Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Tekankan Pentingnya Edukasi Masyarakat soal Kesiapsiagaan Bencana

By Putra JuangKamis, 23 Januari 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin melakukan kunjungan kerja ke Kantor BPBD Jabar. (Foto: Aji Baram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai resiliensi dan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Hal itu disampaikan Bey Machmudin saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (23/1/2025).

Bey juga mendorong agar sosialisasi dan simulasi kejadian bencana dilakukan secara lebih intensif.

“Edukasi sangat penting. Masyarakat harus lebih sering diedukasi, terutama mengenai ancaman hujan. Kadang-kadang, seperti yang terjadi di Cirebon, hujan tidak terjadi di lokasi, tetapi di hulu, seperti di Kuningan,” ucap Bey.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat harus selalu waspada karena bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bey meninjau berbagai fasilitas dan kondisi kantor yang berkelir oranye, serta melakukan silaturahmi dan diskusi dengan para pegawai mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam penanganan bencana.

Bey menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh awak BPBD Jabar yang selalu siap siaga dan responsif saat bencana terjadi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu. Saya melihat bahwa semua harus terkoordinasi dalam perangkat daerah. Saya yakin dengan kemampuan BPBD Jabar, dan pilihan saya tidak salah karena setiap kali ada bencana, kehadiran (seragam) warna oranye dari BPBD membuat masyarakat merasa tenang, artinya penanganan sudah dilakukan dengan baik,” terangnya.

Bey juga menilai bahwa koordinasi antara BPBD dengan pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder kebencanaan lainnya telah berjalan dengan baik.

Dia menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki BPBD Jabar, yang dinilai baik dan lengkap, serta telah dibekali pengetahuan yang memadai untuk menghadapi situasi bencana.

“Kita tahu bencana sering (terjadi) di Jawa Barat. Dari pengalaman di BPBD, mereka tidak hanya menolong, tetapi juga memahami aspek teknis seperti struktur tanah. Ini menunjukkan bahwa para punggawa BPBD telah dilengkapi dengan pengetahuan yang cukup,” katanya.

Bey juga mengatakan bahwa Kepala BNPB, Suharyanto memuji BPBD Jabar sebagai salah satu yang terbaik dalam penanganan bencana.

“Meskipun bencana tidak bisa diprediksi, kita harus memastikan bahwa respons terhadap bencana dilakukan dengan cepat. Kecepatan merespons adalah yang paling utama,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kalak BPBD Jabar, Anne Heramdianne Adnan, mengungkapkan bahwa unit kerja yang dipimpinnya tidak pernah libur.

“Kantor kami beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu. Selalu ada tim yang siap memantau potensi bencana dan menangani risiko yang mungkin terjadi di lapangan,” ucap Anne.

“Dengan kehadiran Bapak Bey Machmudin selama kurang lebih satu setengah tahun, BPBD semakin termotivasi untuk bergerak dalam penanganan bencana,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana Bey Machmudin BPBD Jabar edukasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.