bukamata.id – Partai Hanura Jawa Barat mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang digelar di Hotel Horison, Kota Bandung.
Forum ini menjadi momentum evaluasi internal sekaligus penyusunan strategi kebangkitan partai di Jawa Barat.
Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Partai Hanura, Dian Rahadian, menyebut Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat provinsi dengan empat agenda utama yang akan dibahas.
“Pertama, terkait penilaian terhadap LPJ kepengurusan DPD lima tahun ke belakang. Kedua, menyusun program kerja bagaimana di 2029 ini Partai Hanura kembali mendapatkan kursi di DPR RI, DPR Provinsi, maupun DPR Kota/Kabupaten,” ujarnya usai Pembukaan Musda ke-IV DPD Partai Hanura Jawa Barat pada Selasa (28/4/2026)
Selain itu, agenda Musda juga mencakup pemilihan ketua DPD untuk lima tahun ke depan, serta penyusunan program strategis yang selaras dengan kebijakan DPP.
“Keempat, kemudian menyusun program-program strategis yang tentunya harus sinergis antara program dari DPP dengan program di tingkat provinsi,” katanya.
Dian mengakui, secara elektoral Hanura saat ini memiliki kekuatan cukup baik di luar Pulau Jawa. Namun, lemahnya basis suara di wilayah Jawa menjadi tantangan besar yang harus segera dibenahi.
“Faktanya memang hari ini Hanura di luar Jawa itu luar biasa. Hampir seluruh provinsi punya kursi, bahkan punya fraksi. Tapi ketika luar Jawa baik, sementara Jawanya hancur karena suara kebanyakan ada di Jawa, maka suara Hanura tidak naik,” ungkapnya.
Karena itu, DPP Hanura disebut akan memfokuskan konsolidasi di provinsi-provinsi strategis Pulau Jawa seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Yogyakarta.
Menurut Dian, target jangka pendek Hanura Jabar bukan semata soal kursi, melainkan memperkuat infrastruktur partai hingga ke akar rumput.
“Partai Hanura dalam hitungan bulan itu harus ada di 627 kecamatan se-Jawa Barat. Itu saja dulu sebelum kita melakukan hal lain. Struktur dulu yang kita kuatkan hingga ke tingkat basis,” tegasnya.
Terkait kepengurusan baru, Dian mengatakan pihaknya belum akan melakukan pelantikan dalam waktu dekat. Fokus utama saat ini adalah menyusun tim yang solid dan mampu merangkul seluruh potensi politik di Jawa Barat.
“Kita nanti akan menyusun sebuah kabinet yang kuat, solid, yang akan merangkul segala potensi yang ada di Jawa Barat,” pungkasnya.
Musda ke-IV Hanura Jawa Barat ini menjadi sinyal awal konsolidasi partai menjelang kontestasi politik 2029, dengan target membangun kembali kekuatan di wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara nasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









