Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Rabu, 21 Oktober 2026 17:29 WIB

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Rabu, 21 Oktober 2026 17:03 WIB

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Rabu, 21 Oktober 2026 17:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
  • Dewa United Gusur Pesaing dan Puncaki Klasemen Super League, Persijap Makin Terpuruk
  • Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi ‘Indonesia Gelap’ di Bandung, Mahasiswa Kritik Efisiensi Anggaran Sektor Pendidikan

By Putra JuangSenin, 17 Februari 2025 18:33 WIB2 Mins Read
Aksi Indonesia Gelap di depan gedung DPRD Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (17/2/2025).

Unjuk rasa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ ini, dihadiri mahasiswa dari kampus-kampus di Bandung Raya. Antara lain Universitas Pasunda (Unpas), Universitas Padjadjran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan lainnya.

Dalam aksinya, mereka mengkritik kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto terkait dengan efisiensi anggaran.

Massa Aksi dari Unpas, Raka Al Ghifari mengatakan, salah satu tuntutan dalam aksi Indonesia Gelap ini adalah meminta pemerintah untuk merevisi kebijakan efisiensi anggaran dan menaikkan anggaran pendidikan.

Baca Juga:  Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani

Pihaknya memandang, Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran tidak mempriotiskan kepentingan rakyat terkait pendidikan.

“Kami menuntut segera selesaikan masalah pendidikan di Indonesia, dimana Prabowo Subianto bersama para kabinetnya tidak mementingkan kepentingan rakyat terkait pendidikan,” ucap Raka.

“Pendidikan merupakan hal fundamental yang perlu diperhatikan oleh kita semua sebagai masyarakat, sebagai mahasiswa, sebagai rakyat Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 28 April 2025, Cek Lokasinya

Raka juga menyangyangkan kebijakan Prabowo Subianto yang hanya mementingkan program makan bergizi gratis (MBG).

“Prabowo yang lebih mementingkan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hari ini secara prasarana sudah cacat,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mendesak pemerintahan Prabowo Subianto untuk menyelesaikan permasalahan pendidikan yang tidak pernah selesai sejak era Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga:  Jeritan Mahasiswa: Di Mana Janji 19 Juta Lapangan Kerja dari Wapres Gibran?

“Melihat 10 tahun ke belakang masa rezim Jokowi masalah pendidikan tidak pernah selesai, Prabowo Subianto harus bisa menyelesaikan masalah pendidikan sekarang juga,” katanya.

Sementara, Plt. Ketua Bem Kema Unpad, Rhido Anwari Aripin mengatakan, ada beberapa inti tuntutan yang disampaikan pada aksi hari ini.

“Kami menyatakan sikap dengan tegas dan menuntut pemerintah untuk dapat menyadari dan membenahi permasalahan yang ada,” ujar Rhido.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

efisiensi anggaran Kota Bandung mahasiswa Prabowo Subianto unjuk rasa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.