Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif

Rabu, 26 Agustus 2026 05:00 WIB

Dari Oncom hingga Cokelat Keju, Surabi Waroeng Setiabudhi Punya Pesona yang Bikin Nagih

Rabu, 26 Agustus 2026 04:00 WIB

Bukan Sub-Zero Lagi! Joe Taslim Resmi Gantikan Steven Yeun Jadi Musuh Spider-Man?

Selasa, 25 Agustus 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif
  • Dari Oncom hingga Cokelat Keju, Surabi Waroeng Setiabudhi Punya Pesona yang Bikin Nagih
  • Bukan Sub-Zero Lagi! Joe Taslim Resmi Gantikan Steven Yeun Jadi Musuh Spider-Man?
  • Persib Luncurkan Jersey 2026/27, Antusiasme Bobotoh Tembus 2.000 Pesanan
  • BPNT Rp600 Ribu Menanti? Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 Lewat NIK KTP
  • Persib Perkenalkan 32 Pemain, Umuh Muchtar Pastikan Skuad Musim 2026/27 Sudah Cukup
  • Misteri Absennya Ramon Tanque di Pesta Biru Persib Terjawab, Manajemen Beri Bocoran
  • Sah! Jonatan Christie Resmi Nomor 1 Dunia, Penantian 26 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Nurhadi Bekasi: Hidup di Kasur, Dituduh Terlantar, Ini Kondisi Sebenarnya

By SusanaRabu, 26 November 2025 19:20 WIB3 Mins Read
Kisah seorang penyandang disabilitas bernama Nurhadi dari Kampung Tenggelius, Lambangsari, Tambun Selatan. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kisah seorang penyandang disabilitas bernama Nurhadi dari Kampung Tenggelius, Lambangsari, Tambun Selatan, mendadak menjadi sorotan publik setelah diunggah seorang driver online di media sosial X.

Dalam unggahan tersebut, sang driver mengaku terkejut melihat kondisi Nurhadi yang hanya terbaring di atas kasur, dikelilingi plastik-plastik bekas makanan.

Respons warganet pun cepat mengalir. Banyak yang menyuarakan keprihatinan, mempertanyakan keberadaan bantuan sosial, hingga mengajak publik berdonasi. Sebagian bahkan mendesak agar Nurhadi segera dievakuasi karena dianggap hidup sendirian tanpa keluarga.

Namun temuan lapangan menunjukkan cerita yang berbeda.

Fakta Sebenarnya: Tinggal Berdekatan dengan Keluarga dan Tidak Pernah Ditinggalkan

Ketua RT setempat, Arman, memastikan bahwa narasi “hidup sebatang kara” tersebut tidak sepenuhnya tepat. Nurhadi tinggal di kamar petakan yang letaknya berdempetan dengan rumah ayahnya.

“Dia tidak sendirian. Ada keluarga yang memantau dan membantu kebutuhannya setiap hari,” jelas Arman.

Menurutnya, Nurhadi juga rutin menerima bantuan dari pemerintah desa, kecamatan, serta warga sekitar. Seorang saudaranya bahkan kerap mendampingi lelaki 30-an tahun itu saat malam hari.

Untuk kebutuhan sehari-hari, Nurhadi menyebut lebih senang memesan makanan via layanan ojek online dibanding masakan rumah. “Bukan tidak diurus. Dia hanya punya preferensi sendiri,” tambah Arman.

Kemensos Turun Tangan: Bantuan Ada, Namun Perlu Pendampingan Lanjutan

Petugas Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial, Fadzuri, yang ikut melakukan pengecekan, mengatakan bahwa informasi awal membuat mereka menduga Nurhadi benar-benar sendirian. Namun setelah berkoordinasi dengan lingkungan setempat, kondisinya ternyata tidak seperti yang digambarkan warganet.

“Ternyata keluarganya ada. Bantuan pun sudah berjalan. Kami tetap siap mendampingi jika ada kebutuhan tambahan,” kata Fadzuri.

Ia menambahkan, pihaknya hanya akan meneruskan keinginan dan kebutuhan Nurhadi kepada pimpinan karena tidak ditemukan kondisi darurat seperti isu yang beredar.

Perjalanan Hidup: Disabilitas Akibat Dua Kecelakaan

Nurhadi bukan penyandang disabilitas sejak lahir. Ia mengalami dua kecelakaan yang mengubah hidupnya:

  • Kecelakaan pertama saat remaja membuat kedua kakinya patah.
  • Kecelakaan kedua saat mandi di sumur, menyebabkan lengan kirinya bengkok dan membuatnya kehilangan kemampuan berjalan.

Sejak itu, ia menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar petakan miliknya.

Penjelasan Nurhadi: “Saya Tidak Ditinggalkan. Hanya Tinggal di Ruangan Sendiri.”

Dari informasi yang dihimpun, pada Rabu (26/11/2025), Nurhadi sendiri meluruskan kabar bahwa ia ditelantarkan keluarga.

“Bukan ditinggalkan. Cuma beda ruangan saja. Di samping itu rumah bapak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa orangtuanya datang secara rutin untuk mengganti pakaian dan membersihkan tubuhnya, meski keduanya bekerja sebagai kuli bangunan dan buruh cuci.

Menurutnya, kebutuhan makan dipenuhi dari kiriman keluarga maupun pesan antar. Pendapatannya selama ini berasal dari usaha rental PlayStation (PS) yang pernah ia jalankan.

Ingin Bangkit Lewat Rental PS: Sumber Semangat dan Penghasilan

Meski mobilitasnya terbatas, Nurhadi masih memiliki semangat untuk mandiri. Ia pernah mengelola lima unit PlayStation yang membuat kamarnya ramai pengunjung.

Namun kini, hanya satu unit PS tersisa dan itu pun dalam kondisi rusak.

“Saya ingin buka rental lagi. Biar ada kegiatan, biar enggak sepi,” ungkapnya.

PS bagi Nurhadi bukan sekadar usaha, tetapi pintu agar ia merasa tidak sendirian dan tetap produktif.

Penutup

Kisah Nurhadi menjadi pengingat bahwa tidak semua yang viral di media sosial mencerminkan keadaan sebenarnya. Di balik keterbatasannya, ia masih dikelilingi keluarga dan warga yang peduli, sekaligus menyimpan keinginan untuk kembali mandiri melalui usaha kecil yang pernah menghidupkannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Menanti? Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 Lewat NIK KTP

Nyaris Diamuk Massa! Pedagang Cimin di Cirebon Ditangkap Polisi Buntut Dugaan Kasus Pedofilia

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran PPIH Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Di Balik Isu Ekowisata Puncak, Tangisan Dedi Mulyadi Berakhir Tanpa Hasil?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Sekarang! Status ‘YA’ dan ‘Proses Transfer’ Ternyata Punya Arti Berbeda

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.