bukamata.id – Tiga video dewasa yang diduga diperankan Lisa Mariana tengah viral usai beredar melalui sebuah situs berbayar. Salah satu video berdurasi 4 menit 28 detik menjadi sorotan karena menampilkan sosok wanita dengan wajah yang disebut-sebut mirip publik figur tersebut.
Netizen ramai membicarakan keaslian video itu di media sosial seperti TikTok, Twitter, dan Telegram.
Pakar Telematika Roy Suryo: Video Diduga Lisa Mariana Asli, Bukan AI
Menanggapi viralnya video tersebut, Roy Suryo, pakar telematika sekaligus mantan Menpora, memberikan analisis teknis.
Menurutnya, video berdurasi 4 menit 28 detik tersebut tidak menunjukkan ciri-ciri manipulasi digital atau buatan teknologi Artificial Intelligence (AI).
“Dari analisis saya terhadap video berdurasi 4 menit 28 detik itu, saya menyimpulkan video tersebut asli dan bukan hasil rekayasa AI. Durasi panjang seperti itu sulit dilakukan oleh teknologi AI karena biasanya memiliki pergerakan kepala dan tubuh yang tidak alami,” ujar Roy Suryo, Kamis (10/7/2025).
Lisa Mariana Dilaporkan ke Polisi oleh Asosiasi Advokat Indonesia
Seiring dengan ramainya perbincangan, Asosiasi Advokat Indonesia melaporkan Lisa Mariana ke Polda Jawa Barat atas dugaan keterlibatannya dalam video dewasa tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa tim penyidik dari Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsus) telah memulai proses penyelidikan.
“Kami telah menerima laporan dan sedang meminta keterangan dari saksi-saksi pelapor. Identitas pelapor bukan dari pihak yang sempat dikira masyarakat, tapi pihak lain,” jelas Hendra di Mapolda Jabar.
Ada Tiga Video Dewasa, Diduga Dibuat untuk Tujuan Komersial
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa terdapat tiga video dewasa yang beredar, diduga diperankan oleh sosok yang sama. Dirreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah, menjelaskan bahwa video tersebut tampak direkam secara sengaja dengan motif komersialisasi.
“Ada tiga video yang beredar dengan pelaku yang diduga sama, di lokasi berbeda. Video ini disebarkan melalui situs online dan diduga untuk tujuan komersial. Kami masih mendalami platform penyebarannya,” ujar Resza.
Hingga saat ini, kuasa hukum Lisa Mariana belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut maupun keaslian video yang beredar. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











