Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

Selasa, 16 Juni 2026 14:48 WIB

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Selasa, 16 Juni 2026 14:20 WIB

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Selasa, 16 Juni 2026 14:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!
  • Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia
  • Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran
  • Berusia Hampir 6 Abad, DPRD Ungkap Posisi Strategis Cirebon dalam Sejarah Jawa Barat
  • Strategi Lolos Pengajuan KUR BRI 2026 Rp100 Juta: Panduan Syarat, Langkah Online, dan Simulasi Cicilan Terbaru
  • Farhan Tegaskan Trotoar Bukan Tempat Parkir, Pelanggar akan Ditindak
  • Hilang Misterius 3 Tahun, Perempuan Asal Antapani Ternyata Disekap dan Dianiaya Kekasihnya
  • Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini: Misi Marquez Lampaui Rekor Rossi di Brno
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wujud Kota Aman, Pemkot Bandung Perkenalkan Panic Button Anti Vandalisme di Ruang Publik

By Putra JuangJumat, 7 November 2025 19:40 WIB3 Mins Read
Pemkot Bandung Perkenalkan Panic Button di Ruang Publik. (Foto: Ilustrasi/Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi digital demi mewujudkan kota yang aman, cerdas, dan tanggap terhadap kebutuhan warganya.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, pemerintah kini memperkenalkan dua layanan unggulan: Panic Button di ruang publik dan CCTV Pemantauan Lingkungan Kota Bandung (Pelindung).

Panic Button: Layanan Cepat Tanggap di Ruang Publik

Diskominfo Kota Bandung telah menghadirkan Panic Button di dua titik ruang publik strategis, yakni Taman Supratman dan Palestine Walk (Alun-alun Bandung).

Fasilitas ini merupakan bagian dari sistem Bandung Siaga 112, layanan tanggap darurat terpadu yang siap menerima laporan warga selama 24 jam.

Dengan menekan tombol darurat di lokasi tersebut, warga dapat langsung terhubung secara dua arah dengan petugas Bandung Siaga 112 untuk melaporkan situasi mendesak seperti kecelakaan, kondisi medis kritis, hingga tindak kriminal berat.

Baca Juga:  PLN Icon Plus dan Pemkot Bandung Giatkan Penataan Jaringan Kabel Fiber Optik

“Panic Button ini berguna ketika terjadi hal mendesak di sekitar lokasi. Begitu tombol ditekan, sistem langsung terhubung ke Bandung Siaga 112 dan bisa dilakukan komunikasi dua arah serta terpantau melalui CCTV,” ucap Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, Jumat (7/11/2025).

Menurut Yayan, dua lokasi awal dipilih karena merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi, sehingga rawan terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan.

Perangkat Panic Button dilengkapi CCTV tipe PTZ (Pan-Tilt-Zoom) dan CCTV fix untuk memantau area sekitar secara menyeluruh. Sistem ini memungkinkan pengawasan visual, komunikasi dua arah, serta penyampaian pengumuman darurat melalui speaker.

“Kalau ada warga melihat kecelakaan, keributan, atau gangguan ketertiban umum, cukup tekan tombol. Petugas bisa langsung berinteraksi dan menindaklanjuti laporan dengan cepat,” terangnya.

Baca Juga:  Jaksa Tuntut 2 Tahun Penjara Terhadap Dirut PT CIFO atas Kasus Suap ke Pejabat Pemkot Bandung

Ia juga menegaskan, seluruh perangkat didesain anti-vandalisme dan diawasi secara berkala melalui sistem terintegrasi. 

“Kalau pun ada tindakan perusakan, kami bisa segera mengetahui siapa pelakunya dari rekaman CCTV,” ujarnya.

Ia mengatakan, Panic button akan di diduplikasi di berbagai tempat apabila dirasakan perlu.

CCTV Pelindung: Mata Digital Kota Bandung

Selain Panic Button, Pemkot Bandung juga mengembangkan sistem CCTV Pemantauan Lingkungan Kota Bandung (Pelindung) melalui laman pelindung.bandung.go.id.

Inovasi ini menjadi salah satu langkah nyata dalam pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akses dan efisiensi pelayanan publik.

Sistem CCTV Pelindung tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau keamanan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam efisiensi operasional, transparansi pemerintahan, dan keselamatan warga.

Melalui pemantauan real-time, CCTV membantu:

  1. Mengawasi aktivitas di lokasi konstruksi, memastikan keselamatan kerja, dan mengoptimalkan proses pembangunan.
  2. Mendukung pengelolaan lalu lintas, deteksi dini bencana, dan pemantauan lingkungan perkotaan.
  3. Membantu pencegahan tindak kriminal dan memberikan imbauan parkir liar melalui teknologi Smart Pole yang terkoneksi dengan sistem audio di Bandung Command Center.
Baca Juga:  Pemkot Bandung Larang Penggunaan Flare dan Kembang Api saat Malam Tahun Baru

Hingga kini, terdapat lebih dari 389 titik CCTV aktif yang tersebar di berbagai kawasan kota. Warga, wisatawan, dan masyarakat umum dapat mengakses tampilan CCTV Kota Bandung secara real-time melalui situs pelindung.bandung.go.id.

Wujud Kota Aman, Cerdas, dan Terkoneksi

Yayan mengungkapkan, berbagai inovasi ini merupakan bagian dari visi Pemkot Bandung untuk menghadirkan layanan publik berbasis teknologi yang humanis dan adaptif.

“Melalui kehadiran Panic Button dan sistem CCTV Pelindung, kami ingin warga merasa aman, terlindungi, dan yakin bahwa pemerintah hadir untuk mereka, kapan pun dan di mana pun,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskominfo Kota Bandung Panic Button Pemkot Bandung ruang publik vandalisme
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Berusia Hampir 6 Abad, DPRD Ungkap Posisi Strategis Cirebon dalam Sejarah Jawa Barat

Farhan Tegaskan Trotoar Bukan Tempat Parkir, Pelanggar akan Ditindak

Hilang Misterius 3 Tahun, Perempuan Asal Antapani Ternyata Disekap dan Dianiaya Kekasihnya

Farhan Pastikan Kebebasan Demonstrasi Tetap Dijaga, Sebut Aksi Mahasiswa di Bandung Berjalan Kondusif

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.