Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 6 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini, Klaim Skin Senjata dan Bundle Gratis

Kamis, 6 Agustus 2026 12:05 WIB

Beauty Warehouse Sale Makeupuccino Hadir di Cimahi, Diskon hingga 80 Persen dan Hadirkan 100 Ribu Produk Kecantikan

Kamis, 6 Agustus 2026 11:27 WIB
bansos beras

Panduan Lengkap Bantuan Beras 30 Kg Agustus 2026: Jadwal Penyaluran, Kriteria, dan Cara Cek Penerima

Kamis, 6 Agustus 2026 11:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 6 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini, Klaim Skin Senjata dan Bundle Gratis
  • Beauty Warehouse Sale Makeupuccino Hadir di Cimahi, Diskon hingga 80 Persen dan Hadirkan 100 Ribu Produk Kecantikan
  • Panduan Lengkap Bantuan Beras 30 Kg Agustus 2026: Jadwal Penyaluran, Kriteria, dan Cara Cek Penerima
  • Rancangan Anggaran Jabar 2027 Disepakati, DPRD Dorong APBD Lebih Transparan dan Efektif
  • PHK Massal PT Namnam Fashion Industries Jadi Alarm Industri Jawa Barat
  • Kejutan Bursa Transfer Persib: Sisa Satu Amunisi Anyar Diumumkan Saat Launching Skuad
  • BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit
  • Persib vs Persebaya: Jadwal, Jam Tayang, dan Link Live Streaming Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berapa Sih Gaji DPRD Jabar? Ini Rinciannya

By Aga GustianaSenin, 8 September 2025 07:57 WIB4 Mins Read
Rapat Paripurna DPRD Jabar
Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat. (Foto: DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Besaran gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat kembali menimbulkan perbincangan hangat di tengah masyarakat. Publik menyoroti angka fantastis yang diterima para wakil rakyat, di mana setiap anggota dewan bisa membawa pulang pendapatan hingga sekitar Rp90 juta per bulan. Dari berbagai pos tunjangan yang melekat, tunjangan perumahan menjadi salah satu yang paling banyak menyita perhatian.

Porsi APBD untuk Tunjangan Perumahan

Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, dana yang digelontorkan khusus untuk tunjangan perumahan DPRD Jabar mencapai Rp89,53 miliar. Anggaran ini berasal dari total belanja daerah sebesar Rp32,23 triliun.

Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya porsi APBD yang dialokasikan untuk menopang fasilitas dewan. Padahal, dana APBD sejatinya juga harus menopang berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga layanan dasar publik.

Rincian Gaji Pimpinan dan Anggota DPRD Jabar

Jika dirinci, besaran gaji dan tunjangan DPRD Jabar sangat bervariasi tergantung jabatannya. Untuk Ketua DPRD Jabar, komponen penghasilannya mencakup:

  • Gaji pokok Rp3 juta per bulan
  • Tunjangan jabatan Rp4,35 juta
  • Tunjangan komunikasi Rp21 juta
  • Tunjangan perumahan Rp71 juta
  • Tunjangan transportasi Rp17,5 juta
  • Jaminan kesehatan keluarga Rp4 juta

Jika ditotal, Ketua DPRD Jabar bisa menerima lebih dari Rp100 juta setiap bulannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jabar mendapatkan:

  • Gaji pokok Rp2,4 juta
  • Tunjangan perumahan Rp65 juta
  • Ditambah paket tunjangan lainnya yang membuat total pendapatan bulanannya hampir menyentuh Rp100 juta.

Sedangkan anggota biasa DPRD Jabar menerima:

  • Gaji pokok Rp2,25 juta
  • Tunjangan jabatan Rp3,26 juta
  • Tunjangan komunikasi Rp21 juta
  • Tunjangan perumahan Rp62 juta
  • Tunjangan transportasi Rp17,5 juta
  • Tunjangan reses dan jaminan kesehatan

Jika seluruh komponen dihitung, pendapatan mereka rata-rata berada di kisaran Rp90 jutaan per bulan.

Penjelasan Sekretaris DPRD Jabar

Meski angka tunjangan perumahan mencapai Rp62 juta per anggota, Sekretaris DPRD Jabar Dodi Sukmayana menegaskan bahwa jumlah tersebut bukanlah uang bersih yang langsung masuk ke rekening anggota dewan.

Menurutnya, terdapat potongan pajak progresif yang cukup besar, yakni sekitar 30 persen. “Kalau dilihat di atas kertas memang Rp62 juta. Tapi setelah dipotong pajak, yang diterima dewan hanya sekitar Rp44 juta,” jelas Dodi saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025).

Ia menambahkan, dasar penetapan tunjangan perumahan tidak dibuat sepihak oleh dewan, melainkan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017. Aturan tersebut memberikan kerangka hukum bagi pemberian tunjangan kepada anggota legislatif di seluruh daerah.

“Jadi, bukan keinginan dewan. Angka Rp62 juta itu muncul karena ada ketentuan dari pusat. Dengan pajak progresif, nilai bersihnya yang mereka terima hanya Rp44 juta,” katanya.

Nominal Bersih Take Home Pay

Jika digabungkan dengan gaji pokok dan tunjangan lain, Dodi menyebut jumlah akhir yang bisa dibawa pulang anggota DPRD Jabar berada di kisaran Rp90 jutaan per bulan. “Kalau dihitung secara keseluruhan, sekitar Rp90-an juta. Angkanya memang besar, tapi tidak sampai menembus Rp100 juta,” ujarnya.

Pernyataan ini ditujukan untuk merespons persepsi publik bahwa anggota dewan menerima uang tunai dalam jumlah besar tanpa potongan apa pun. Faktanya, ada komponen pajak dan aturan yang membatasi jumlah bersih yang mereka nikmati.

Tidak Ada Rencana Kenaikan

Di tengah sorotan publik, Dodi memastikan bahwa DPRD Jabar tidak memiliki rencana untuk menaikkan tunjangan perumahan maupun fasilitas lainnya. Menurutnya, kontroversi yang mencuat belakangan ini, terutama terkait kasus tunjangan perumahan DPR RI, menjadi bahan evaluasi penting bagi lembaga legislatif di tingkat daerah.

“Kami pastikan tidak ada niat untuk menaikkan tunjangan perumahan. Justru kami akan melakukan appraisal ulang, mungkin saja nilainya bisa diturunkan. Tapi yang jelas, tidak ada semangat untuk menaikkan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kenaikan tunjangan transportasi maupun fasilitas lainnya sudah dihentikan. “Kita stop semua rencana kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi. Itu sudah jadi keputusan,” tegas Dodi.

Publik Menunggu Langkah Nyata

Meski penjelasan teknis soal pajak progresif dan aturan pusat sudah disampaikan, polemik gaji DPRD Jabar tetap menjadi bahan diskusi masyarakat. Sebab, di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, pendapatan anggota dewan yang mencapai puluhan juta rupiah per bulan dianggap tidak sebanding dengan kesejahteraan rakyat.

Transparansi anggaran menjadi salah satu tuntutan publik agar pengeluaran APBD lebih berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Terlebih, dana Rp89,53 miliar yang dialokasikan hanya untuk tunjangan perumahan dianggap terlalu besar jika dibandingkan dengan kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, adanya wacana untuk meninjau kembali besaran tunjangan memberi harapan bahwa akan ada langkah konkret untuk menyeimbangkan kebutuhan dewan dan masyarakat. Bagaimanapun, DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat di daerah diharapkan lebih sensitif terhadap suara publik dan mampu menunjukkan komitmen nyata dalam mengutamakan kepentingan warga Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jawa Barat fasilitas DPRD gaji DPRD Jabar kontroversi gaji dewan pendapatan anggota dewan tunjangan perumahan DPRD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Beauty Warehouse Sale Makeupuccino Hadir di Cimahi, Diskon hingga 80 Persen dan Hadirkan 100 Ribu Produk Kecantikan

Rancangan Anggaran Jabar 2027 Disepakati, DPRD Dorong APBD Lebih Transparan dan Efektif

PHK Massal PT Namnam Fashion Industries Jadi Alarm Industri Jawa Barat

BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit

Pohon Gasibu Ditebang, Klaim Dedi Mulyadi soal Ukuran Berbeda dengan Data Visual

Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.