Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 13:41 WIB

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 13:37 WIB

Persib vs Manila Digger: Balsa Sekulic Jadi Ujung Tombak, Trio Maut Siap Menggila

Minggu, 30 Agustus 2026 12:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027
  • Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang
  • Persib vs Manila Digger: Balsa Sekulic Jadi Ujung Tombak, Trio Maut Siap Menggila
  • Buruan Tukarkan! Kode Redeem FF 30 Agustus 2026 Bisa Dapat Skin SG2 dan Emote
  • Prediksi Real Madrid vs Malaga Hari Ini: Mbappe Menggila, Los Blancos Bidik 9 Poin
  • Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini
  • Panggung Asia di Depan Mata, Ikwan Ali Tanamal Ungkap Tekadnya Bersama Persib
  • Sah Secara Agama Tapi Salahi Etika? Pernikahan Ustaz Khalifah dan Adik Ipar Menuai Perdebatan Panas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Pria di Purwakarta Siksa Anak Kandung demi Ancam Istri, Polisi Turun Tangan

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 14:28 WIB2 Mins Read
Ilustrasi jasad bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video kekerasan terhadap balita viral di media sosial, memicu kemarahan publik dan aparat penegak hukum. Pelaku diketahui merupakan ayah kandung korban, yang tega menyiksa anaknya sendiri yang masih berusia 1,5 tahun.

Insiden memilukan ini terjadi di Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Pria berinisial DH (26) terekam melakukan tindakan keji terhadap anak bungsunya, sebut saja U, yang masih berusia 18 bulan. Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak DH melakukan berbagai bentuk kekerasan seperti menampar, menginjak, menggantung, hingga memukul korban tanpa belas kasihan.

Ironisnya, aksi tersebut diduga sengaja direkam oleh pelaku sendiri dan dikirimkan kepada istrinya sebagai bentuk ancaman agar sang istri kembali ke rumah.

“Diduga video itu sengaja dikirim ke istrinya sebagai tekanan agar segera pulang. Anak yang jadi korban adalah si bungsu U (1,5 tahun), kakaknya P (4 tahun) juga mengalami hal serupa,” ujar Rhosim, Ketua RT setempat, saat ditemui wartawan pada Jumat (4/7/2025).

Baca Juga:  Sindiran Virgoun ke Inara Rusli Jadi Sorotan di Tengah Skandal Nikah Siri

Rhosim menambahkan bahwa DH dikenal sebagai sosok yang temperamental. Ketegangan rumah tangga antara DH dan istrinya bukan hal baru bagi warga sekitar. Sang istri disebut telah beberapa kali melarikan diri dari rumah akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga:  Suara Tangis yang Menyelamatkan: Kisah Bayi Perempuan yang Ditemukan di Balik Semak Bogor

“Istrinya sudah tiga kali kabur karena sering mendapat perlakuan kasar. Warga sering dengar pertengkaran mereka,” ungkap Rhosim.

Setelah video kekerasan itu menyebar luas di media sosial, DH langsung melarikan diri dari kediamannya. Pihak kepolisian bersama warga pun kini tengah memburu pelaku. Pencarian dilakukan secara intensif, termasuk menggunakan anjing pelacak di kawasan hutan sekitar kampung pelaku.

Baca Juga:  Relawan Jokowi di Purwakarta Deklarasi Dukung Pasangan ZeinJo

“Pelaku masih dalam pengejaran. Kasus ini ditangani oleh Unit PPA Polres Purwakarta,” kata AKP Enjang Sukandi, Kasi Humas Polres Purwakarta.

Sementara itu, kedua anak korban telah dievakuasi oleh pihak keluarga dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Mereka juga menjalani visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan DH agar segera melapor ke pihak berwajib guna mempercepat proses penangkapan dan memberikan perlindungan maksimal bagi para korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral KDRT purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.