Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Selasa, 27 Oktober 2026 20:43 WIB

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 20:29 WIB

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 20:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ajang Putra Putri Disabilitas 2025: Panggung Kreativitas dan Budaya Sunda di Tengah Keterbatasan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 8 Juni 2025 18:00 WIB3 Mins Read
Ajang Putra Putri Disabilitas Kota Bandung dan Cimahi 2025 yang berlangsung penuh antusias di Aula SMKN 3 Bandung, Minggu (8/6/2025). Foto: (bukamata.id/ M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momentum berharga kembali terukir dalam ajang Putra Putri Disabilitas Kota Bandung dan Cimahi 2025 yang berlangsung penuh antusias di Aula SMKN 3 Bandung, Minggu (8/6/2025).

Dengan mengangkat tema “Disabilitas Berkarya, Budaya Sunda Bersinar”, kegiatan ini menjadi simbol apresiasi terhadap talenta luar biasa anak-anak disabilitas di bidang seni dan budaya lokal.

Kegiatan bergengsi ini merupakan sinergi antara Komisi X DPR RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Yayasan Humaniora Indonesia. Kehadiran Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifa Amaliah, turut memperkuat semangat acara lewat sambutan hangat dan motivasi bagi para finalis.

“Selamat kepada anak-anak luar biasa yang masuk Top 10. Kalian sudah berprestasi. Semoga ini menjadi pemicu untuk terus percaya diri dan semangat mengembangkan bakat,” ujar Ledia.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Adab Budaya Sunda Ciptakan Harmoni Sosial

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada tim juri yang telah menilai puluhan peserta dengan penuh ketelitian dan dedikasi.

“Saya sempat bicara dengan Teh Frida, salah satu juri, katanya sulit banget memilih karena semua bagus. Proses diskusinya bahkan lebih lama dari rapat di DPR!” canda Ledia disambut gelak tawa para hadirin.

Inklusi Budaya dan Hak Anak Disabilitas Jadi Prioritas

Dalam sambutannya, Ledia menegaskan bahwa acara ini bukan hanya wadah ekspresi seni, melainkan juga bentuk nyata dari pelaksanaan hak anak penyandang disabilitas, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Negara wajib hadir dan memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” tegasnya.

Baca Juga:  Menelusuri Asal Usul Nama 'Sunda': Dari India Kuno hingga Tanah Pasundan

Di sela acara, Ledia juga menyampaikan pandangannya bahwa pendekatan terhadap penyandang disabilitas harus menggunakan paradigma berbasis hak, bukan belas kasihan.

“Mereka bukan objek kasihan, mereka adalah subjek yang punya hak. Banyak dari mereka yang punya potensi luar biasa, bahkan sudah tampil di tingkat nasional dan internasional,” katanya penuh semangat.

Dedikasi Yayasan Humaniora untuk Seni dan Olahraga Disabilitas

Sementara itu, Ketua Yayasan Humaniora Indonesia, Marsudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan pendampingan kepada anak-anak disabilitas sejak 2016, terutama dalam olahraga dan kesenian.

“Alhamdulillah, kami sudah berhasil mengantarkan putra-putri disabilitas ke tingkat internasional, terutama di bidang olahraga. Kini kami berharap, bidang seni juga bisa mendapatkan penghargaan setara,” ujar Marsudi.

Baca Juga:  bank bjb Dukung Penuh West Java Festival 2025: Wujud Harmoni Budaya dan Inovasi Digital

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berbagai pihak yang memungkinkan acara seperti ini berjalan sukses dan memberi ruang partisipatif bagi anak-anak disabilitas untuk unjuk kemampuan.

Simbol Perubahan Cara Pandang dan Pemberdayaan

Acara ini tidak sekadar seleksi talenta, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai inklusi sosial dan budaya, sekaligus membentuk persepsi baru tentang anak disabilitas.

Mereka bukan hanya mampu mengekspresikan diri melalui seni, tetapi juga menjadi duta budaya daerah, khususnya dalam memperkenalkan budaya Sunda ke masyarakat luas.

Ajang seperti ini mencerminkan kesungguhan semua pihak dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan, di mana setiap anak, tanpa kecuali, mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkarya, dan berprestasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.