Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

Selasa, 26 Mei 2026 22:00 WIB

Rumor Transfer Mariano Peralta: Rebutan Persija dan Persib, Hingga Gestur Bojan Hodak yang Jadi Sorotan

Selasa, 26 Mei 2026 21:57 WIB

Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot

Selasa, 26 Mei 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Rumor Transfer Mariano Peralta: Rebutan Persija dan Persib, Hingga Gestur Bojan Hodak yang Jadi Sorotan
  • Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot
  • TikTok Memanas! Video ‘TKW Taiwan 3 vs 1’ Viral, Banyak Link Diduga Jebakan Digital
  • Kontrak Habis Akhir Mei, Empat Pemain Asing Persib Bersiap Angkat Kaki?
  • Rupiah Masih Tertekan di Level Rp17.790, Cek Kurs Dolar di Bank Hari Ini
  • Alam Indonesia di Ambang Kiamat? Satwa Langka Menjerit, Surga Wisata Dunia Kini Rata dengan Tanah!
  • Fenomena Viral TikTok ‘TKW Taiwan 3 Vs 1’, Netizen Berburu Link hingga Terancam Phishing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 26 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot

By SusanaSelasa, 26 Mei 2026 21:42 WIB3 Mins Read
Ilustrasi banjir. (Foto: Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (26/5/2026). Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandung Raya sejak dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

Akibat banjir Dayeuhkolot kali ini, ribuan warga terdampak dan ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Genangan air juga dilaporkan menghambat aktivitas masyarakat dan lalu lintas di beberapa titik kawasan terdampak.

Tiga Desa dan Satu Kelurahan Terendam Banjir

Berdasarkan data sementara dari pemerintah setempat, banjir merendam tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Dayeuhkolot. Wilayah terdampak meliputi:

  • Desa Dayeuhkolot
  • Desa Citeureup
  • Desa Cangkuang Wetan
  • Kelurahan Pasawahan

Luapan air dipicu tingginya intensitas hujan di kawasan Bandung Raya yang menyebabkan debit Sungai Citarum, Sungai Cipalasari, dan Sungai Cigede meningkat drastis hingga meluber ke area permukiman.

Baca Juga:  Bencana Meluas di Kabupaten Bandung: 9 Titik Dilaporkan, Puluhan Ribu Warga Terdampak

Beberapa akses jalan lingkungan dan ruas penghubung antarwilayah juga terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Ribuan Warga Dayeuhkolot Terdampak Banjir

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, mengungkapkan bahwa dampak banjir kali ini cukup luas dan menyasar ribuan warga.

Berdasarkan pendataan sementara, tercatat sebanyak 772 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.185 jiwa terdampak genangan banjir.

“Sebagian masyarakat telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini kami mencatat ada 61 keluarga dengan total 168 jiwa yang sudah berada di posko pengungsian,” ujar Asep pada Selasa (26/5/2026).

Warga yang rumahnya terendam memilih mengungsi karena khawatir debit air terus meningkat, terutama saat hujan kembali turun pada sore dan malam hari.

Lokasi Pengungsian Warga Banjir Dayeuhkolot

Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot bersama aparat desa telah menyiapkan sejumlah titik pengungsian darurat untuk warga terdampak banjir.

Baca Juga:  Banjir Dayeuhkolot Belum Surut Tiga Hari! 11 RW Terendam, Ribuan Warga Terdampak

Beberapa lokasi pengungsian yang digunakan antara lain:

  • Masjid Al-Ikhlas
  • Kantor Desa Dayeuhkolot
  • Area Desa Citeureup

Di lokasi pengungsian, warga mulai membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar untuk bertahan selama banjir belum surut.

Anak-anak, lansia, dan balita menjadi kelompok yang paling rentan terdampak akibat kondisi cuaca dingin dan keterbatasan fasilitas di pengungsian.

Logistik dan Peralatan Darurat Jadi Kebutuhan Mendesak

Pemerintah setempat menyebut kebutuhan logistik menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir Dayeuhkolot.

Beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan warga meliputi:

1. Makanan dan Kebutuhan Balita

Warga membutuhkan makanan siap saji, susu, serta makanan khusus balita untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

2. Air Bersih dan Perlengkapan Kebersihan

Ketersediaan air minum bersih, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan selimut sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan warga di pengungsian.

Baca Juga:  Citarum Meluap! Dayeuhkolot Tenggelam hingga 1,5 Meter

3. Sembako dan Peralatan Penanganan Banjir

Selain sembako, petugas di lapangan juga membutuhkan pompa sedot air, karung, serta troli untuk mempercepat proses penanganan genangan.

Pemerintah daerah bersama relawan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kenaikan debit air susulan.

Banjir Dayeuhkolot Kembali Jadi Sorotan Tahunan

Banjir yang kembali melanda Dayeuhkolot menambah daftar panjang kawasan Bandung Selatan yang rutin terdampak luapan Sungai Citarum setiap musim hujan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir tahunan, mulai dari normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, hingga pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang lebih optimal.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih merendam sejumlah kawasan permukiman dan akses jalan di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bandung 2026 banjir bandung raya Banjir Dayeuhkolot banjir jawa barat banjir Kabupaten Bandung bencana alam Indonesia logistik pengungsi Sungai Cigede Sungai Cipalasari sungai citarum meluap update banjir terbaru warga mengungsi Dayeuhkolot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

Rupiah Masih Tertekan di Level Rp17.790, Cek Kurs Dolar di Bank Hari Ini

Alam Indonesia di Ambang Kiamat? Satwa Langka Menjerit, Surga Wisata Dunia Kini Rata dengan Tanah!

Ilustrasi gempa

Gempa M 4,8 Guncang Jember: Getaran Terasa Hingga Malang dan Bali

Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI

ilustrasi bansos

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

Terpopuler
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Fenomena Video Guru Bahasa Inggris Viral 2026: Warganet Diburu Rasa Penasaran, Link Berbahaya Mengintai
  • Dulu Dipuja, Dokter Cantik Ini Kini Kurus Kering Digerogoti Penyakit Misterius? Ini Fakta Mengejutkannya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.