Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Rabu, 29 Juli 2026 10:34 WIB

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

ALDO Buyback Rp10 M, Targetkan Ekspansi ke AS dan Produk Ramah Lingkungan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 12 Juni 2025 20:30 WIB3 Mins Read
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback Rp10 miliar. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp10 miliar sebagai langkah strategis menjaga kestabilan harga saham di tengah dinamika industri. Rencana ini disampaikan dalam Public Expose yang digelar secara hybrid pada Kamis (12/6/2025) di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Direktur Utama ALDO, Herwanto Sutanto, menjelaskan bahwa meskipun tekanan nilai tukar dan penyesuaian harga jual menekan laba bersih, performa keuangan perusahaan tetap mencatatkan hasil positif. Hingga Mei 2025, total penjualan ALDO telah menembus angka Rp200 miliar, dengan target ambisius menutup tahun di atas Rp2 triliun.

“Top line semua naik, aset naik, equity naik. Tahun lalu kita tutup di Rp1,8 triliun, tahun ini targetnya tembus Rp2 triliun. Ini step baru buat kita,” ujar Herwanto.

Menurutnya, lonjakan kurs menjadi tantangan utama karena memicu kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, pasar domestik belum sepenuhnya mampu menyesuaikan harga jual. Meski begitu, Herwanto menyebut ekspansi ke pasar baru—terutama Amerika Serikat—akan menjadi kunci pertumbuhan sepanjang 2025.

“Sekarang kita mulai masuk ke hilir. Produknya sudah dikembangkan, dan kami punya kapasitas besar. Kalau penetrasi pasar Amerika berhasil, pertumbuhan bisa cukup signifikan,” tambahnya.

Transformasi Produk untuk Lingkungan dan UMKM

Sejak 2022, ALDO telah berfokus pada inovasi produk berbasis kertas sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan. Produk-produk seperti paper box, paper bag, paper cup, hingga hexawrap dan paper bowl kini menjadi bagian dari lini bisnis utama perusahaan.

Direktur ALDO, Willy Soesanto, menyebutkan bahwa pendekatan ini tidak hanya menjangkau satu sektor industri, melainkan melayani kebutuhan berbagai sektor, termasuk kayu, furnitur, hingga cat dan bahan kimia.

“Produk kami tidak hanya untuk satu industri, tapi multi-sektor: dari industri kayu, furniture, sampai cat. Kami juga punya Alfabond untuk lem, Alfacoat untuk bahan cat, dan Alfachem untuk bahan kimia lainnya,” jelasnya.

ALDO juga terus mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi pasar dan inovasi desain menjadi fokus agar kemasan tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik minat konsumen.

“Sekarang sudah banyak pelaku UMKM yang mulai meninggalkan sterofoam. Kita edukasi pasar, bahkan mendorong desain packaging yang lebih kreatif dan menarik konsumen,” tambah Willy.

Ke depan, ALDO menargetkan semua kemasan produksinya bebas dari lapisan plastik, sehingga lebih siap menembus pasar ekspor dan memenuhi standar keberlanjutan global.

Langkah Buyback untuk Jaga Kepercayaan Pasar

Buyback saham ALDO dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai 12 Juni 2025 hingga 11 Juni 2026. Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan. Direktur Keuangan ALDO, Kuswara, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional atau ekspansi bisnis yang tengah berjalan.

“Buyback ini langkah strategis menjaga kewajaran harga saham dan memperkuat kepercayaan pasar. Dengan posisi kas yang kuat, ini aman,” ungkap Kuswara.

Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan bisnis juga ditekankan oleh Komisaris ALDO, Meigi Sonnata Widjaja. Ia menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh tim internal menjadi kunci utama pencapaian perusahaan hingga saat ini.

“Kami sangat menghargai kolaborasi seluruh pihak. Ini jadi fondasi utama keberlanjutan bisnis ALDO ke depan,” tuturnya.

2025, Momentum Pertumbuhan Baru ALDO

Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, manajemen ALDO menatap 2025 sebagai tahun penting untuk pertumbuhan baru. Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan di berbagai aspek—baik finansial, ekspansi pasar, maupun kontribusi terhadap lingkungan dan sektor UMKM.

Dengan strategi yang adaptif dan berorientasi jangka panjang, ALDO optimis melanjutkan langkah sebagai pelopor kemasan ramah lingkungan dan mitra bisnis berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun pasar global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ALDO Buyback Saham Kabupaten Bandung Barat Pasar Amerika Serikat ramah lingkungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.