Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya

Jumat, 25 September 2026 06:00 WIB

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

Jumat, 25 September 2026 05:00 WIB

Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

Jumat, 25 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya
  • 15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya
  • Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba
  • 3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?
  • Menjelajah Kelezatan Kuliner Malam di Cirebon: 8 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris Paling Dicari
  • 10 Destinasi Wisata Hits di Cirebon, dari Spot Estetik hingga Wisata Sejarah
  • HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya
  • Dramatis! Indonesia Tumbangkan China 3-2, Emas Pertama Asian Games 2026 Akhirnya Datang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

By SusanaJumat, 25 September 2026 05:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bantuan sosial. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung membuka ruang sanggah bagi masyarakat yang mengalami perubahan status desil dalam Data Tunggal Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN).

Warga yang merasa perubahan atau kenaikan desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya dapat menyampaikan laporan untuk dilakukan verifikasi dan pemutakhiran data.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengatakan sekitar 15 ribu warga mengalami kenaikan desil. Sementara itu, sekitar 11 ribu warga tercatat mengalami penurunan desil dan kini masuk dalam proses pemutakhiran.

Perubahan status desil menjadi perhatian karena dapat berkaitan dengan kelayakan masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Oleh karena itu, warga yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat diminta segera menyampaikan sanggahan.

Baca Juga:  Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

“Bagi masyarakat yang mengalami lonjakan desil, silakan melapor. Kami terus lakukan pembenahan sesuai prosedurnya, agar bisa kembali sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujar Yorisa dalam keterangan resminya.

Cara Warga Bandung Mengajukan Sanggahan Desil

Warga yang merasa terjadi ketidaksesuaian data dapat menyampaikan laporan melalui kanal aduan daring atau mendatangi langsung kantor kelurahan maupun Puskesos.

Namun, laporan tersebut tidak otomatis membuat status desil berubah. Dinsos Kota Bandung akan mencatat pengaduan untuk selanjutnya diproses melalui mekanisme yang berlaku dan dilakukan verifikasi berdasarkan kondisi masyarakat di lapangan.

Baca Juga:  Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status

Artinya, pengajuan sanggah juga tidak serta-merta membuat bantuan sosial yang sebelumnya diterima langsung kembali.

Proses Verifikasi Data DTSEN Bisa Memakan Waktu 3 Bulan

Yorisa menjelaskan, proses pemutakhiran data mengikuti prosedur Badan Pusat Statistik (BPS) dengan waktu penanganan hingga tiga bulan.

Meski demikian, selesainya proses verifikasi tidak otomatis membuat desil warga turun ataupun memastikan bantuan sosial kembali diterima.

“Jadi SOP dari BPS-nya tiga bulan. Itu juga tidak menjamin langsung dapat atau langsung turun. Jadi, sesuai dengan kondisi riil nantinya,” katanya.

Baca Juga:  Kabar Baik! Bansos 2026 Mulai Cair Januari, PKH hingga BPNT Berlanjut

Dalam proses pemutakhiran DTSEN, Dinsos Kota Bandung terus berkoordinasi dengan BPS. Menurut Yorisa, BPS merupakan pihak yang menentukan status desil, sedangkan Dinsos tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan desil secara langsung.

Karena itu, masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data diminta aktif menyampaikan laporan agar kondisi sosial ekonomi mereka dapat diverifikasi sesuai keadaan sebenarnya.

Pemutakhiran tersebut diharapkan dapat membantu memastikan data penerima manfaat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat tercatat secara lebih akurat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bantuan sosial Bandung desil DTSEN Dinsos Kota Bandung DTSEN perubahan desil sanggah desil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Tanjakan Ekstrem Jembatan Bodogol Kembali Bikin Lalu Lintas Tersendat, Portal Belum Terpasang

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.