Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tradisi Kemenangan Persib Dipertaruhkan, Port FC Menanti di Thailand

Kamis, 8 Oktober 2026 12:56 WIB

Bandung Bakal Punya Sentra Wisata Kuliner di Tiap Kecamatan, PKL Dapat Ruang Dagang

Kamis, 8 Oktober 2026 12:26 WIB

Dibikin Kaget DJ No 1 Dunia! Aksi Musisi Lokal Kendari Pake Keyboard Ini Bikin Lil Jon Ajak Colab?

Kamis, 8 Oktober 2026 10:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tradisi Kemenangan Persib Dipertaruhkan, Port FC Menanti di Thailand
  • Bandung Bakal Punya Sentra Wisata Kuliner di Tiap Kecamatan, PKL Dapat Ruang Dagang
  • Dibikin Kaget DJ No 1 Dunia! Aksi Musisi Lokal Kendari Pake Keyboard Ini Bikin Lil Jon Ajak Colab?
  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000, Cek Daftar Lengkapnya
  • Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

642 Insiden Ditinjau VAR di Putaran Pertama Liga 1 2024/2025

By Putra JuangJumat, 10 Januari 2025 14:00 WIB3 Mins Read
Video Assistant Referee (VAR). (Foto: LIB)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penerapan Video Assistant Referee (VAR) di putaran pertama Liga 1 musim 2024/2025 telah menjadi salah satu sorotan dalam dinamika sepak bola nasional.

Sebagai teknologi yang dirancang untuk meningkatkan keadilan dan akurasi keputusan wasit, VAR telah memberikan dampak signifikan, baik dalam meningkatkan kualitas pertandingan maupun memunculkan berbagai diskusi di kalangan pecinta sepak bola.

Hingga putaran pertama ini, VAR telah diterapkan dalam 153 pertandingan, dengan total 642 insiden yang diperiksa.

Rata-rata, terdapat 4,2 pemeriksaan per pertandingan, menunjukkan tingginya tingkat keterlibatan VAR dalam mendukung keputusan wasit di lapangan.

Secara rinci, berikut adalah statistik waktu yang dihabiskan untuk berbagai jenis pemeriksaan:

– 61,9 detik rata-rata waktu pemeriksaan VAR secara keseluruhan.
– 44,2 detik rata-rata waktu pemeriksaan untuk insiden gol.
– 164,7 detik rata-rata waktu pemeriksaan untuk kartu merah.
– 60,2 detik rata-rata waktu pemeriksaan untuk insiden penalti.

Baca Juga:  Head to Head Persib vs PSM: Maung Bandung Terus Terpeleset, Akankah Ada Kejutan di Pekan 21?

Dari 66 on-field review (OFR) yang dilakukan, sebanyak 58 keputusan diubah, sementara 8 keputusan tetap tidak berubah.

Selain itu, dari 576 pemeriksaan VAR tanpa OFR, sebanyak 556 keputusan dikonfirmasi, dan 20 keputusan diubah berdasarkan fakta-fakta yang ditinjau melalui VAR.

Direktur Opearsional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asep Saputra menilai, implementasi teknologi ini menunjukkan komitmen untuk membawa liga ke standar yang lebih tinggi.

“VAR adalah wujud nyata dari upaya kami untuk menciptakan kompetisi yang lebih adil dan transparan. Statistik menunjukkan bahwa teknologi ini telah memberikan dampak signifikan dalam membantu wasit membuat keputusan yang lebih akurat,” kata Asep, Jumat (10/1/2025).

Namun, Asep juga mengakui bahwa penerapan VAR bukan tanpa tantangan.

“Kami memahami bahwa ada kritik terkait waktu yang dihabiskan untuk beberapa pemeriksaan, terutama dalam kasus kartu merah yang membutuhkan waktu rata-rata lebih dari dua menit,” ucapnya.

Baca Juga:  Dibantu Persija, Persib Dipastikan Lolos ke Championship Series

“Tentu ini menjadi bagian evaluasi kami dan Komite Wasit sehingga terus dilakukan upaya perbaikan agar prosesnya bisa lebih cepat tanpa mengurangi akurasi,” tambahnya.

Salah satu keunggulan utama VAR adalah kemampuannya untuk meminimalkan kesalahan fatal yang dapat memengaruhi hasil pertandingan.

Dalam 153 pertandingan paruh musim ini, VAR telah memastikan bahwa keputusan-keputusan krusial seperti gol, penalti, dan kartu merah didasarkan pada bukti visual yang jelas.

Sebagai contoh, dalam beberapa pertandingan penting, VAR berhasil mengidentifikasi insiden yang luput dari pengamatan wasit, seperti pelanggaran dalam kotak penalti atau gol yang tidak sah karena offside.

Menurut Asep, hal ini tidak hanya membantu tim mendapatkan keadilan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi.

Meskipun memiliki banyak manfaat, VAR juga menghadapi sejumlah kritik, terutama terkait waktu pemeriksaan yang dianggap mengganggu alur pertandingan.

Rata-rata waktu pemeriksaan 61,9 detik mungkin terlihat singkat, tetapi dalam konteks pertandingan yang intens, ini dapat menjadi momen yang terasa lama bagi pemain dan penonton.

Baca Juga:  Rencana Besar Bojan Hodak untuk Eliano Reijnders di Liga 1

“Kami terus berkomunikasi dengan semua pihak, termasuk wasit dan pelatih, untuk memastikan bahwa VAR digunakan secara optimal. Kami juga menerima masukan dari para suporter karena mereka adalah bagian penting dari sepak bola. Fokus kami adalah bagaimana teknologi ini dapat terus berkembang untuk mendukung kompetisi yang lebih baik,” kata Asep.

Penerapan VAR di Liga 1 musim 2024/2025 telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika pertandingan, baik dari segi kualitas maupun transparansi.

Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi, upaya untuk terus menyempurnakan teknologi ini menunjukkan komitmen yang kuat dari LIB dalam menghadirkan kompetisi sepak bola yang lebih baik.

“Sepak bola adalah tentang keadilan dan emosi. Dengan adanya VAR, kami ingin memastikan bahwa emosi itu lahir dari keadilan di lapangan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Liga 1 VAR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026

Tak Sempat Rayakan Gelar Juara ASEAN Cup, Dua Bintang Timnas Ini Langsung Kejar Jadwal Liga Eropa

Kata Kapten Thailand Soal Kualitas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Usai Indonesia Juara, Justin Hubner Ungkap Ancaman Serius yang Menimpa Keluarganya

Ole Romeny

Duet Mematikan Ole Romeny-Mithcell Baker Bawa Indonesia Juara, Ini Rahasianya

Bukan Cuma Trofi, John Herdman Sebut Juara Bersama Indonesia Lebih Spesial dari Piala Dunia

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.