Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misi Amankan Poin Penuh di SJH, Ini Jadwal Nonton dan Link Streaming Persib vs Persik Kediri

Sabtu, 17 Oktober 2026 09:40 WIB

Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!

Sabtu, 17 Oktober 2026 08:48 WIB

Dari Roti Jadul hingga Satai Berbumbu Oncom, Ini 5 Kuliner Unik di Cianjur

Sabtu, 17 Oktober 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misi Amankan Poin Penuh di SJH, Ini Jadwal Nonton dan Link Streaming Persib vs Persik Kediri
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Dari Roti Jadul hingga Satai Berbumbu Oncom, Ini 5 Kuliner Unik di Cianjur
  • BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui
  • Berburu Kuliner di Sukabumi, Ini 5 Tempat Makan yang Bisa Jadi Pilihan Bareng Keluarga
  • Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026
  • 7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan, Polda Jabar Tahan Bripda AA

By SusanaKamis, 26 Desember 2024 10:00 WIB2 Mins Read
Kasus dugaan penganiayaan yang dlakukan oknum anggota Polda Jabar. Foto: Instagram @infobandungkota.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Usai viral di media sosial, Polda Jawa Barat langsung menindak tegas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Bripda AA, anggota Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jabar, pada Rabu (25/12/2024).

Pernyataan ini disampaikan setelah laporan dari seorang wanita berinisial PLP yang mengungkapkan pengalaman kekerasan yang dialaminya. Kasus ini mencuat setelah PLP memposting di media sosial Instagram dan TikTok mengenai dugaan penganiayaan yang dilakukan Bripda AA sejak Maret hingga November 2024.

Pada 23 Desember 2024, PLP melapor ke Polresta Cirebon mengenai perlakuan kekerasan yang dialaminya, termasuk pemukulan, penjambakan, serta tindakan fisik lainnya yang mengakibatkan luka lebam pada tubuhnya. Pemeriksaan medis pun mengonfirmasi adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

Menanggapi hal ini, Kabid Propam Polda Jabar, Kombes Pol Adiwijaya, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Polri.

Baca Juga:  Cegah Kemacetan di Puncak Bogor, Polisi Bakal Terapkan Ganjil-Genap saat Libur Lebaran

“Kami tidak pernah mentolerir tindakan kekerasan, terutama yang melibatkan anggota Polri. Setiap pelanggaran akan diproses sesuai dengan aturan hukum dan kode etik yang berlaku,” tegasnya, dikutip dari Instagram @infobandungkota, Kamis (26/12/2024).

Baca Juga:  Jelang Big Match Persija vs Persib, Polda Jabar Siapkan Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat

Sebagai langkah awal, Bripda AA telah ditahan sejak 24 Desember 2024 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses penyidikan terkait pelanggaran disiplin dan kode etik Polri juga sedang berjalan.

Selain penahanan, Bripda AA juga menjalani pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan kondisinya stabil secara fisik dan mental.

Tuntutan dari pihak korban dan keluarga PLP pun jelas, mereka berharap proses hukum berjalan sesuai dengan perbuatan yang dilakukan Bripda AA.

Baca Juga:  Kronologi Insiden Iring-Iringan Pejabat Salip Mobil Sultan HB X di Yogyakarta

Untuk itu, Kabid Propam Polda Jabar memastikan bahwa penyelidikan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan menyeluruh.

“Kami akan memastikan kasus ini diusut tuntas. Beberapa langkah yang telah dan akan dilakukan antara lain klarifikasi terhadap korban dan saksi-saksi, pengumpulan bukti tambahan, serta pelaksanaan sidang etik dan disiplin untuk menentukan sanksi yang tepat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

penganiayaan Polda Jabar viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.