Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kunci Pertahanan Maung Bandung, Julio Cesar Resmi Bertahan di Persib

Kamis, 16 Juli 2026 19:28 WIB

Turis China vs Australia Ribut Demi Jaga Kebersihan Wisata Indonesia! Berakhir Basah Kuyup & Diusir?

Kamis, 16 Juli 2026 19:06 WIB

Igor Tolic Mulai Racik Taktik Persib, Serangan dan Pertahanan Jadi Sorotan Utama

Kamis, 16 Juli 2026 18:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kunci Pertahanan Maung Bandung, Julio Cesar Resmi Bertahan di Persib
  • Turis China vs Australia Ribut Demi Jaga Kebersihan Wisata Indonesia! Berakhir Basah Kuyup & Diusir?
  • Igor Tolic Mulai Racik Taktik Persib, Serangan dan Pertahanan Jadi Sorotan Utama
  • Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu
  • Bukan Sekadar Viral, Bakso Urat Pak Oboy Bukti Kuliner Klasik Bandung Tetap Dicintai
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Jam Tayang, dan Prediksi Juara
  • Jude Bellingham Buka Suara Soal Momen Adu Mulut dengan Lionel Messi
  • Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot

By SusanaSelasa, 26 Mei 2026 21:42 WIB3 Mins Read
Ilustrasi banjir. (Foto: Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (26/5/2026). Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandung Raya sejak dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

Akibat banjir Dayeuhkolot kali ini, ribuan warga terdampak dan ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Genangan air juga dilaporkan menghambat aktivitas masyarakat dan lalu lintas di beberapa titik kawasan terdampak.

Tiga Desa dan Satu Kelurahan Terendam Banjir

Berdasarkan data sementara dari pemerintah setempat, banjir merendam tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Dayeuhkolot. Wilayah terdampak meliputi:

  • Desa Dayeuhkolot
  • Desa Citeureup
  • Desa Cangkuang Wetan
  • Kelurahan Pasawahan

Luapan air dipicu tingginya intensitas hujan di kawasan Bandung Raya yang menyebabkan debit Sungai Citarum, Sungai Cipalasari, dan Sungai Cigede meningkat drastis hingga meluber ke area permukiman.

Baca Juga:  Banjir Bandung Raya Meluas! Warga Hilang Terseret Arus Masih dalam Pencarian

Beberapa akses jalan lingkungan dan ruas penghubung antarwilayah juga terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Ribuan Warga Dayeuhkolot Terdampak Banjir

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, mengungkapkan bahwa dampak banjir kali ini cukup luas dan menyasar ribuan warga.

Berdasarkan pendataan sementara, tercatat sebanyak 772 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.185 jiwa terdampak genangan banjir.

“Sebagian masyarakat telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini kami mencatat ada 61 keluarga dengan total 168 jiwa yang sudah berada di posko pengungsian,” ujar Asep pada Selasa (26/5/2026).

Warga yang rumahnya terendam memilih mengungsi karena khawatir debit air terus meningkat, terutama saat hujan kembali turun pada sore dan malam hari.

Lokasi Pengungsian Warga Banjir Dayeuhkolot

Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot bersama aparat desa telah menyiapkan sejumlah titik pengungsian darurat untuk warga terdampak banjir.

Baca Juga:  Status Tanggap Darurat Ditetapkan: Ribuan Warga Kabupaten Bandung Jadi Korban Banjir

Beberapa lokasi pengungsian yang digunakan antara lain:

  • Masjid Al-Ikhlas
  • Kantor Desa Dayeuhkolot
  • Area Desa Citeureup

Di lokasi pengungsian, warga mulai membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar untuk bertahan selama banjir belum surut.

Anak-anak, lansia, dan balita menjadi kelompok yang paling rentan terdampak akibat kondisi cuaca dingin dan keterbatasan fasilitas di pengungsian.

Logistik dan Peralatan Darurat Jadi Kebutuhan Mendesak

Pemerintah setempat menyebut kebutuhan logistik menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir Dayeuhkolot.

Beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan warga meliputi:

1. Makanan dan Kebutuhan Balita

Warga membutuhkan makanan siap saji, susu, serta makanan khusus balita untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

2. Air Bersih dan Perlengkapan Kebersihan

Ketersediaan air minum bersih, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan selimut sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan warga di pengungsian.

Baca Juga:  Banjir Rendam RS di Jonggol Bogor, Belasan Pasien Dievakuasi

3. Sembako dan Peralatan Penanganan Banjir

Selain sembako, petugas di lapangan juga membutuhkan pompa sedot air, karung, serta troli untuk mempercepat proses penanganan genangan.

Pemerintah daerah bersama relawan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kenaikan debit air susulan.

Banjir Dayeuhkolot Kembali Jadi Sorotan Tahunan

Banjir yang kembali melanda Dayeuhkolot menambah daftar panjang kawasan Bandung Selatan yang rutin terdampak luapan Sungai Citarum setiap musim hujan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir tahunan, mulai dari normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, hingga pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang lebih optimal.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih merendam sejumlah kawasan permukiman dan akses jalan di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bandung 2026 banjir bandung raya Banjir Dayeuhkolot banjir jawa barat banjir Kabupaten Bandung bencana alam Indonesia logistik pengungsi Sungai Cigede Sungai Cipalasari sungai citarum meluap update banjir terbaru warga mengungsi Dayeuhkolot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT

Krisis Industri Kapur Cipatat KBB, Operasi Tanpa Izin hingga Ancaman Bencana Longsor

Pencabulan

Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria

PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.