Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 20:08 WIB

Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung

Selasa, 27 Oktober 2026 19:54 WIB

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Selasa, 27 Oktober 2026 19:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

ALDO Buyback Rp10 M, Targetkan Ekspansi ke AS dan Produk Ramah Lingkungan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 12 Juni 2025 20:30 WIB3 Mins Read
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback Rp10 miliar. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp10 miliar sebagai langkah strategis menjaga kestabilan harga saham di tengah dinamika industri. Rencana ini disampaikan dalam Public Expose yang digelar secara hybrid pada Kamis (12/6/2025) di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Direktur Utama ALDO, Herwanto Sutanto, menjelaskan bahwa meskipun tekanan nilai tukar dan penyesuaian harga jual menekan laba bersih, performa keuangan perusahaan tetap mencatatkan hasil positif. Hingga Mei 2025, total penjualan ALDO telah menembus angka Rp200 miliar, dengan target ambisius menutup tahun di atas Rp2 triliun.

“Top line semua naik, aset naik, equity naik. Tahun lalu kita tutup di Rp1,8 triliun, tahun ini targetnya tembus Rp2 triliun. Ini step baru buat kita,” ujar Herwanto.

Menurutnya, lonjakan kurs menjadi tantangan utama karena memicu kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, pasar domestik belum sepenuhnya mampu menyesuaikan harga jual. Meski begitu, Herwanto menyebut ekspansi ke pasar baru—terutama Amerika Serikat—akan menjadi kunci pertumbuhan sepanjang 2025.

Baca Juga:  Aspal dan Beton 'Murahan', Jalan Ciputri Lembang Jadi Saksi Bisu Kualitas Pembangunan di KBB?

“Sekarang kita mulai masuk ke hilir. Produknya sudah dikembangkan, dan kami punya kapasitas besar. Kalau penetrasi pasar Amerika berhasil, pertumbuhan bisa cukup signifikan,” tambahnya.

Transformasi Produk untuk Lingkungan dan UMKM

Sejak 2022, ALDO telah berfokus pada inovasi produk berbasis kertas sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan. Produk-produk seperti paper box, paper bag, paper cup, hingga hexawrap dan paper bowl kini menjadi bagian dari lini bisnis utama perusahaan.

Direktur ALDO, Willy Soesanto, menyebutkan bahwa pendekatan ini tidak hanya menjangkau satu sektor industri, melainkan melayani kebutuhan berbagai sektor, termasuk kayu, furnitur, hingga cat dan bahan kimia.

“Produk kami tidak hanya untuk satu industri, tapi multi-sektor: dari industri kayu, furniture, sampai cat. Kami juga punya Alfabond untuk lem, Alfacoat untuk bahan cat, dan Alfachem untuk bahan kimia lainnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Iduladha 1446 H, Pemkab Bandung Barat Perkuat Pengawasan Kurban Lewat Juleha

ALDO juga terus mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi pasar dan inovasi desain menjadi fokus agar kemasan tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik minat konsumen.

“Sekarang sudah banyak pelaku UMKM yang mulai meninggalkan sterofoam. Kita edukasi pasar, bahkan mendorong desain packaging yang lebih kreatif dan menarik konsumen,” tambah Willy.

Ke depan, ALDO menargetkan semua kemasan produksinya bebas dari lapisan plastik, sehingga lebih siap menembus pasar ekspor dan memenuhi standar keberlanjutan global.

Langkah Buyback untuk Jaga Kepercayaan Pasar

Buyback saham ALDO dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai 12 Juni 2025 hingga 11 Juni 2026. Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan. Direktur Keuangan ALDO, Kuswara, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional atau ekspansi bisnis yang tengah berjalan.

“Buyback ini langkah strategis menjaga kewajaran harga saham dan memperkuat kepercayaan pasar. Dengan posisi kas yang kuat, ini aman,” ungkap Kuswara.

Baca Juga:  Ade Zakir Resmi Dilantik Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka KBB

Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan bisnis juga ditekankan oleh Komisaris ALDO, Meigi Sonnata Widjaja. Ia menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh tim internal menjadi kunci utama pencapaian perusahaan hingga saat ini.

“Kami sangat menghargai kolaborasi seluruh pihak. Ini jadi fondasi utama keberlanjutan bisnis ALDO ke depan,” tuturnya.

2025, Momentum Pertumbuhan Baru ALDO

Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, manajemen ALDO menatap 2025 sebagai tahun penting untuk pertumbuhan baru. Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan di berbagai aspek—baik finansial, ekspansi pasar, maupun kontribusi terhadap lingkungan dan sektor UMKM.

Dengan strategi yang adaptif dan berorientasi jangka panjang, ALDO optimis melanjutkan langkah sebagai pelopor kemasan ramah lingkungan dan mitra bisnis berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun pasar global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.