Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi Hujan.

Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Senin, 3 Agustus 2026 09:30 WIB

Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar

Senin, 3 Agustus 2026 09:00 WIB
Padam Listrik

Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN

Senin, 3 Agustus 2026 08:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
  • Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN
  • Negara Konsumen Micin Tertinggi Justru Punya IQ Tinggi, Begini Fakta Ilmiah di Balik Bumbu Penyedap
  • Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal
  • Prediksi Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Momentum Skuad Garuda Jegal Langkah Golden Star Warriors
  • Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Dago Elos Blokade Jalan Sambil Bakar Ban, Protes Soal Dugaan Penipuan Lahan

By Putra JuangSelasa, 15 Agustus 2023 00:58 WIB3 Mins Read
Keluarga Muller
Sengketa tanah Dago Elos. Foto: Ist
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di Dago Elos, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung melakukan aksi memblokade Jalan Ir H Djuanda, Senin (14/8/2023) malam.

Aksi yang dilakukan warga mulai pukul 21.00 WIB itu diduga karena kesal setelah laporan mereka ditolak Polrestabes Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi akhirnya berupaya membubarkan kerumunan warga. Bahkan, polisi sempat menerjunkan mobil watercanon untuk menghalau warga.

Akibatnya, arus lalu lintas lintas kendaraan baik yang mengarah ke kawasan Dago atas maupun sebaliknya terpaksa dialihkan. Informasi terkait aksi protes warga itu pun viral di media sosial.

Rizkia Puspania salah satu warga Dago Elos menjelaskan, awalnya sejumlah warga bersama kuasa hukum mendatangi Polrestabes Bandung untuk membuat laporan atas dugaan penipuan yang dilakukan kepada warga Dago Elos.

Menurutnya, ada empat pelapor, tiga perempuan satu laki-laki didampingi beberapa kuasa hukum. Mereka tiba ke Polrestabes Bandung sejak pukul 10.20 WIB dan baru diperbolehkan masuk sekitar pukul 11.45 WIB.

“Kita ingin laporan terkait dugaan pemalsuan data dan penipuan dari keluarga Muller yang mengaku keturunan ratu Welhelmina dan menguasai tanah di wilayah Dago dengan surat eigendom verponding atau hak milik terhadap suatu tanah,” ujar Rizkia, saat dihubungi.

Akan tetapi kata dia, hingga pukul 19.30 WIB pihak kepolisian hanya pemeriksaan acara wawancara (BAW), bukan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Laporan kita ditolak, padahal semua data-data, bukti-bukti sudah tercantum, alasannya karena bukti tidak cukup. Alasan lainnya, ingin ada salah satu pelapor yang memiliki sertifikat tanah. Itu kan konyol, kalau mau bilang dari siang, kita sudah delapan jam,” katanya.

Warga yang sudah menunggu delapan jam itu menginginkan agar pihak kepolisian datang menemui mereka dan menyampaikan alasan penolakan laporan secara langsung.

“Tapi tidak satupun yang ke luar. Akhirnya warga marah dan pulang dan memblokade jalan dengan cara membakar (ban), untuk menarik perhatian mereka dan satu jam kemudian mereka datang,” jelasnya.

“Ini sedang ngobrol dulu tim inti, negosiasi seperti apa yang akan disampaikan ke pihak kepolisian,” tambahnya.

Adapun tuntutan yang dilayangkan oleh warga yaitu menginginkan agar laporan mereka diterima kemudian dilakukan BAP.

“Kita hanya ingin laporan kita diproses, sesederhana itu, tapi ditolak padahal bukti sudah jelas. Aksi akan terus dilakukan sampai laporan kita diterima, dijadikan BAP, tidak hanya BAW hanya itu saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Eko Iskandar membenarkan pengalihan arus yang dilakukan pihaknya. Menurutnya, kendaraan yang mengarah ke kawasan Dago Atas dan sebaliknya dialihkan ke alan Tubagus Ismail-Jalan Cidagung atau Jalan Sadang Serang.

“Kami alihkan supaya kendaraan masih bisa melintas ke tempat tujuan,” ucap Eko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga pukul 24.00 WIB, situasi di kawasan Dago Elos sudah terkendali dan kondusif dan warga sudah membubarkan diri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bakar Ban Blokade Jalan Dago Elos Dugaan Penipuan Lahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar

Padam Listrik

Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.