Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 17 Juni 2026 06:00 WIB

Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif

Rabu, 17 Juni 2026 05:00 WIB

Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas

Rabu, 17 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Rakyat Siap Dibuka, Guru Dibekali Pendidikan Inklusif dan Karakter

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 12:54 WIB3 Mins Read
Wamensos Agus Jebo
Wamensos Agus Jebo. (Foto: bukamata.id/Muhammad Iqbal Muzaffar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jebo resmi menutup pembekalan calon guru Sekolah Rakyat pada Jumat (12/7/2025), sekaligus meninjau langsung kesiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Poltekesos Bandung, di Jl Ir H Juanda No 367, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Pembekalan calon guru dimulai sejak 10 Juli secara daring melalui Zoom dan dibuka langsung oleh Menteri Sosial. Kegiatan tersebut diikuti oleh 1.569 peserta dari seluruh Indonesia dan berlangsung selama tiga hari.

Bekal Guru: Dari Kurikulum hingga Pendidikan Karakter

Dalam sambutannya, Wamensos Agus Jebo menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap konsep Sekolah Rakyat, yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Materi yang dijadikan pembekalan ada mulai dari kurikulum, orientasi Sekolah Rakyat, pendidikan inklusi-yang ramah anak, ramah HAM, termasuk talent mapping,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya empati guru, mengingat sistem asrama yang memisahkan siswa dari orang tua mereka. “Hal terpenting dari pembekalan ini, karena ini Sekolah Rakyat—yang diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang keluarganya miskin dan miskin extreme, di pembekalan ini kita meminta supaya guru-guru ini punya empati terhadap siswa,” tambahnya.

Baca Juga:  Siap-siap! Bansos Kemensos Cair Februari 2026: Intip Skema Baru DTSEN dan Cara Cek Penerima Lewat HP

Selain pendidikan akademis, Sekolah Rakyat juga menanamkan karakter kebangsaan, keagamaan, dan sosial. Sejalan dengan arahan Presiden, siswa juga dibekali keterampilan agar siap bekerja selepas SMA jika tidak langsung melanjutkan ke perguruan tinggi.

Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Poltekesos

Usai penutupan pembekalan, Wamensos didampingi Pusdiklat dan Direktur Poltekesos melakukan pengecekan langsung ke lokasi Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada Senin (14/7/2025).

Sekolah Rakyat di Poltekesos akan menampung 100 siswa angkatan pertama—52 laki-laki dan 48 perempuan. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan selama dua hari sebelum memulai proses belajar mengajar.

Baca Juga:  30 Sekolah Rakyat Dibangun di Jabar, Dedi Mulyadi Usul Jam Masuk Pagi

“Kita sudah cek dari mulai kelasnya, asramanya, terus kemudian laboratoriumnya, dapurnya, tempat makannya, tempat tidurnya, semuanya aman,” jelas Agus Jebo.

“Kebutuhan proses belajar mengajar di kelas, kebutuhan untuk di asrama, termasuk kebutuhan-kebutuhan pribadi itu sudah kita siapkan dan besok semua sudah aman supaya nanti senin bisa dimulai,” lanjutnya.

Terkait konsumsi, Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan Badan Gizi ke depannya, namun untuk tahap awal penyediaan makanan dilakukan melalui sistem katering.

Sasaran Tepat Berdasarkan Data DTSEN

Seleksi siswa Sekolah Rakyat dilakukan berbasis data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Anak-anak yang diterima dipastikan berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh oleh Kemensos, BPS, serta Dinas Sosial tingkat kabupaten/kota. Hasil assessment kemudian ditandatangani kepala daerah setempat dan diserahkan ke Kementerian Sosial.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Anggaran Pendidikan Kita Besar, Tapi Masih Banyak Bocor

Kurikulum Fleksibel dan Adaptif

Agus Jebo juga memaparkan sistem kurikulum Sekolah Rakyat yang dirancang oleh Dikdasmen, mengusung pendekatan Multi Entry dan Multi Exit. Sistem ini memungkinkan siswa menyelesaikan pendidikan sesuai kecepatan belajar masing-masing.

“Kalau siswa SD bisa selesaikan kurikulum dalam 4 tahun, mereka bisa lulus tanpa harus menunggu 6 tahun. Begitu juga siswa pindahan bisa masuk di tengah jalan sesuai kapasitas sekolah,” jelasnya.

Sekolah Rakyat juga akan membekali siswa dengan kemampuan Bahasa Inggris dan keterampilan digital. Fasilitas pendukung seperti laboratorium bahasa dan perangkat digital seperti laptop telah disiapkan.

“Termasuk kemudian kita akan membekali mereka untuk bisa Bahasa Inggris, makanya ada lab-nya. Peralatan untuk belajar mengajar itu digital, mulai dari laptop, dan lain-lain,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Jebo anak miskin DTSEN guru pembekalan Kementerian Sosial Pendidikan Inklusif pendidikan karakter Sekolah Rakyat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • demo dprd jabar
    Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.