Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi

Rabu, 10 Juni 2026 08:10 WIB

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 06:52 WIB
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPK IX Jabar Ajak Ratusan Siswa SMA Cintai Negeri Lewat Kegiatan Sakola Budaya

By SusanaJumat, 2 Agustus 2024 19:05 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX menggas kegiatan bertajuk ‘Kenali Budayamu Cintai Negerimu’ sebagai upaya meningkatkan internalisasi dan aktualisasi warisan budaya di Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, dari 23-25 Juli 2024, yang berlangsung di tiga lokasi yaitu Museum Konperensi Asia Afrika, Museum Sri Baduga, serta Pesantren Budaya Giri Harja di Jelekong.

Tak hanya itu, gelaran Sakola Budaya juga diisi oleh diskusi yang diikuti peserta sebanyak 117 dari 35 SMA/sederajat se-Jabar. Terlebih, sebagai penerus, mereka akan menjadi tonggak estafet kemajuan budaya di masa depan.

Hadir sebagai narasumber Arief Dwinanto yang mengangkat tema ‘Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan; Pengetahuan Tradisional’.

Dalam presentasinya ia membeberkan Pemajuan Kebudayaan yang tercantum dalam Pasal I, UU RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Baca Juga:  Dibalik Totopong Dedi Mulyadi, Kisah Pengrajin Sumedang Lestarikan Budaya Sunda

Dimana salah satunya diuraikan poin Pemajuan Kebudayaan adalah upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia ditengah peradaban dunia melalui Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan.

Secara rinci Arief memaparkan empat langkah strategis Pemajuan Budaya yaitu Perlindungan yakni upaya menjaga keberlanjutan kebudayaan yang dilakukan dengan cara inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan dan publikasi.

“Untuk pengembangan yaitu upaya menghidupkan ekosistem kebudayaan serta meningkatkan, memperkaya, dan menyebarluaskan kebudayaan,” paparnya dalam pembahasan.

Sedangkan untuk pemanfaatan, lanjutnya, upaya pendayagunaan objek pemajuan kebudayaan untuk menguatkan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan dalam mewujudkan tujuan nasional.

“Dan terakhir yaitu poin pembinaan, dimana upaya pemberdayaan sumber daya manusia kebudayaan, lembaga kebudayaan, dan pranata kebudayaan dalam meningkatkan dan memperluas peran aktif dan inisiatif masyarakat,” bebernya.

Baca Juga:  Dukung Festival Bojana 2024, bank bjb Ajak Generasi Muda Mencintai Budaya Indonesia

Disamping itu juga, ia menjelaskan terkait empat langkah strategis, perlindungan, pemanfaatan dan pembinaan, kesatuan upaya pemajuan kebudayaan.

“Diantaranya pengetahuan tradisional seperti kerajinan, busana, metode penyehatan, jamu, makanan dan minuman tradisional serta lainnya. Selain itu juga pengetahuan membaca tanda alam untuk prediksi dan mitigasi bencana. Dan tidak lupa, pengetahuan lokal terkait makanan tradisional atau makanan dalam kebudayaan sunda,” tutur Arief.

“Terkait makanan kenapa penting, karena kita harus tahu terlebih dahulu makanan tradisional. Contohnya, di Sunda lalap itu merupakan daun-daunan. Dimana ada sekitar 200 lebih jenis dan kita harus mendata apa saja jenis lalap,” katanya.

Baca Juga:  Mengulik Calung, Alat Musik Bambu yang Sarat Filosofi dan Kearifan Lokal

Dari situlah, ungkap Arief, kita dapat mengembangan lalap dari makanan tradisional atau ragam jenis panganan yang bisa dikembangkan.

“Misalnya saja, dari pengembangan tersebut dapat dijadikan penunjang ekonomi yaitu bisa dijual. Bahkan, dari sisi ekonomi petaninya serta sebagai identitas masakan Sunda. Kemudian, untuk pembinaannya,” imbuhnya.

Dengan hadirnya diskusi tersebut apalagi diikuti oleh ratusan pelajar, Arief berharap untuk generasi muda berawal dari mencatat pengetahuan tradisional yang dimiliki dalam keluarga.

“Hasilnya, bisa dideskripsikan di media sosial atau sesuai zamannya. Dari catatan itu ditambah dengan foto atau video diposting di medsos agar temen-teman atau lingkungan dapat informasi terkait budaya. Dan itu menjadi upaya pelestarian yang sudah dilakukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arief Dwinanto BPK IX Jabar budaya diskusi Sakola Budaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.