Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tangis Farhat Abbas Pecah saat Dengar Kesaksian Aldi: Saya Dipukul, Dibalsem, Ditendang

By Putra JuangSelasa, 30 Juli 2024 17:06 WIB2 Mins Read
Tangis Farhat Abbas Pecah saat Dengar Kesaksian Aldi. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kuasa hukum Saka Tatal, Farhat Abbas tak bisa menahan air matanya saat mendengar kesaksian Aldi Renaldi dalam sidang lanjutan peninjauan kembali (PK) Saka Tatal yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon, pada Selasa (30/7/2024).

Dalam sidang PK tersebut, Aldi Renaldi menjadi salah satu dari sembilan saksi fakta yang dihadirkan tim kuasa hukum Saka Tatal terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.

Tangis Farhat Abbas pecah saat mendengarkan langsung kesaksian atau cerita Aldi Renaldi bagaimana dirinya mendapatkan tindakan kekerasan saat ditangkap oleh polisi pada 2016 silam.

“Apa yang saudara ketahui tentang Saka Tatal?” tanya Farhat Abbas.

“Pas Saka Tatal disuruh beli bensin sama kakak saya tuh di batas kota. Abis beli bensin itu, motor disimpen di SMP 11. Setelah nyampe di SMP 11 itu ada polisi. Kita mau nyebrang, udah mau nyampe, motor masih jalan, udah ditangkep dan langsung dipukulin,” jawab Aldi.

“Itu tanggal berapa?,” tanya Farhat Abbas.

Baca Juga:  Sidang PK Saka Tatal, Liga Akbar Mengaku Tertekan saat BAP oleh Penyidik

“Kurang inget, tahun 2016,” jawab Aldi.

“Kamu dibawa ke kantor polisi?” tanya Farhat Abbas.

“Dibawa,” jawab Aldi.

“Apa yang terjadi di kantor polisi?” tanya Farhat Abbas.

“Langsung dipukulin,” jawab Aldi.

Farhat Abbas kemudian bertanya siapa polisi yang menangkap Aldi pada saat kejadian tersebut.

“Pak Rudiana sama rekan-rekannya,” jawab Aldi.

Baca Juga:  Ahli Pidana Mudzakkir: Pengajuan Permohonan PK Hak Terpidana, Tidak Boleh Dihalangi

“Tahu itu Rudiana dari mana?” tanya Farhat Abbas.

“Udah 2 minggu kejadian lihat Hp dan Tv gitu,” jawab Aldi.

Farhat Abbas juga bertanya terkait waktu penangkapan tersebut.

“Setengah 5 sore. Jadi masih kelihatan wajah,” jawab Aldi.

Aldi mengaku, dirinya langsung ditangkap tanpa adanya surat penangkapan atau pun penyelidikan.

“Ga ada (surat). Tau taunya langsung ditangkap aja semua. Nyampe di mobil dipukulin. Nyampe di polsek, saya turun disuruh jalan bebek dari gerbang. Banyak polisi pada baris disitu. Ada yang ditendang, ada yang dipukul, ada yang diinjek,” kata Aldi.

Aldi mengatakan, dirinya mendapatkan penyiksaan dari polisi hampir 6 jam.

“Setengah 6 (sore) udah dipukul sampe jam 12 malem masih dipukul,” akunya.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Saka Tatal Tambah 17 Halaman Novum di Sidang PK

“Bisa dipraktikan cara memukulnya?” tanya Farhat Abbas.

“Ya banyak sih kalau dipraktikin mah. Ada yang diinjek, ada yang dibalsem muka tuh. Ada yang mata dibalsem, semuanya dibalsem. Jadi mata ga bisa ngeliat. Polisi ganti sift, semua mukul,” jawab Aldi.

Mendengar kesaksian Aldi tersebut, Farhat Abbas terlihat tak bisa menahan tangisnya. Tampak dirinya mengambil sebuah tisu untuk mengusap air matanya.

“Apa yang dikatakan polisi saat memukul?” tanya Farhat Abbas.

“Suruh ngaku pak. ‘Kamu ngaku aja, kamu ngaku aja’. Tapi saya ga tau apa apa, jadi saya bilang terus ‘Ga tau ga tau’,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aldi Renaldi Farhat Abbas Saka Tatal Sidang PK Saka Tatal vina cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.