Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Rabu, 28 Oktober 2026 21:43 WIB

Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 28 Oktober 2026 21:35 WIB

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 20:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ajang Putra Putri Disabilitas 2025: Panggung Kreativitas dan Budaya Sunda di Tengah Keterbatasan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 8 Juni 2025 18:00 WIB3 Mins Read
Ajang Putra Putri Disabilitas Kota Bandung dan Cimahi 2025 yang berlangsung penuh antusias di Aula SMKN 3 Bandung, Minggu (8/6/2025). Foto: (bukamata.id/ M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momentum berharga kembali terukir dalam ajang Putra Putri Disabilitas Kota Bandung dan Cimahi 2025 yang berlangsung penuh antusias di Aula SMKN 3 Bandung, Minggu (8/6/2025).

Dengan mengangkat tema “Disabilitas Berkarya, Budaya Sunda Bersinar”, kegiatan ini menjadi simbol apresiasi terhadap talenta luar biasa anak-anak disabilitas di bidang seni dan budaya lokal.

Kegiatan bergengsi ini merupakan sinergi antara Komisi X DPR RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Yayasan Humaniora Indonesia. Kehadiran Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifa Amaliah, turut memperkuat semangat acara lewat sambutan hangat dan motivasi bagi para finalis.

“Selamat kepada anak-anak luar biasa yang masuk Top 10. Kalian sudah berprestasi. Semoga ini menjadi pemicu untuk terus percaya diri dan semangat mengembangkan bakat,” ujar Ledia.

Baca Juga:  Tiket Ludes! Bandung Culture Run 2025 Siap Pecahkan Antusiasme Warga

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada tim juri yang telah menilai puluhan peserta dengan penuh ketelitian dan dedikasi.

“Saya sempat bicara dengan Teh Frida, salah satu juri, katanya sulit banget memilih karena semua bagus. Proses diskusinya bahkan lebih lama dari rapat di DPR!” canda Ledia disambut gelak tawa para hadirin.

Inklusi Budaya dan Hak Anak Disabilitas Jadi Prioritas

Dalam sambutannya, Ledia menegaskan bahwa acara ini bukan hanya wadah ekspresi seni, melainkan juga bentuk nyata dari pelaksanaan hak anak penyandang disabilitas, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Negara wajib hadir dan memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Pentingnya Budaya dalam Pembangunan Jawa Barat di HUT ke-80

Di sela acara, Ledia juga menyampaikan pandangannya bahwa pendekatan terhadap penyandang disabilitas harus menggunakan paradigma berbasis hak, bukan belas kasihan.

“Mereka bukan objek kasihan, mereka adalah subjek yang punya hak. Banyak dari mereka yang punya potensi luar biasa, bahkan sudah tampil di tingkat nasional dan internasional,” katanya penuh semangat.

Dedikasi Yayasan Humaniora untuk Seni dan Olahraga Disabilitas

Sementara itu, Ketua Yayasan Humaniora Indonesia, Marsudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan pendampingan kepada anak-anak disabilitas sejak 2016, terutama dalam olahraga dan kesenian.

“Alhamdulillah, kami sudah berhasil mengantarkan putra-putri disabilitas ke tingkat internasional, terutama di bidang olahraga. Kini kami berharap, bidang seni juga bisa mendapatkan penghargaan setara,” ujar Marsudi.

Baca Juga:  Alasan Lengkap Dedi Mulyadi Ubah Nama RSUD Al Ihsan Jadi Welas Asih

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berbagai pihak yang memungkinkan acara seperti ini berjalan sukses dan memberi ruang partisipatif bagi anak-anak disabilitas untuk unjuk kemampuan.

Simbol Perubahan Cara Pandang dan Pemberdayaan

Acara ini tidak sekadar seleksi talenta, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai inklusi sosial dan budaya, sekaligus membentuk persepsi baru tentang anak disabilitas.

Mereka bukan hanya mampu mengekspresikan diri melalui seni, tetapi juga menjadi duta budaya daerah, khususnya dalam memperkenalkan budaya Sunda ke masyarakat luas.

Ajang seperti ini mencerminkan kesungguhan semua pihak dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan, di mana setiap anak, tanpa kecuali, mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkarya, dan berprestasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.