Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Minggu, 30 Agustus 2026 20:03 WIB

Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini

Minggu, 30 Agustus 2026 19:29 WIB

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

Minggu, 30 Agustus 2026 18:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut
  • Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini
  • Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP
  • 143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan
  • Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu
  • LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!
  • Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!
  • Sandy Walsh dan 2 Pemain Persib Resmi Absen, Begini Siasat Igor Tolic Lawan Manila Digger
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Amerika Join War, Serangan Udara Besar-besaran Hantam Nuklir Iran

By SusanaMinggu, 22 Juni 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Presiden AS, Donald Trump. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak setelah Presiden Donald Trump memerintahkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah situs nuklir strategis milik Iran pada 21 Juni 2025 pukul 02.30 waktu setempat.

Serangan mendadak ini melibatkan jet siluman B-2 Spirit, rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal selam AS, serta armada pesawat tempur pendukung lainnya. Tiga target utama yang diserang adalah:

  • Fasilitas pengayaan uranium Fordow dekat Qom
  • Kompleks nuklir Natanz
  • Pusat riset nuklir Isfahan

Ketiganya dikenal sebagai inti dari program nuklir Iran yang selama ini menjadi sorotan dan kekhawatiran komunitas internasional.

Trump: Serangan Ini Bukan Awal Perang

Baca Juga:  DEN Ingatkan Indonesia Hadapi Potensi Perubahan Kebijakan Ekonomi Donald Trump

Dalam pidato resminya usai operasi militer, Presiden Donald Trump menyebut serangan ini sebagai langkah “pencegahan yang spektakuler” untuk menghentikan ambisi nuklir Iran.

“Fordow kini benar-benar hancur total. Kami bertindak agar dunia tidak menghadapi ancaman senjata nuklir di masa depan,” ujar Trump.

Ia menegaskan bahwa serangan ini bukanlah deklarasi perang, melainkan langkah strategis untuk menjaga perdamaian global.

Baca Juga:  Prabowo Setujui Kesepakatan Dagang Berani dengan Trump: Untung atau Buntung?

Iran Akui Serangan, Tapi Klaim Tidak Ada Radiasi

Pemerintah Iran melalui Atomic Energy Organization of Iran (AEOI) membenarkan adanya kerusakan di tiga fasilitas tersebut.

Namun mereka memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran radiasi maupun kontaminasi nuklir yang membahayakan warga sipil.

“Sistem pengendalian tetap berfungsi dengan baik. Tidak ada ancaman terhadap keselamatan publik,” ujar juru bicara AEOI.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) juga merilis pernyataan bahwa hingga kini belum ditemukan peningkatan radiasi di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Rincian 10 Tuntutan Iran ke Gedung Putih: Desak Pengakuan Hak Nuklir dan Penarikan Militer AS

Dunia Internasional Waspada, Iran Siap Balas

Meski belum merinci langkah selanjutnya, Iran secara terbuka menyatakan hak untuk melakukan pembalasan atas tindakan militer Amerika Serikat. Pemerintah di Teheran menyebut serangan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara mereka.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB dijadwalkan menggelar sidang darurat untuk membahas potensi krisis baru di Timur Tengah yang dikhawatirkan dapat meluas menjadi konflik regional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.