Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Saldo DANA Gratis 14 Juli 2026: Cara Mudah Cairkan Cuan Tanpa Ribet

Selasa, 14 Juli 2026 02:00 WIB

Update Kode Redeem FF Terbaru 14 Juli 2026: Segera Klaim Hadiah Eksklusifnya!

Selasa, 14 Juli 2026 01:00 WIB

Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara

Senin, 13 Juli 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo DANA Gratis 14 Juli 2026: Cara Mudah Cairkan Cuan Tanpa Ribet
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 14 Juli 2026: Segera Klaim Hadiah Eksklusifnya!
  • Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara
  • Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!
  • Statistik Top Skor Piala Dunia 2026: Dominasi Mbappé-Messi dan Ancaman Duo Inggris
  • Empat Raksasa Berebut Tiket Final! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
  • Misteri Kepergian Kepala SPPG Rancamulya 2, Ini 5 Fakta Penting yang Terungkap
  • Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Darurat Kekerasan Seksual Anak di Cianjur: 17 Kasus dalam 4 Bulan

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 20:51 WIB2 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabupaten Cianjur tengah menghadapi situasi darurat kekerasan seksual terhadap anak. Dalam kurun waktu empat bulan terakhir, sebanyak 17 kasus pencabulan dan pemerkosaan tengah ditangani oleh Polres Cianjur.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan bahwa dari total laporan tersebut, 11 merupakan kasus persetubuhan atau pemerkosaan, sementara 6 lainnya adalah kasus pencabulan anak. Yang mengkhawatirkan, sebagian besar pelaku merupakan orang dekat atau kenalan korban.

“Angka ini cukup tinggi untuk periode empat bulan, dan menunjukkan perlunya langkah antisipasi bersama oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Tono, Minggu (20/4/2025), dikutip dari Antara.

Berdasarkan data Polres Cianjur, sepanjang tahun 2024, total 77 kasus kekerasan seksual terhadap anak telah ditangani. Rinciannya: 60 kasus persetubuhan, 15 pencabulan, dan 2 kasus pemerkosaan. Pola yang sama terlihat—pelaku dan korban sering kali saling mengenal.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Umumkan Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Cianjur, Fix Bukan Anak Mantan Bupati

Salah satu kasus yang paling menghebohkan terjadi di Kecamatan Ciranjang, di mana seorang ayah kandung tega menyetubuhi anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Kasus ini memperlihatkan betapa rapuhnya perlindungan anak dalam lingkungan rumah sekalipun.

Baca Juga:  Aksi Nyata Kader Gerindra Jabar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi dan Cianjur

Untuk membantu para korban, pihak kepolisian telah memberikan pendampingan psikologis guna mengatasi trauma yang mereka alami.

“Kami ingin korban bisa kembali menjalani hidup dengan normal, mewujudkan cita-cita mereka tanpa dibayangi trauma,” ujar Tono.

Aktivis perlindungan perempuan dan anak di Cianjur, Tika Latifah, menyebut situasi ini sebagai kondisi darurat. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam upaya pencegahan dengan mendirikan posko laporan kekerasan di tingkat RT/RW.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

“Sebagian besar korban masih takut melapor karena stigma dan ancaman dari pelaku. Edukasi publik sangat penting agar korban berani bicara,” tegas Tika.

Menurutnya, pembatasan pergaulan bahkan dengan orang terdekat juga perlu menjadi perhatian. Selain itu, sosialisasi rutin di sekolah, lingkungan, dan keluarga wajib digalakkan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur darurat pelecehan seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!

Misteri Kepergian Kepala SPPG Rancamulya 2, Ini 5 Fakta Penting yang Terungkap

Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor

Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia

Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut

Heboh Bukit Ciwidey Memutih Bak Negeri Salju, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.