Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 09:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
  • 5 Wisata Kuliner Malam Cirebon 2026, Wajib Coba Empal Gentong!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

ADPSI Dorong Revisi UU Keuangan Negara, Buky Wibawa Tekankan Keadilan Fiskal Daerah

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 21 Januari 2026 19:44 WIB2 Mins Read
Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, menyampaikan usulan perubahan Undang-Undang Keuangan Negara guna memperkuat keadilan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu disampaikannya melalui unggahan Instagram pada 21 Januari 2026, usai menghadiri rapat gabungan bersama Komite I dan Komite IV DPD RI.

Dalam pertemuan tersebut, Buky hadir mewakili Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI). Ia menegaskan pentingnya revisi regulasi agar daerah tidak lagi menanggung beban secara tidak proporsional akibat kebijakan efisiensi fiskal dari pemerintah pusat.

“Kami dari ADPSI menyampaikan usulan perubahan Undang-Undang Keuangan Negara. Pertama, revisi ini diharapkan dapat menegaskan prinsip keadilan fiskal antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada daerah yang terbebani secara tidak proporsional,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian kewenangan fiskal yang jelas juga menjadi hal krusial. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan sekaligus memberikan kepastian dalam pengelolaan anggaran.

Baca Juga:  Paripurna DPRD Jabar: Masa Sidang II Dimulai, Struktur AKD 2026 Disahkan

“Pembagian kewenangan fiskal yang tegas antara pusat dan daerah sangat penting untuk mencegah tumpang tindih dan memberikan kepastian dalam pengeluaran anggaran,” katanya.

Selain itu, ADPSI juga mendorong agar perencanaan APBN lebih adaptif. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki ruang menyesuaikan anggaran sesuai kebutuhan dan dinamika di lapangan, tanpa mengurangi akuntabilitas.

Buky menilai, fleksibilitas anggaran akan membantu daerah lebih cepat merespons persoalan masyarakat, terutama dalam pelayanan publik.

Baca Juga:  DPRD Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-80 Jabar, Buky Wibawa: Momentum Perkuat Jati Diri

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kembali proporsi transfer ke daerah dalam APBN. Menurutnya, keseimbangan fiskal perlu dijaga karena daerah merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

“Daerah adalah pihak yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Dukungan fiskal harus menjadi prioritas agar pelayanan publik berjalan optimal,” ungkapnya.

Dalam unggahannya, Buky mengakui bahwa selama ini pemerintah daerah kerap menghadapi kendala akibat aturan yang dinilai kaku dan tumpang tindih. Kondisi tersebut membuat inovasi daerah dalam pembangunan dan pelayanan publik tidak berjalan maksimal.

“Kita tidak ingin lagi daerah menjadi pihak yang paling terdampak setiap kali ada penyesuaian anggaran dari pusat. Karena itu, revisi UU Keuangan Negara harus lebih adil dan adaptif,” jelasnya.

Baca Juga:  Jajaki Kerja Sama Strategis, DPRD Jabar Sambut Hangat Delegasi Kongres Tiongkok di Bandung

Meski demikian, ADPSI tetap menyatakan dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat. Buky menegaskan bahwa penguatan peran daerah justru akan mempercepat pencapaian agenda nasional.

“Semangat ini sejalan dengan komitmen kami mendukung penuh program prioritas nasional, termasuk Asta Cita. Dengan penguatan peran daerah sebagai ujung tombak pelayanan, manfaat pembangunan bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Usulan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dan DPR RI dalam menyusun kebijakan fiskal yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Buky Wibawa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.