugaan pelanggaran yang terjadi.

Menyikapi viralnya video tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang meminta aparat terkait untuk melakukan penyelidikan dan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

MUI Karawang Soroti Dugaan Pesta LGBT

Kepala Bidang Pendidikan dan Pesantren MUI Kabupaten Karawang, Asep Saepudin, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai aktivitas yang diduga melibatkan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di salah satu tempat hiburan malam yang baru beroperasi di Karawang.

“Baru-baru ini diketahui pesta LGBT itu berlangsung di sebuah tempat hiburan yang baru buka dan belum melengkapi izin resmi,” ujar Asep.

Menurutnya, MUI Karawang memandang aktivitas tersebut bertentangan dengan norma agama, norma kesusilaan, serta nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dugaan aktivitas yang menjadi sorotan publik tersebut.

“Kami meminta pihak berwenang mengusut dan menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran,” katanya.

Satpol PP Hentikan Sementara Operasional THM

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah mengambil langkah administratif terhadap tempat usaha yang menjadi sorotan.

Satpol PP Kabupaten Karawang resmi menerbitkan surat penghentian sementara kegiatan operasional terhadap Bar dan Restoran Theatre Night Mart Karawang yang berlokasi di Jalan Tuparev, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat.

Melalui pernyataan yang disampaikan melalui akun media sosial resminya, Satpol PP menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan pelanggaran ketertiban umum, keresahan masyarakat, serta pemenuhan kewajiban perizinan yang harus dipatuhi oleh setiap pelaku usaha.

“Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan pelanggaran ketertiban umum, keresahan masyarakat, serta kewajiban pemenuhan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku di Kabupaten Karawang,” tulis Satpol PP Karawang.

Penegakan Aturan Dilakukan Sesuai Prosedur

Satpol PP menegaskan bahwa penghentian sementara operasional bukan dilakukan secara sewenang-wenang, melainkan sebagai bagian dari upaya penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum.

Pihaknya memastikan seluruh proses penegakan aturan dilakukan secara tegas, terukur, humanis, dan tetap mengedepankan prosedur hukum yang berlaku.

“Penegakan aturan bukan bentuk kesewenang-wenangan, melainkan upaya menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta memastikan setiap kegiatan usaha berjalan sesuai aturan,” tulis Satpol PP.

Selain itu, Satpol PP juga menegaskan komitmennya untuk merespons setiap laporan masyarakat yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial.

“Satpol PP Kabupaten Karawang tidak melakukan pembiaran. Kami hadir untuk menjaga Karawang tetap tertib, aman, dan kondusif,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Menunggu Hasil Penelusuran Aparat

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tempat hiburan malam terkait video yang beredar di media sosial tersebut. Aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi di lokasi.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Karawang karena tidak hanya berkaitan dengan dugaan aktivitas yang viral di media sosial, tetapi juga menyangkut aspek perizinan usaha, ketertiban umum, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di daerah.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan dapat memberikan kejelasan hasil penelusuran sehingga informasi yang beredar di tengah masyarakat dapat dipastikan kebenarannya secara objektif dan sesuai fakta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.