Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wabup Fajar Ajak Masyarakat Sumedang Nyalakan ‘Lilin Integritas’ Lawan Korupsi

By SusanaMinggu, 25 Mei 2025 17:15 WIB2 Mins Read
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan pentingnya menjadikan integritas sebagai prinsip hidup yang harus melekat dalam seluruh aktivitas masyarakat, terlebih dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

Pernyataan itu disampaikannya saat hadir dalam forum “Ngobrol Antikorupsi (NGOPI)” bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang berlangsung di Gedung Negara, Rabu (21/5/2025).

Hadir pula dalam forum tersebut Wakil Ketua KPK RI Ibnu Basuki Widodo, Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, jajaran kepala dinas, akademisi, pemuka agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi dan perempuan.

Dalam sambutannya, Wabup Fajar menjelaskan bahwa kegiatan NGOPI bukan hanya ajang ceremonial, tetapi sebuah langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi pencegahan korupsi di Sumedang secara lebih serius dan terstruktur.

“Ini bukan cuma sekadar duduk bersama sambil minum kopi. Ini adalah momen membangun persepsi yang sama, menyatukan gerakan antikorupsi antara pemerintah dan warga,” kata Fajar.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Sumedang siap menerima berbagai masukan, terus melakukan pembenahan, serta berkomitmen menanamkan nilai-nilai integritas dalam pelayanan publik.

“Kita harus jadi garda depan dalam menciptakan sistem yang kuat dan bersih. Jangan beri peluang untuk perilaku menyimpang seperti korupsi, kolusi, atau gratifikasi. Ini adalah ancaman nyata bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Wabup Fajar juga menegaskan pentingnya peran masyarakat sipil, dunia pendidikan, serta tokoh agama dalam menjaga nilai kejujuran dan mengawasi jalannya pemerintahan secara objektif.

“Jangan malah jadi bagian dari masalah. Jadilah pengawas yang memang ingin melihat Sumedang bergerak ke arah yang lebih baik, bukan yang terjebak dalam pola lama yang destruktif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar mengungkapkan bahwa Pemkab Sumedang telah mengambil sejumlah langkah strategis, seperti mendorong digitalisasi layanan publik dan memperkuat tata kelola koperasi rakyat dengan dasar hukum yang kokoh.

Ia pun mengutip filosofi Mahatma Gandhi, bahwa perubahan besar dimulai dari diri sendiri, dari hal-hal yang tampak kecil namun berdampak besar dalam praktik sehari-hari.

“Kalau hati kita tulus dan niat kita lurus, maka kita pasti bisa menjadi pejuang antikorupsi. Ini pula yang menjadi semangat utama dari visi Doni-Fajar dalam membangun Sumedang,” tambahnya.

Menutup arahannya, Fajar menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran KPK dan seluruh pihak yang berkontribusi. Ia berharap NGOPI bisa menjadi awal dari gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali semangat kejujuran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita ingin Sumedang maju tanpa hambatan. Untuk itu, mari kita jaga bersama nilai-nilai integritas. Jangan biarkan masa depan daerah ini terhambat oleh praktik koruptif. Biarkan semangat kejujuran menerangi langkah kita semua,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Fajar Aldila korupsi KPK ngopi Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.