Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 08:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Kebun Teh Dibabat Habis di Pangalengan, Polisi Ungkap Kerusakan Brutal

By SusanaJumat, 28 November 2025 13:34 WIB2 Mins Read
Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait perusakan tanaman teh di area Perkebunan PTPN I Regional II Malabar, Kecamatan Pangalengan, Kamis (27/11). Foto Dok Humas Polresta Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Video pembabatan kebun teh di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, membuat heboh media sosial.

Viral dalam hitungan jam, aksi perusakan itu langsung ditindaklanjuti Polresta Bandung dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Perkebunan PTPN I Regional II Malabar, Kamis (27/11/2025).

Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, mengungkapkan bahwa perusakan yang terlihat di video bukan kejadian baru.

Dari pengecekan lapangan, polisi menemukan tiga blok kebun teh yang mengalami kerusakan luas dan terstruktur.

“Di Blok Bojong Waru, Desa Margamulya, sekitar 5 hektare tanaman teh ditebang dari pangkal batang hingga mengering. Kerusakan yang lebih besar ditemukan di Blok Cipicung I seluas 8,25 hektare, dan di Blok Cipicung II sekitar 1 hektare mengalami kondisi serupa,” kata Olot, Jumat (28/11/2025).

Ia menambahkan, petugas menemukan tumpukan batang teh yang telah dipotong dan diduga akan dibakar. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa aksi perusakan dilakukan secara berulang dan terencana.

Menurut informasi awal dari pihak PTPN VIII, pengrusakan dilakukan secara diam-diam pada waktu dini hari, saat tidak ada patroli yang berjaga. Polisi kemudian bergerak cepat setelah video kejadian tersebar luas.

“Kami menerbitkan Laporan Informasi atas video viral terkait perusakan kebun teh,” ujar Olot.

Polisi juga telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan:

  • Pihak PTPN VIII akan dipanggil pada 1 Desember 2025
  • Kementerian BUMN dijadwalkan hadir pada 3 Desember 2025

“Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku serta motifnya. Penegakan hukum harus berjalan profesional dan transparan,” tegasnya.

Polresta Bandung meyakini penyelidikan cepat ini dapat mencegah aksi serupa kembali terjadi. Polisi juga memastikan keamanan aset negara tetap menjadi prioritas.

“Kami komit menjaga rasa aman masyarakat dan memastikan kejadian seperti ini tidak berulang,” pungkas Olot.

Aksi Protes Pekerja Teh

Perusakan kebun teh di Pangalengan bukan isu tunggal. Sebelumnya, warga dan pekerja perkebunan mengeluhkan upaya pengalihan lahan menjadi area pertanian. Serikat Pekerja Perkebunan Teh Korwil Cinyiruan dan Kertasari bahkan menggelar aksi protes di Pabrik Teh Malabar.

Video protes tersebut sempat viral pada Selasa lalu dan menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang melalui akun Instagram-nya meminta Kapolda Jabar dan Pemerintah Kabupaten Bandung turun tangan menyelesaikan dugaan penyerobotan lahan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.