Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Pelanggaran Netralitas ASN, Bawaslu Jabar Akan Luncurkan Peta Kerawanan Pilkada 2024

By Putra JuangRabu, 26 Juni 2024 15:56 WIB2 Mins Read
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat akan segera melaunching ‘Peta Kerawanan’ menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah mengatakan, hadirnya Peta Kerawanan tersebut untuk mewaspadai segala bentuk kecuranganan dalam tahapan Pilkada 2024. Salah satunya terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Karena seperti yang kita ketahui ketika berbicara kerawanan, Jabar ini juga termasuk rawan tinggi soal netralitas ASN. Kami pun, Bawaslu Provinsi Jawa Barat sebentar lagi dalam bulan Juli akan juga melaksanakan terkait launching Peta Kerawanan,” ucap Nuryamah di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga Nomor 25, Kota Bandung, Rabu (26/6/2024).

Ditanya soal daerah mana saja yang rawan kecurangan pada Pilkada 2024, Nuryamah belum bisa menjawabnya. Sebab, untuk mengetahui hal tersebut harus berdasarkan data.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar akan Panggil Satpol PP Garut yang Dukung Gibran

“Karena ini kan kita tidak bisa berbicara dengan asumsi, kita harus by data, jadi saya belum bisa mengatakan kabupaten/kota mana saja yang merupakan rawan tinggi ASN, rawan tinggi money politik, rawan tinggi hoaks dan lain sebagainya,” katanya.

Namun berdasarkan data tahun sebelumnya, Kabupaten Bandung menjadi daerah paling rawan kecurangan. Sedangkan Jabar sendiri masuk peringkat keempat rawan kecurangan.

Baca Juga:  Puluhan Ribu Data Pemilih Bermasalah, Bawaslu Jabar Minta KPU Daerah Tinjau Ulang Coklit

“Kalau tahun kemarin, rawan tingginya itu kan Kabupaten Bandung, tetapi secara keseluruhan di Provinsi Jawa Barat kita masuk rawan tinggi ke 4 dari seluruh segmen yang tadi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada para ASN yang akan maju dalam Pilkada 2024 untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Salah satunya mundur dari jabatannya minimal 40 hari sebelum pendaftaran resmi.

Menurut Nuryamah, hal ini sebagai upaya pencegahan juga pengawasan terjadi pelanggaran netralitas ASN.

Baca Juga:  Kerja Sama sebagai Sister Party, Golkar-PSI Jabar Bahas Persiapan Hadapi Pilkada 2024

“Kita sudah melakukan himbauan kepada seluruh Pj ataupun ASN yang mau ikut atau ada rencana untuk kontestasi di pemilihan ini. Kami sudah menyebarkan itu kepada seluruh Pj yang akan ikut serta didalamnya sudah kita sampaikan aturan mainnya,” terangnya.

Nuryamah memastikan, imbauan soal netralitas ASN sudah sering kali disampaikan Bawaslu Jabar.

“Kita juga sudah membuat imbauan kepada seluruh lapisan ASN untuk tetap menjaga netralitas dan independensi karena memang ASN ini diharamkan untuk memilih keberpihakan diperlihatkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar Pilkada 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.