Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!

Selasa, 11 Agustus 2026 20:35 WIB

Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two

Selasa, 11 Agustus 2026 20:30 WIB

Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man

Selasa, 11 Agustus 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
  • Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man
  • Persib Langsung Dapat Lawan Berat! Ini Jadwal Lengkap Super League 2026/2027
  • Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater
  • League Cup 2026/2027 Batasi Pemain Asing Cuma 3, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan
  • Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD
  • Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

5 Makanan yang Bisa Bikin Pikun, Sebaiknya Dihindari!

By Aga GustianaSabtu, 1 Februari 2025 16:17 WIB3 Mins Read
Ilustrasi otak manusia. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ahli gizi dari Harvard Medical School Dr Uma Naidoo mengungkap lima jenis makanan yang bisa mempengaruhi kesehatan otak, dan bahkan mengakibatkan beberapa gangguan kognitif seperti sulit fokus hingga ingata menurun.

Untuk itu disarankan agar lima jenis makanan ini sebaiknya dibatasi, atau bahkan dihindari. Berikut 5 jenis makanan yang bisa bikin pikun.

1. Gula Tambahan

Pola makan tinggi gula dapat menyebabkan kelebihan glukosa di otak. Menurut penelitian, dikaitkan dengan gangguan memori dan berkurangnya elastisitas hipokampus, bagian otak yang mengendalikan memori.

“Meskipun setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda, American Heart Association merekomendasikan agar wanita mengonsumsi tidak lebih dari 25 gram gula tambahan per hari, dan pria tidak mengonsumsi lebih dari 36 gram gula tambahan per hari,” kata Naidoo.

2. Gorengan

Meskipun gorengan memiliki rasa yang sangat enak, namun jumlah dari makanan ini sebaiknya dibatasi. Satu penelitian yang melibatkan 18.080 orang menemukan bahwa pola makan tinggi gorengan dikaitkan dengan skor yang lebih rendah dalam pelajaran dan ingatan.

“Alasan yang mungkin, kenikmatan yang tidak menyenangkan ini menyebabkan peradangan, yang dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke otak,” ucap Naidoo.

Apabila memiliki kebiasaan makan gorengan tiap hari, Naidoo menyarankan masyarakat mulai membatasinya seperti seminggu sekali. Lakukan secara bertahap sampai sebulan sekali untuk memiliki kesehatan yang baik secara umum.

3. Tepung Olahan

Selanjutnya adalah makanan-makanan yang dibuat dengan tepung olahan seperti pasta, roti, mi, dan makanan lainnya. Tepung olahan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi kurang baik untuk tubuh, terlebih apabila dikonsumsi secara terus menerus.

“Tidak terasa manis, tubuh Anda tetap memprosesnya dengan cara yang sama seperti saat mengolah gula,” kata Naidoo.

4. Alkohol

Meski sebagian orang mungkin merasa lebih rileks setelah minum minuman beralkohol, Naidoo menuturkan minuman beralkohol dapat memicu gelisah hingga otak yang berkabut keesokan harinya. Sebuah penelitian pada tahun 2018 mengungkapkan keterkaitan konsumsi alkohol dengan risiko demensia.

Demensia merupakan sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak secara progresif. Biasanya ini ditandai dengan penurunan daya ingat hingga kemampuan berpikir.

“Pada tahun 2018, dalam British Medical Journal, mereka melaporkan bahwa orang yang sama sekali tidak mengonsumsi alkohol atau yang mengonsumsi lebih dari 14 minuman per minggu memiliki risiko demensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang minum alkohol dalam jumlah sedang,” kata Naidoo.

5. Daging Merah Olahan

Nitrat biasanya digunakan sebagai bahan pengawet pada produk daging merah olahan seperti bacon, salami, hingga sosis. Konsumsi makanan mengandung nitrat secara berlebihan dikaitkan dengan penurunan kesehatan otak, khususnya dalam masalah depresi.

Sebuah penelitian terkini bahkan menunjukkan bahwa nitrat dapat mengubah bakteri usus sedemikian rupa sehingga mengarah pada gangguan bipolar.

Dikutip dari Time, sebuah penelitian lain yang dilakukan di Harvard Medical School mengungkapkan mengonsumsi lebih banyak daging merah olahan memiliki risiko 14 persen lebih tinggi terkena demensia selama lebih dari empat dekade dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah sedikit.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kesehatan makanan otak pikun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!

Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man

18 Agustus 2026 Libur atau Masuk Kerja? Ini Jawaban Resminya

Ilustrasi berdoa

Panduan Amalan Rebo Wekasan: Niat, Tata Cara Sholat Hajat, dan Doa Pelancar Hajat

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini

zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Taurus Stop Janji Manis, Aquarius Butuh Ruang Sendiri!

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.