Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!

Kamis, 18 Juni 2026 12:02 WIB

Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg

Kamis, 18 Juni 2026 11:52 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium

Kamis, 18 Juni 2026 11:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!
  • Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium
  • Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya
  • Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto
  • Persib Bergerak Diam-Diam! Nama Jesé Rodriguez Muncul, Bobotoh Heboh
  • Ronaldo Pecahkan Rekor Dunia, Portugal Malah Gagal Menang di Piala Dunia 2026!
  • Menguak Duduk Perkara Kasus Hotel Sultan: Konflik 26 Tahun Pontjo Sutowo vs Negara yang Berakhir Eksekusi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisah Kelam Mantan Pemain Sirkus OCI: Dirantai, Disetrum, hingga Alami Kelumpuhan

By Aga GustianaKamis, 17 April 2025 10:29 WIB2 Mins Read
OCI
Sejumlah mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) audiensi dengan Kemenkum HAM. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mantan pemain sirkus dari Oriental Circus Indonesia (OCI) mengungkapkan kisah tragis yang mereka alami selama puluhan tahun bekerja di bawah naungan Taman Safari Indonesia. Dalam audiensi bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM, Mugiyanto, Selasa (15/4/2025), mereka membeberkan dugaan kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi sejak era 1970-an.

Kesaksian para korban dibagikan langsung oleh Mugiyanto melalui akun Instagram pribadinya, @mugiyanto.official, pada Rabu (16/4/2025), dan langsung menarik perhatian publik. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas bahwa para mantan pemain sirkus masih menyimpan trauma mendalam.

Salah satu kisah paling memilukan datang dari Butet, mantan pemain sirkus yang mengaku pernah dirantai dengan rantai gajah dan dijejali kotoran binatang selama masa kerjanya.

“Saya sampai dirantai kaki pakai rantai gajah. Pernah juga dijejali kotoran gajah,” ucap Butet mengenang peristiwa pahit itu.

Baca Juga:  Garuda Muda Siap Tampil Maksimal di Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto Panggil 34 Pemain

Baca Juga: Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Anak Butet, Fifi, turut membagikan kisah serupa. Ia mengaku tidak tahu siapa orang tuanya saat kecil karena tumbuh besar di lingkungan sirkus. Fifi baru menyadari bahwa Butet adalah ibunya ketika beranjak dewasa. Sayangnya, masa kecilnya diwarnai kekerasan.

“Saya disetrum di badan dan kelamin. Setelah itu saya jatuh lemas dan dipasung selama dua minggu,” cerita Fifi dengan suara lirih, sambil menitikkan air mata.

Baca Juga:  Dokter Tim Persib Ungkap Kondisi Terkini David, Rezaldi, Franca dan Febri

Kisah menyayat hati lainnya datang dari Ida Yani. Ia mengalami kelumpuhan seumur hidup akibat terjatuh saat atraksi Trapeze di Lampung. “Saya jatuh dari ketinggian 15 meter. Saat sadar, saya sudah patah tulang belakang dan harus hidup dengan kursi roda,” ungkap Ida sambil duduk di kursi roda.

Menanggapi kesaksian tersebut, Wamenkumham Mugiyanto menyatakan prihatin dan mengaku harus mendengar langsung agar ada kejelasan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi.

“Ada indikasi banyak kekerasan dan dugaan tindak pidana. Meski kejadian ini terjadi sebelum adanya Undang-Undang HAM pada 1999, bukan berarti tidak bisa diproses. KUHP sudah berlaku sejak kemerdekaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Jawa Barat dan DKI Jakarta Jadi Sarang Pemain Judol

Baca Juga: Polisi Tetapkan Dokter Kandungan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Garut

Sebagai tindak lanjut, Mugiyanto berencana memanggil pihak Taman Safari Indonesia. Sebab, berdasarkan pengakuan para korban, mereka bekerja dalam naungan institusi tersebut.

“Kami akan mengundang pihak Taman Safari untuk dimintai keterangan. Ini juga menyangkut rekomendasi Komnas HAM. Harapan kami, semua pihak dapat mematuhi prinsip-prinsip HAM,” tegasnya.

Mugiyanto juga membuka pintu bagi para korban untuk menempuh jalur hukum dan berjanji mendorong pemulihan hak-hak mereka. Kasus ini, kata dia, menjadi pengingat bahwa keadilan tak mengenal batas waktu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Oriental Circus Indonesia pemain sirkus Taman Safari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg

ilustrasi bansos

Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya

Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto

Menguak Duduk Perkara Kasus Hotel Sultan: Konflik 26 Tahun Pontjo Sutowo vs Negara yang Berakhir Eksekusi

Gara-gara Blunder Iklan Sensitif, Starbucks Tutup Seluruh Gerai di Negara Ini

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.