Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Adam Alis Sejajar dengan Cristiano Ronaldo! Masuk Nominasi AFC Magic Moments of the Season

Minggu, 7 Juni 2026 09:35 WIB

Belajar dari Shift Jaga, Mojang Bandung Ini Temukan Arti Disiplin dan Konsistensi

Minggu, 7 Juni 2026 09:02 WIB

Surga Dataran Tinggi Jabar: 10 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat untuk Liburan Seru

Minggu, 7 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Adam Alis Sejajar dengan Cristiano Ronaldo! Masuk Nominasi AFC Magic Moments of the Season
  • Belajar dari Shift Jaga, Mojang Bandung Ini Temukan Arti Disiplin dan Konsistensi
  • Surga Dataran Tinggi Jabar: 10 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat untuk Liburan Seru
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
  • Serbuan Hadiah Minggu Ini! Kode Redeem FF Terbaru 7 Juni 2026, Klaim Skin Weapon dan Diamond Gratis
  • Jadwal Piala AFF U-19 Besok Malam: Bentrok Sengit Indonesia vs Vietnam Penentu Juara Grup A
  • Tembus Row 3, Veda Ega Pratama Siap Tempur dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
  • Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

ALDO Buyback Rp10 M, Targetkan Ekspansi ke AS dan Produk Ramah Lingkungan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 12 Juni 2025 20:30 WIB3 Mins Read
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback Rp10 miliar. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp10 miliar sebagai langkah strategis menjaga kestabilan harga saham di tengah dinamika industri. Rencana ini disampaikan dalam Public Expose yang digelar secara hybrid pada Kamis (12/6/2025) di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Direktur Utama ALDO, Herwanto Sutanto, menjelaskan bahwa meskipun tekanan nilai tukar dan penyesuaian harga jual menekan laba bersih, performa keuangan perusahaan tetap mencatatkan hasil positif. Hingga Mei 2025, total penjualan ALDO telah menembus angka Rp200 miliar, dengan target ambisius menutup tahun di atas Rp2 triliun.

“Top line semua naik, aset naik, equity naik. Tahun lalu kita tutup di Rp1,8 triliun, tahun ini targetnya tembus Rp2 triliun. Ini step baru buat kita,” ujar Herwanto.

Menurutnya, lonjakan kurs menjadi tantangan utama karena memicu kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, pasar domestik belum sepenuhnya mampu menyesuaikan harga jual. Meski begitu, Herwanto menyebut ekspansi ke pasar baru—terutama Amerika Serikat—akan menjadi kunci pertumbuhan sepanjang 2025.

Baca Juga:  Dari Cemilan hingga Makanan Berat, Ini Dia 4 Kuliner Khas Bandung Barat

“Sekarang kita mulai masuk ke hilir. Produknya sudah dikembangkan, dan kami punya kapasitas besar. Kalau penetrasi pasar Amerika berhasil, pertumbuhan bisa cukup signifikan,” tambahnya.

Transformasi Produk untuk Lingkungan dan UMKM

Sejak 2022, ALDO telah berfokus pada inovasi produk berbasis kertas sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan. Produk-produk seperti paper box, paper bag, paper cup, hingga hexawrap dan paper bowl kini menjadi bagian dari lini bisnis utama perusahaan.

Direktur ALDO, Willy Soesanto, menyebutkan bahwa pendekatan ini tidak hanya menjangkau satu sektor industri, melainkan melayani kebutuhan berbagai sektor, termasuk kayu, furnitur, hingga cat dan bahan kimia.

“Produk kami tidak hanya untuk satu industri, tapi multi-sektor: dari industri kayu, furniture, sampai cat. Kami juga punya Alfabond untuk lem, Alfacoat untuk bahan cat, dan Alfachem untuk bahan kimia lainnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Kebakaran TPA Sarimukti Tinggal 50 Persen

ALDO juga terus mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi pasar dan inovasi desain menjadi fokus agar kemasan tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik minat konsumen.

“Sekarang sudah banyak pelaku UMKM yang mulai meninggalkan sterofoam. Kita edukasi pasar, bahkan mendorong desain packaging yang lebih kreatif dan menarik konsumen,” tambah Willy.

Ke depan, ALDO menargetkan semua kemasan produksinya bebas dari lapisan plastik, sehingga lebih siap menembus pasar ekspor dan memenuhi standar keberlanjutan global.

Langkah Buyback untuk Jaga Kepercayaan Pasar

Buyback saham ALDO dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai 12 Juni 2025 hingga 11 Juni 2026. Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan. Direktur Keuangan ALDO, Kuswara, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional atau ekspansi bisnis yang tengah berjalan.

“Buyback ini langkah strategis menjaga kewajaran harga saham dan memperkuat kepercayaan pasar. Dengan posisi kas yang kuat, ini aman,” ungkap Kuswara.

Baca Juga:  Viral! Sopir Ambulans di Bandung Barat Dihajar Pengendara Arogan

Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan bisnis juga ditekankan oleh Komisaris ALDO, Meigi Sonnata Widjaja. Ia menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh tim internal menjadi kunci utama pencapaian perusahaan hingga saat ini.

“Kami sangat menghargai kolaborasi seluruh pihak. Ini jadi fondasi utama keberlanjutan bisnis ALDO ke depan,” tuturnya.

2025, Momentum Pertumbuhan Baru ALDO

Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, manajemen ALDO menatap 2025 sebagai tahun penting untuk pertumbuhan baru. Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan di berbagai aspek—baik finansial, ekspansi pasar, maupun kontribusi terhadap lingkungan dan sektor UMKM.

Dengan strategi yang adaptif dan berorientasi jangka panjang, ALDO optimis melanjutkan langkah sebagai pelopor kemasan ramah lingkungan dan mitra bisnis berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun pasar global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ALDO Buyback Saham Kabupaten Bandung Barat Pasar Amerika Serikat ramah lingkungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD

Buntut Narasi Jabar Barbar dan Intoleran, Koalisi Advokat Sunda Seret Abu Janda ke Polisi

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.