Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Streaming Indonesia vs Australia Semifinal AFF U19 2026: Nonton Gratis di TV Jam Berapa?

Kamis, 11 Juni 2026 10:00 WIB
Persib Bandung

Rumor Transfer Panas: Persib Tertarik Rekrut Tommaso Cassandro, Harganya Bikin Melongo

Kamis, 11 Juni 2026 09:52 WIB

Catat Waktunya! Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Banyak Jam Tayang Subuh

Kamis, 11 Juni 2026 08:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Streaming Indonesia vs Australia Semifinal AFF U19 2026: Nonton Gratis di TV Jam Berapa?
  • Rumor Transfer Panas: Persib Tertarik Rekrut Tommaso Cassandro, Harganya Bikin Melongo
  • Catat Waktunya! Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Banyak Jam Tayang Subuh
  • Identitas Terbongkar? Jejak Oknum Suporter yang Hina Beckham Putra, Siap-siap Diblacklist!
  • Alarm Merah Iklim: El Nino 2026 Diprediksi Pecahkan Rekor Terpanas Sepanjang Masa
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • PKH dan BPNT Tahap II 2026 Segera Cair, Cek Nama Anda Bisa Dapat Bantuan atau Tidak
  • Dicari Ribuan Orang! Link Telegram Cut Salwa Viral Jadi Sorotan, Netizen Diminta Lebih Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 11 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bangun Ekosistem Pelatihan Berkualitas, Disnaker Bandung Dorong Transformasi dan Akreditasi LPK

By Putra JuangSelasa, 19 Mei 2026 14:46 WIB3 Mins Read
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung memperkuat langkah transformasi lembaga pelatihan kerja (LPK) melalui percepatan akreditasi dan peningkatan kualitas instruktur guna memastikan pelatihan kerja yang lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan industri.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana meyakini, LPK memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan antara dunia pelatihan dan dunia kerja.

“LPK adalah penghubung utama antara pelatihan dan industri. Karena itu, kualitasnya harus benar-benar terjamin,” ujarnya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Metodologi bagi pengelola dan instruktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta di Hotel Oakwood, Selasa (19/5/2026).

Saat ini, terdapat lebih dari 200 LPK di Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, sebagian telah terakreditasi dan menunjukkan kualitas yang terus berkembang. Disnaker pun berkomitmen untuk mendorong lebih banyak LPK agar memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan.

Akreditasi LPK sendiri mencakup delapan standar utama, mulai dari aspek kelembagaan, tenaga pengajar, hingga sarana dan prasarana. Untuk mempercepat proses tersebut, Disnaker menghadirkan berbagai program pembinaan dan pelatihan.

Baca Juga:  Kebakaran TPA Sarimukti, 188 Truk Sampah Ditarik Kembali ke Kota Bandung

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelatihan khusus bagi para instruktur atau pengajar LPK, terutama dalam penguatan metodologi pembelajaran. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan efektivitas proses pelatihan.

“Metodologi pengajaran menjadi kunci. Pelatih yang kompeten akan menghasilkan lulusan yang kompeten,” jelas Yayan.

Selain itu, Disnaker juga memberikan stimulus berupa dukungan infrastruktur pelatihan sebagai bagian dari pemenuhan standar akreditasi. Pendekatan ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan peran aktif LPK.

“Pemerintah hadir sebagai stimulan. Namun, LPK juga harus memiliki komitmen dan upaya mandiri untuk memenuhi standar,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Disnaker akan memberikan prioritas program kepada LPK yang telah terakreditasi. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas secara menyeluruh.

“LPK terakreditasi akan mendapatkan prioritas dalam berbagai program pelatihan. Ini menjadi motivasi bagi lembaga lain untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Warga, Partai Perindo Salurkan Air Bersih di Antapani Bandung

Disnaker juga terus memperkuat kolaborasi dengan LPK dalam penyaluran tenaga kerja, termasuk untuk peluang kerja di luar negeri. Melalui pendekatan baru, LPK berperan aktif dalam menyeleksi calon tenaga kerja yang memiliki kesiapan kompetensi, mental, dan komitmen.

“Kami ingin memastikan calon tenaga kerja benar-benar siap sebelum dilatih lebih lanjut, sehingga hasilnya optimal,” jelas Yayan.

Program pelatihan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang, juga terus dikembangkan sebagai bagian dari dukungan terhadap penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Tahun ini, Disnaker menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan secara bertahap.

Selain itu, Disnaker juga menjalankan program padat karya sebagai upaya memperluas kesempatan kerja jangka pendek bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Disnaker Kota Bandung optimistis mampu membangun ekosistem pelatihan kerja yang semakin berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sejahtera, dan mampu bersaing di tingkat global,” ungkapnya.

Baca Juga:  Begini Tradisi Sederhana Pelatih Fisik Persib Rayakan Natal Bersama Keluarga

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja, Rina Indrisari Nugraha mengatakan, Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada pengelola dan instruktur LPK terkait teknik dan strategi metodologi pengajaran yang efektif.

Selain itu, bimtek ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi instruktur dalam menyusun perangkat pembelajaran, menyampaikan materi secara sistematis, serta melakukan evaluasi hasil belajar sesuai standar nasional SKKNI.

Ia menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2026 yang berfokus pada peningkatan kualitas pelatihan kerja di Kota Bandung.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para instruktur mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Bimtek metodologi ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Mei 2026, dengan diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai LPK di Kota Bandung. (rob)**

Plh Kepala Diskominfo Kota Bandung

Andri Darusman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disnaker Bandung Kota Bandung lembaga pelatihan kerja LPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

El Nino

Alarm Merah Iklim: El Nino 2026 Diprediksi Pecahkan Rekor Terpanas Sepanjang Masa

PKH dan BPNT Tahap II 2026 Segera Cair, Cek Nama Anda Bisa Dapat Bantuan atau Tidak

Kejagung Pelajari Permohonan JC Sony Sonjaya, Skandal Korupsi MBG Bakal Melebar?

Tragis! Kejar Layangan Putus, Lengan Bocah di Cimahi Tertembus Pagar Besi Runcing

Heboh! Selebgram Bandung Diduga Edarkan POD Getar, 35 Tersangka Diringkus Polisi

Kenaikan Pertamax Bikin Waswas, DPRD Jabar Sebut Daya Beli Masyarakat Terancam Tergerus

Terpopuler
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.