Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BKPB Pemuda Pancasila Layangkan Surat Keberatan ke Yayasan RSA

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 17 Oktober 2024 15:03 WIB3 Mins Read
BKPB PP layangkan surat keberatan ke Yayasan RSA. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Jawa Barat melayangkan surat keberatan kepada Yayasan Rumah Sakit Advent (RSA) terkait sikap arogansi dan dugaan pelecehan marwah terhadap Ormas PP.

Dugaan pelecehan ini muncul usai pihak PP meminta agar bisa bertemu langsung dengan pimpinan Yayasan RSA, namun tidak pernah digubris. Pertemuan itu bertujuan untuk mengklarifikasi beberapa hal terkait masalah yang terjadi setahun lalu.

Ketua Pengurus Wilayah BKPB PP Jawa Barat, Rezal W. MBA memaparkan kronologi kejadian tersebut. Di mana, kurang lebih setahun yang lalu pihaknya mendapatkan aduan dari polisi yang dilakukan oleh pihak Yayasan RSA.

“Kurang lebih setahun lalu, kami, ya, berlebihan jika dikatakan ditangkap. Tidak juga, tetapi ada aduan. Tiba-tiba, polisi datang dari Polsek yang saya lupa namanya, dan kami dipanggil ke rumah sakit. Mereka mengatakan ada aduan bahwa kami mau berdemonstrasi,” ujar Rezal usai menyerahkan surat keberatan ke yayasan RSA di Jl Cihampelas, Kota Bandung, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga:  Pemuda Pancasila Jabar Gelar Tabligh Akbar, Syukuri Kesuksesan 120 Kader Jadi Anggota Dewan

“Saya meminta klarifikasi, mereka meminta ini secara resmi, jadilah itu repot. Namun, karena mereka butuh, kami buatkan. Justru dengan surat resmi tersebut, kami merasa diabaikan. Itu yang pertama. Sebenarnya, kami hanya meminta penjelasan kenapa kami diadukan,” lanjutnya.

Sayangnya, pihak RSA tak kunjung merespons surat yang dilayangkan PP. Hal ini dinilai menjadi sebuah pelecehan terhadap marwah ormas tersebut.

“Kami menerima kabar bahwa rumah sakit tersebut tidak berkenan bertemu dengan Pemuda Pancasila, dan bagi saya itu merupakan pelecehan,” ungkap Rezal.

Baca Juga:  5 Anggota GRIB Jaya Ditangkap Buntut Penyerangan Kantor PP di Bandung

Bahkan, BKPB PP telah mengirimkan surat resmi sebanyak dua kali, namun tak kunjung diindahkan Yayasan RSA.

“Akhirnya kami keluar untuk melakukan unjuk rasa. Biasanya, unjuk rasa seminggu selesai, tetapi saya sengaja membuat interval sekitar satu bulan dengan harapan ada gerakan,” katanya.

“Pada minggu ketiga, kami datang lagi. Saat itu, kami melihat ada indikasi yang kurang baik, dan terjadi insiden yang cukup ribut. Akhirnya, Dr Alvin di rumah sakit menengahi dan kami sepakat untuk bertemu pada tanggal 16, dengan syarat membatalkan aksi. Kami pun membatalkan gerakan tersebut,” ujar Rezal melanjutkan.

Selang beberapa hari, tanda-tanda perdamaian pun tak kunjung datang. Malah pihak Yayasan RSA seakan menantang dengan munculnya surat penolakan tawaran kerjasama.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila 2025, Pemuda Pancasila Jabar Ajak Kader Jadi Pelopor Nilai Kebangsaan

“Komunikasi ini sepertinya ditutup. Yang pasti, terlepas dari asal-usul saya di bidang kesehatan, saya merasa setengah hati untuk bergerak karena rumah sakit seharusnya melayani masyarakat. Namun, kami tidak bisa mengabaikan organisasi yang saya pimpin. Kami sudah terlalu lama menunggu perjanjian ini. Sekarang posisi kami adalah menunggu, apakah mereka mau mengambil jalur A atau B,” tegas Rezal.

BKPB PP pun mengultimatum atas sikap arogansi Yayasan RSA tersebut yang dinilai sebagai suatu ekspresi kebencian dan melecehkan marwah ormas PP.

“Kami tidak akan berhenti mempertahan kan marwah kami. Karena marwah kami bukan sekedar slogan tetapi itu adalah komitmen kami bagi masyarakat, dan dilindungi UU di Indonesia,” tandasnya.

Editor: Aga Gustiana

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BKPB Pemuda Pancasila Yayasan RSA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.