Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Prancis vs Pantai Gading: Mbappe Siap Pimpin Les Bleus di Nantes

Kamis, 4 Juni 2026 15:00 WIB

Betrand Peto Ungkap Kenangan Pahit, Bela Ruben Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah

Kamis, 4 Juni 2026 14:40 WIB

Bursa Transfer Panas, Persib Bandung Mulai Bergerak Diam-Diam

Kamis, 4 Juni 2026 14:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Prancis vs Pantai Gading: Mbappe Siap Pimpin Les Bleus di Nantes
  • Betrand Peto Ungkap Kenangan Pahit, Bela Ruben Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah
  • Bursa Transfer Panas, Persib Bandung Mulai Bergerak Diam-Diam
  • Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana
  • Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu
  • Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah
  • Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren
  • Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wamensos Agus Ajak Mahasiswa UIN Bandung Jadi Garda Depan Pengentasan Kemiskinan

By Putra JuangRabu, 16 April 2025 13:33 WIB3 Mins Read
Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono bersama mahasiswa UIN Bandung. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung untuk menjadi bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono usai mengisi Kuliah Umum bertajuk “Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial untuk Menuju Generasi Indonesia Emas 2045” di Aula Anwar Musaddad, UIN Bandung, Rabu (16/4/2025).

“Saya sebagai Wakil Menteri Sosial mengajak kampus untuk bersinergi dalam rangka pengentasan kemiskinan, karena Presiden memerintahkan supaya kemiskinan ekstrem yang jumlahnya sekitar 3,1 juta itu di tahun 2026 selesai,” ucap Agus.

Tidak hanya bersilaturahmi, Wamensos juga mensosialisasikan berbagai program pemerintah, termasuk program-program unggulan dari Presiden dan Wakil Presiden serta Kemensos.

Agus mengatakan, fokus utama dalam diskusi ini adalah sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memerangi kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026.

Baca Juga:  Mahasiswa Administrasi Publik Unpas Akan Teliti Permasalahan Strategi Prioritas Pembangunan di Majalengka

Selain itu, pemerintah juga memiliki target ambisius untuk menurunkan angka kemiskinan secara keseluruhan menjadi 4,5% – 5% pada tahun 2029.

“Tentunya pemerintah tidak bisa sendirian, Kemensos ga bisa sendiri, sebelum ini Kemensos juga sudah bikin MoU dengan 9 kampus salah satunya ada UIN Bandung, dulu Pak Rektor juga hadir dalam rangka kerja sama pemberantasan kemiskinan yang ada di Jawa Barat,” katanya.

Lebih lanjut, Wamensos mengungkapkan rencana kerjasama konkret dengan UIN Bandung melalui program Desa Binaan dan Desa Sakinah yang dimiliki universitas tersebut.

“Kita akan masuk bekerja sama di desa-desa yang jadi binaan dari kampus, kita akan berdayakan melibatkan kampus, Kemensos dan tentunya nanti pihak-pihak swasta yang mau ikut terlibat dalam membantu proses pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Tujuannya adalah menjadikan desa-desa tersebut sebagai model pemberdayaan dan produksi, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, namun menjadi produktif, mandiri, dan memiliki penghasilan sendiri.

Baca Juga:  Ristek Fisip Unpas Dimulai, Puluhan Mahasiswa Siap Bantu OPD Kabupaten Majalengka

“Supaya masyarakat kita tidak hanya menunggu bantuan sosial dari pemerintah, tapi mereka menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan punya penghasilan sendiri,” imbuhnya.

“Sehingga bisa tersenyum, bisa bahagia, bisa makmur hidupnya, itu harapan dari pemerintah seperti itu,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Wamensos juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Presiden meminta di 2045 itu 100 tahun Indonesia merdeka generasi muda itu, generasi muda yang hebat. Artinya dalam persoalan gizi sudah harus selesai, makanya Presiden punya program Makan Bergizi Gratis,” katanya.

“Itu kita harapkan anak-anak kita yang kemarin karena dari keluarga kurang mampu, sehingga asupan gizinya kurang, pemerintah kemudian memberikan intervensi dalam program Makan Bergizi Gratis,” tambahnya.

Selain itu, Wamensos juga mengungkapkan inisiatif baru pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan, yaitu pendirian Sekolah Rakyat berasrama (Boarding School) khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Baca Juga:  Demo Bandung Memanas, Rumah Depan DPRD Jabar Terbakar

“Kita sudah punya 53 titik, kita akan mulai dari situ, di daerah-daerah itu yang anak-anaknya dari keluarga miskin kita akan sekolahkan kemudian nantinya mereka menjadi anak-anak yang pintar, anak-anak yang menjadi leader, menjadi agen-agen perubahan, tidak hanya mensejahterakan keluarganya tapi juga mensejahterakan masyarakat,” bebernya.

Dengan ajakan sinergis ini, kata Wamenson, diharapkan mahasiswa UIN Bandung dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan perubahan positif dan berkontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia, demi tercapainya Indonesia yang mandiri, adil, makmur, dan berdaya saing global.

“Kita sedang mencetak agen-agen perubahan, pemimpin-pemimpin perubaan, perubahan dalam rangka Indonesia menjadi negara yang mandiri, negara yang adil, negara yang makmur, negara yang besar, negara yang bisa melindungi segenap bangsa dan tanah air,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemensos kemiskinan mahasiswa UIN Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi

Rupiah Tembus Batas Psikologis Rp18.000 per Dolar AS, Sinyal Waspada Bagi Ekonomi Nasional

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.