Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Rabu, 29 Juli 2026 10:34 WIB

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bangun Ekosistem Pelatihan Berkualitas, Disnaker Bandung Dorong Transformasi dan Akreditasi LPK

By Putra JuangSelasa, 19 Mei 2026 14:46 WIB3 Mins Read
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung memperkuat langkah transformasi lembaga pelatihan kerja (LPK) melalui percepatan akreditasi dan peningkatan kualitas instruktur guna memastikan pelatihan kerja yang lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan industri.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana meyakini, LPK memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan antara dunia pelatihan dan dunia kerja.

“LPK adalah penghubung utama antara pelatihan dan industri. Karena itu, kualitasnya harus benar-benar terjamin,” ujarnya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Metodologi bagi pengelola dan instruktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta di Hotel Oakwood, Selasa (19/5/2026).

Saat ini, terdapat lebih dari 200 LPK di Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, sebagian telah terakreditasi dan menunjukkan kualitas yang terus berkembang. Disnaker pun berkomitmen untuk mendorong lebih banyak LPK agar memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan.

Akreditasi LPK sendiri mencakup delapan standar utama, mulai dari aspek kelembagaan, tenaga pengajar, hingga sarana dan prasarana. Untuk mempercepat proses tersebut, Disnaker menghadirkan berbagai program pembinaan dan pelatihan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelatihan khusus bagi para instruktur atau pengajar LPK, terutama dalam penguatan metodologi pembelajaran. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan efektivitas proses pelatihan.

“Metodologi pengajaran menjadi kunci. Pelatih yang kompeten akan menghasilkan lulusan yang kompeten,” jelas Yayan.

Selain itu, Disnaker juga memberikan stimulus berupa dukungan infrastruktur pelatihan sebagai bagian dari pemenuhan standar akreditasi. Pendekatan ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan peran aktif LPK.

“Pemerintah hadir sebagai stimulan. Namun, LPK juga harus memiliki komitmen dan upaya mandiri untuk memenuhi standar,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Disnaker akan memberikan prioritas program kepada LPK yang telah terakreditasi. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas secara menyeluruh.

“LPK terakreditasi akan mendapatkan prioritas dalam berbagai program pelatihan. Ini menjadi motivasi bagi lembaga lain untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Disnaker juga terus memperkuat kolaborasi dengan LPK dalam penyaluran tenaga kerja, termasuk untuk peluang kerja di luar negeri. Melalui pendekatan baru, LPK berperan aktif dalam menyeleksi calon tenaga kerja yang memiliki kesiapan kompetensi, mental, dan komitmen.

“Kami ingin memastikan calon tenaga kerja benar-benar siap sebelum dilatih lebih lanjut, sehingga hasilnya optimal,” jelas Yayan.

Program pelatihan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang, juga terus dikembangkan sebagai bagian dari dukungan terhadap penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Tahun ini, Disnaker menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan secara bertahap.

Selain itu, Disnaker juga menjalankan program padat karya sebagai upaya memperluas kesempatan kerja jangka pendek bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Disnaker Kota Bandung optimistis mampu membangun ekosistem pelatihan kerja yang semakin berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sejahtera, dan mampu bersaing di tingkat global,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja, Rina Indrisari Nugraha mengatakan, Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada pengelola dan instruktur LPK terkait teknik dan strategi metodologi pengajaran yang efektif.

Selain itu, bimtek ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi instruktur dalam menyusun perangkat pembelajaran, menyampaikan materi secara sistematis, serta melakukan evaluasi hasil belajar sesuai standar nasional SKKNI.

Ia menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2026 yang berfokus pada peningkatan kualitas pelatihan kerja di Kota Bandung.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para instruktur mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Bimtek metodologi ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Mei 2026, dengan diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai LPK di Kota Bandung. (rob)**

Plh Kepala Diskominfo Kota Bandung

Andri Darusman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disnaker Bandung Kota Bandung lembaga pelatihan kerja LPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.