bukamata.id – Jagat maya kembali diguncang dengan munculnya pengakuan kontroversial dari Lisa Mariana. Sosok yang sempat menjadi bahan perbincangan karena kedekatannya dengan tokoh publik kini menjadi sorotan usai mengonfirmasi keterlibatannya dalam sebuah video pribadi yang sempat menggegerkan publik.
Dalam sesi pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat pada Selasa malam, 15 Juli 2025, Lisa hadir didampingi oleh kuasa hukum. Usai lebih dari lima jam diperiksa, ia akhirnya memberikan pernyataan yang menjawab rasa penasaran banyak pihak.
Saat ditanya oleh awak media mengenai kebenaran identitas pemeran dalam video intim yang viral, Lisa menjawab tegas, “Iya, betul.” Jawaban singkat tersebut langsung menyita perhatian media dan publik, memperkuat dugaan yang selama ini beredar.
Namun, Lisa memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Ia mengaku kelelahan setelah pemeriksaan panjang. “Maaf, saya benar-benar sudah kehabisan tenaga. Mungkin lain waktu,” ujarnya singkat sambil meninggalkan lokasi pemeriksaan.
Tak berselang lama, dunia digital pun langsung memanas. Gelombang pencarian dengan frasa “Link Video Syur Lisa Mariana” melonjak tajam di berbagai mesin pencari dan grup percakapan online. Warganet pun mulai memburu berbagai versi video dengan kata kunci seperti “video Lisa Mariana HD”, “video lengkap Lisa Mariana”, dan “download tanpa sensor”.
Fenomena ini memicu reaksi beragam. Di media sosial seperti X (sebelumnya Twitter), Instagram, hingga TikTok, potongan video yang diduga terkait mulai beredar. Meski sebagian besar telah dihapus oleh sistem karena melanggar kebijakan platform, peredaran konten serupa masih berlanjut melalui jalur tidak resmi.
Namun di balik rasa penasaran publik, pakar hukum digital mengingatkan bahwa menyebarkan, mengakses, atau menyimpan konten asusila—apalagi yang melibatkan individu tanpa persetujuan—adalah pelanggaran hukum. Undang-undang ITE dan KUHP jelas menyatakan bahwa pelaku bisa dijerat pidana atas penyebaran konten pornografi atau pelanggaran privasi.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai kelanjutan proses hukum terkait kasus ini. Namun satu hal pasti: lonjakan pencarian terhadap link video syur Lisa Mariana telah mencerminkan betapa besar dampak sebuah pengakuan publik di era digital.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











