Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Selasa, 3 November 2026 12:24 WIB

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPK IX Jabar Ajak Ratusan Siswa SMA Cintai Negeri Lewat Kegiatan Sakola Budaya

By SusanaJumat, 2 Agustus 2024 19:05 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX menggas kegiatan bertajuk ‘Kenali Budayamu Cintai Negerimu’ sebagai upaya meningkatkan internalisasi dan aktualisasi warisan budaya di Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, dari 23-25 Juli 2024, yang berlangsung di tiga lokasi yaitu Museum Konperensi Asia Afrika, Museum Sri Baduga, serta Pesantren Budaya Giri Harja di Jelekong.

Tak hanya itu, gelaran Sakola Budaya juga diisi oleh diskusi yang diikuti peserta sebanyak 117 dari 35 SMA/sederajat se-Jabar. Terlebih, sebagai penerus, mereka akan menjadi tonggak estafet kemajuan budaya di masa depan.

Hadir sebagai narasumber Arief Dwinanto yang mengangkat tema ‘Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan; Pengetahuan Tradisional’.

Dalam presentasinya ia membeberkan Pemajuan Kebudayaan yang tercantum dalam Pasal I, UU RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Baca Juga:  Mengulik Calung, Alat Musik Bambu yang Sarat Filosofi dan Kearifan Lokal

Dimana salah satunya diuraikan poin Pemajuan Kebudayaan adalah upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia ditengah peradaban dunia melalui Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan.

Secara rinci Arief memaparkan empat langkah strategis Pemajuan Budaya yaitu Perlindungan yakni upaya menjaga keberlanjutan kebudayaan yang dilakukan dengan cara inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan dan publikasi.

“Untuk pengembangan yaitu upaya menghidupkan ekosistem kebudayaan serta meningkatkan, memperkaya, dan menyebarluaskan kebudayaan,” paparnya dalam pembahasan.

Sedangkan untuk pemanfaatan, lanjutnya, upaya pendayagunaan objek pemajuan kebudayaan untuk menguatkan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan dalam mewujudkan tujuan nasional.

“Dan terakhir yaitu poin pembinaan, dimana upaya pemberdayaan sumber daya manusia kebudayaan, lembaga kebudayaan, dan pranata kebudayaan dalam meningkatkan dan memperluas peran aktif dan inisiatif masyarakat,” bebernya.

Baca Juga:  Semarak Budaya 2025: Lestarikan Tradisi Lewat Festival Nasi Liwet

Disamping itu juga, ia menjelaskan terkait empat langkah strategis, perlindungan, pemanfaatan dan pembinaan, kesatuan upaya pemajuan kebudayaan.

“Diantaranya pengetahuan tradisional seperti kerajinan, busana, metode penyehatan, jamu, makanan dan minuman tradisional serta lainnya. Selain itu juga pengetahuan membaca tanda alam untuk prediksi dan mitigasi bencana. Dan tidak lupa, pengetahuan lokal terkait makanan tradisional atau makanan dalam kebudayaan sunda,” tutur Arief.

“Terkait makanan kenapa penting, karena kita harus tahu terlebih dahulu makanan tradisional. Contohnya, di Sunda lalap itu merupakan daun-daunan. Dimana ada sekitar 200 lebih jenis dan kita harus mendata apa saja jenis lalap,” katanya.

Baca Juga:  Drummer Legendaris Gilang Ramadhan Pulang Kampung, Siap Majukan Sumedang Lewat Budaya

Dari situlah, ungkap Arief, kita dapat mengembangan lalap dari makanan tradisional atau ragam jenis panganan yang bisa dikembangkan.

“Misalnya saja, dari pengembangan tersebut dapat dijadikan penunjang ekonomi yaitu bisa dijual. Bahkan, dari sisi ekonomi petaninya serta sebagai identitas masakan Sunda. Kemudian, untuk pembinaannya,” imbuhnya.

Dengan hadirnya diskusi tersebut apalagi diikuti oleh ratusan pelajar, Arief berharap untuk generasi muda berawal dari mencatat pengetahuan tradisional yang dimiliki dalam keluarga.

“Hasilnya, bisa dideskripsikan di media sosial atau sesuai zamannya. Dari catatan itu ditambah dengan foto atau video diposting di medsos agar temen-teman atau lingkungan dapat informasi terkait budaya. Dan itu menjadi upaya pelestarian yang sudah dilakukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.