Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Kamis, 5 November 2026 18:29 WIB

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Kamis, 5 November 2026 17:20 WIB

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Kamis, 5 November 2026 17:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
  • Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Pelanggaran Netralitas ASN, Bawaslu Jabar Akan Luncurkan Peta Kerawanan Pilkada 2024

By Putra JuangRabu, 26 Juni 2024 15:56 WIB2 Mins Read
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat akan segera melaunching ‘Peta Kerawanan’ menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah mengatakan, hadirnya Peta Kerawanan tersebut untuk mewaspadai segala bentuk kecuranganan dalam tahapan Pilkada 2024. Salah satunya terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Karena seperti yang kita ketahui ketika berbicara kerawanan, Jabar ini juga termasuk rawan tinggi soal netralitas ASN. Kami pun, Bawaslu Provinsi Jawa Barat sebentar lagi dalam bulan Juli akan juga melaksanakan terkait launching Peta Kerawanan,” ucap Nuryamah di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga Nomor 25, Kota Bandung, Rabu (26/6/2024).

Ditanya soal daerah mana saja yang rawan kecurangan pada Pilkada 2024, Nuryamah belum bisa menjawabnya. Sebab, untuk mengetahui hal tersebut harus berdasarkan data.

Baca Juga:  Ada Chemistry, Demokrat dan PKB Kabupaten Bandung Sepakat Lanjutkan Koalisi di Pilkada 2024

“Karena ini kan kita tidak bisa berbicara dengan asumsi, kita harus by data, jadi saya belum bisa mengatakan kabupaten/kota mana saja yang merupakan rawan tinggi ASN, rawan tinggi money politik, rawan tinggi hoaks dan lain sebagainya,” katanya.

Namun berdasarkan data tahun sebelumnya, Kabupaten Bandung menjadi daerah paling rawan kecurangan. Sedangkan Jabar sendiri masuk peringkat keempat rawan kecurangan.

Baca Juga:  Ratusan Emak-emak Demo di Kantor KPU hingga Bawaslu Jabar, Minta Batalkan Hasil Pemilu

“Kalau tahun kemarin, rawan tingginya itu kan Kabupaten Bandung, tetapi secara keseluruhan di Provinsi Jawa Barat kita masuk rawan tinggi ke 4 dari seluruh segmen yang tadi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada para ASN yang akan maju dalam Pilkada 2024 untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Salah satunya mundur dari jabatannya minimal 40 hari sebelum pendaftaran resmi.

Menurut Nuryamah, hal ini sebagai upaya pencegahan juga pengawasan terjadi pelanggaran netralitas ASN.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Kolaborasi dengan Warga Awasi Kecurangan hingga Politik Uang di Hari Pencoblosan

“Kita sudah melakukan himbauan kepada seluruh Pj ataupun ASN yang mau ikut atau ada rencana untuk kontestasi di pemilihan ini. Kami sudah menyebarkan itu kepada seluruh Pj yang akan ikut serta didalamnya sudah kita sampaikan aturan mainnya,” terangnya.

Nuryamah memastikan, imbauan soal netralitas ASN sudah sering kali disampaikan Bawaslu Jabar.

“Kita juga sudah membuat imbauan kepada seluruh lapisan ASN untuk tetap menjaga netralitas dan independensi karena memang ASN ini diharamkan untuk memilih keberpihakan diperlihatkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar Pilkada 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya

Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.