Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Ada Waktu Santai! Persib Hadapi Jadwal Neraka hingga Akhir November

Senin, 26 Oktober 2026 15:38 WIB
Ilustrasi Hujan.

Peta Penyemaian Hujan Buatan di Jabar: Ini 3 Zona Target Operasi Modifikasi Cuaca BNPB

Senin, 26 Oktober 2026 14:53 WIB

Tewas Usai Nonton Persib di Pakansari, Kematian Pelajar SMA di Bogor Masih Jadi Misteri

Senin, 26 Oktober 2026 14:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Ada Waktu Santai! Persib Hadapi Jadwal Neraka hingga Akhir November
  • Peta Penyemaian Hujan Buatan di Jabar: Ini 3 Zona Target Operasi Modifikasi Cuaca BNPB
  • Tewas Usai Nonton Persib di Pakansari, Kematian Pelajar SMA di Bogor Masih Jadi Misteri
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • 5 Wisata Air di Pangandaran Selain Pantai, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan
  • BPNT Tahap 4 Rp600.000, PKH hingga Rp750.000: Cek Nama Penerima Oktober 2026
  • Siap-siap Razia! Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Digelar di Jabar Selama 14 Hari
  • Viral Video Pemusnahan Kosmetik di SMAN 1 Pacet Cianjur, Ini Penjelasan Pihak Sekolah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Pria di Purwakarta Siksa Anak Kandung demi Ancam Istri, Polisi Turun Tangan

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 14:28 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video kekerasan terhadap balita viral di media sosial, memicu kemarahan publik dan aparat penegak hukum. Pelaku diketahui merupakan ayah kandung korban, yang tega menyiksa anaknya sendiri yang masih berusia 1,5 tahun.

Insiden memilukan ini terjadi di Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Pria berinisial DH (26) terekam melakukan tindakan keji terhadap anak bungsunya, sebut saja U, yang masih berusia 18 bulan. Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak DH melakukan berbagai bentuk kekerasan seperti menampar, menginjak, menggantung, hingga memukul korban tanpa belas kasihan.

Ironisnya, aksi tersebut diduga sengaja direkam oleh pelaku sendiri dan dikirimkan kepada istrinya sebagai bentuk ancaman agar sang istri kembali ke rumah.

“Diduga video itu sengaja dikirim ke istrinya sebagai tekanan agar segera pulang. Anak yang jadi korban adalah si bungsu U (1,5 tahun), kakaknya P (4 tahun) juga mengalami hal serupa,” ujar Rhosim, Ketua RT setempat, saat ditemui wartawan pada Jumat (4/7/2025).

Baca Juga:  Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Rhosim menambahkan bahwa DH dikenal sebagai sosok yang temperamental. Ketegangan rumah tangga antara DH dan istrinya bukan hal baru bagi warga sekitar. Sang istri disebut telah beberapa kali melarikan diri dari rumah akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga:  Disebut ‘Justin Bieber of India’, Suraj Chavan Geser Shah Rukh Khan Jadi Pria Tertampan

“Istrinya sudah tiga kali kabur karena sering mendapat perlakuan kasar. Warga sering dengar pertengkaran mereka,” ungkap Rhosim.

Setelah video kekerasan itu menyebar luas di media sosial, DH langsung melarikan diri dari kediamannya. Pihak kepolisian bersama warga pun kini tengah memburu pelaku. Pencarian dilakukan secara intensif, termasuk menggunakan anjing pelacak di kawasan hutan sekitar kampung pelaku.

Baca Juga:  Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta

“Pelaku masih dalam pengejaran. Kasus ini ditangani oleh Unit PPA Polres Purwakarta,” kata AKP Enjang Sukandi, Kasi Humas Polres Purwakarta.

Sementara itu, kedua anak korban telah dievakuasi oleh pihak keluarga dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Mereka juga menjalani visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan DH agar segera melapor ke pihak berwajib guna mempercepat proses penangkapan dan memberikan perlindungan maksimal bagi para korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral KDRT purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi Hujan.

Peta Penyemaian Hujan Buatan di Jabar: Ini 3 Zona Target Operasi Modifikasi Cuaca BNPB

Tewas Usai Nonton Persib di Pakansari, Kematian Pelajar SMA di Bogor Masih Jadi Misteri

Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi

Bansos

BPNT Tahap 4 Rp600.000, PKH hingga Rp750.000: Cek Nama Penerima Oktober 2026

Siap-siap Razia! Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Digelar di Jabar Selama 14 Hari

Viral Video Pemusnahan Kosmetik di SMAN 1 Pacet Cianjur, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.