Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

Selasa, 15 September 2026 15:39 WIB

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Selasa, 15 September 2026 15:25 WIB

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Rakyat Siap Dibuka, Guru Dibekali Pendidikan Inklusif dan Karakter

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 12:54 WIB3 Mins Read
Wamensos Agus Jebo
Wamensos Agus Jebo. (Foto: bukamata.id/Muhammad Iqbal Muzaffar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jebo resmi menutup pembekalan calon guru Sekolah Rakyat pada Jumat (12/7/2025), sekaligus meninjau langsung kesiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Poltekesos Bandung, di Jl Ir H Juanda No 367, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Pembekalan calon guru dimulai sejak 10 Juli secara daring melalui Zoom dan dibuka langsung oleh Menteri Sosial. Kegiatan tersebut diikuti oleh 1.569 peserta dari seluruh Indonesia dan berlangsung selama tiga hari.

Bekal Guru: Dari Kurikulum hingga Pendidikan Karakter

Dalam sambutannya, Wamensos Agus Jebo menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap konsep Sekolah Rakyat, yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Materi yang dijadikan pembekalan ada mulai dari kurikulum, orientasi Sekolah Rakyat, pendidikan inklusi-yang ramah anak, ramah HAM, termasuk talent mapping,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya empati guru, mengingat sistem asrama yang memisahkan siswa dari orang tua mereka. “Hal terpenting dari pembekalan ini, karena ini Sekolah Rakyat—yang diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang keluarganya miskin dan miskin extreme, di pembekalan ini kita meminta supaya guru-guru ini punya empati terhadap siswa,” tambahnya.

Baca Juga:  Setelah Menuai Polemik, Program Barak Militer Pelajar Jabar Bakal Disetop?

Selain pendidikan akademis, Sekolah Rakyat juga menanamkan karakter kebangsaan, keagamaan, dan sosial. Sejalan dengan arahan Presiden, siswa juga dibekali keterampilan agar siap bekerja selepas SMA jika tidak langsung melanjutkan ke perguruan tinggi.

Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Poltekesos

Usai penutupan pembekalan, Wamensos didampingi Pusdiklat dan Direktur Poltekesos melakukan pengecekan langsung ke lokasi Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada Senin (14/7/2025).

Sekolah Rakyat di Poltekesos akan menampung 100 siswa angkatan pertama—52 laki-laki dan 48 perempuan. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan selama dua hari sebelum memulai proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

“Kita sudah cek dari mulai kelasnya, asramanya, terus kemudian laboratoriumnya, dapurnya, tempat makannya, tempat tidurnya, semuanya aman,” jelas Agus Jebo.

“Kebutuhan proses belajar mengajar di kelas, kebutuhan untuk di asrama, termasuk kebutuhan-kebutuhan pribadi itu sudah kita siapkan dan besok semua sudah aman supaya nanti senin bisa dimulai,” lanjutnya.

Terkait konsumsi, Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan Badan Gizi ke depannya, namun untuk tahap awal penyediaan makanan dilakukan melalui sistem katering.

Sasaran Tepat Berdasarkan Data DTSEN

Seleksi siswa Sekolah Rakyat dilakukan berbasis data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Anak-anak yang diterima dipastikan berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh oleh Kemensos, BPS, serta Dinas Sosial tingkat kabupaten/kota. Hasil assessment kemudian ditandatangani kepala daerah setempat dan diserahkan ke Kementerian Sosial.

Baca Juga:  Bansos Mei 2026 Cair! Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga PBI JKN dan Cara Cek Penerima

Kurikulum Fleksibel dan Adaptif

Agus Jebo juga memaparkan sistem kurikulum Sekolah Rakyat yang dirancang oleh Dikdasmen, mengusung pendekatan Multi Entry dan Multi Exit. Sistem ini memungkinkan siswa menyelesaikan pendidikan sesuai kecepatan belajar masing-masing.

“Kalau siswa SD bisa selesaikan kurikulum dalam 4 tahun, mereka bisa lulus tanpa harus menunggu 6 tahun. Begitu juga siswa pindahan bisa masuk di tengah jalan sesuai kapasitas sekolah,” jelasnya.

Sekolah Rakyat juga akan membekali siswa dengan kemampuan Bahasa Inggris dan keterampilan digital. Fasilitas pendukung seperti laboratorium bahasa dan perangkat digital seperti laptop telah disiapkan.

“Termasuk kemudian kita akan membekali mereka untuk bisa Bahasa Inggris, makanya ada lab-nya. Peralatan untuk belajar mengajar itu digital, mulai dari laptop, dan lain-lain,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DTSEN pendidikan karakter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.