Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dipinjamkan Persib, Dion Markx Malah Meledak! 3 Laga Jadi Starter, Kini Dilirik Timnas

Jumat, 25 September 2026 14:04 WIB

Indonesia vs Singapura Malam Ini! Cek Prediksi Line Up dan Skor FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 25 September 2026 13:39 WIB

Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear

Jumat, 25 September 2026 13:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dipinjamkan Persib, Dion Markx Malah Meledak! 3 Laga Jadi Starter, Kini Dilirik Timnas
  • Indonesia vs Singapura Malam Ini! Cek Prediksi Line Up dan Skor FIFA ASEAN Cup 2026
  • Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear
  • Bocah Ajaib dari Papua! Kenalin Mikhayla, Wonderkid Skateboard Indonesia Jadi Atlet Termuda di Asian Games 2026
  • Misi Balas Dendam Dimulai: Jadwal Lengkap dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Bawa Nama Persib ke Garuda Muda, Nazriel Alfaro Siap Tempur di Timnas U20
  • Fakta-fakta Penemuan Mayat Pria Bertato di Tasikmalaya: Korban Sempat Dipukul Pakai Gitar
  • Emas Antam Mendadak Turun Rp15.000, Ini Daftar Harga Terbarunya Lengkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bersama Menhaj Saudi, Menag Bahas 3 Komponen untuk Peningkatan Layanan Jemaah Haji

By Putra JuangRabu, 15 Januari 2025 13:00 WIB3 Mins Read
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar bersama Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq F Al Rabiah. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq F Al Rabiah dalam kunjungannya ke Arab Saudi.

Menag Nasaruddin Umar mengatakan, ada tiga hal yang dibicarakan bersama Menhaj Tawfiq terkait upaya meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia.

“Pembicaraan kita itu tadi ada tiga komponen, dan itu semua dalam rangka meningkatkan layanan jemaah haji Indonesia,” ucap Menag di Jeddah, Rabu (15/1/2025).

Pertama, Menag meminta tambahan petugas haji. Menag menyebut, jemaah Indonesia menunggu sangat lama untuk bisa beribadah haji. Karenanya, banyak di antara mereka yang sudah lanjut usia (lansia).

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Ditjen PHU, jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas yang berhak melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 (sesuai urutan no porsi), jumlahnya lebih dari 42ribu.

Baca Juga:  Jemaah Haji Jangan Lakukan 6 Hal Ini di Tanah Suci Bila Tak Ingin Berurusan dengan Askar

Selain itu, ada sekitar 10ribu kuota prioritas yang juga dialokasikan bagi jemaah lansia pada musim haji tahun ini.

Sebagian dari jemaah lansia, ada juga yang punya keterbatasan. Untuk keberhasilan mereka dalam berhaji, harus ada pendamping. Sementara kuota petugas haji Indonesia saat ini hanya 2.210.

“Kalau kita hanya punya jumlah petugas seperti sekarang, satu pesawat rencananya hanya didampingi tiga petugas kloter (kelompok terbang). Bagaimana mungkin 400 orang atau 300 lebih, hanya dibimbing oleh tiga orang,” jelasnya.

“Belum lagi tadi pembagian gendernya laki-laki dan perempuan. Kan ga mungkin laki-laki melayani perempuan. Jadi harus ada. Ini poinnya yang laki-laki dan perempuan harus kita hitung kembali,” sambungnya.

Baca Juga:  Asal-Usul Ibadah Haji: Dari Seruan Nabi Ibrahim hingga Jejak Para Nabi

Terkait info pembatasan usia 90 tahun ke atas, Menag berharap yang dijadikan patokan bukan usia, tapi syarat istithaah. Sebab, banyak juga jemaah dengan usia 90 tahun ke atas tapi kondisi fisiknya sehat dan mampu beraktivitas.

Kedua, Menag melobi Menhaj Saudi agar para petugas dibebaskan dari biaya masuk Masyair (Arafah-Muzdalifah-Mina). Ketentuan ini kabarnya akan diberlakukan Saudi pada musim haji 1446 H.

“Kami sampaikan itu kalau bisa kita free of charge seperti tahun lalu,” ujarnya.

Ketiga, Menag menyampaikan skema Tanazul kepada Menteri Haji Saudi. Dijelaskan Menag, skema Tanazul adalah memberi kesempatan kepada jemaah yang tinggal di sekitar Jamarat, untuk kembali ke hotelnya (tidak menempati tenda di Mina), saat fase Mabit.

Mereka nantinya akan mengambil kesempatan Mabit di area sekitar jamarat. Setelah itu, mereka kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.

Baca Juga:  Salah Ucap atau Salah Tafsir soal Zakat? Warganet Tuntut Menag Mundur

“Skema ini akan mengurangi kepadatan di Mina. Jumlah jemaah haji Indonesia sangat banyak dan skema ini dirasa akan berpengaruh dalam mengurangi kepadatan,” ungkapnya.

Menag mengatakan bahwa banyak negara yang menilai manajemen penyelenggaraan haji Indonesia sangat baik. Karenanya, banyak negara yang datang untuk belajar bagaimana memanage haji di Indonesia.

Selain bertemu Menteri Haji dan Umrah, dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Menag juga berjumpa beberapa stakeholder penyedia layanan haji.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi karena telah merancang program perhajian dengan sangat baik. Saya kira ini juga menjadi obsesi pemerintah Indonesia agar penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ibadah haji jemaah haji Menag Nasaruddin Umar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear

Fakta-fakta Penemuan Mayat Pria Bertato di Tasikmalaya: Korban Sempat Dipukul Pakai Gitar

Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung

Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya

Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.