Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Rabu, 15 Juli 2026 19:53 WIB

Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 18:05 WIB

Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 17:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi
  • Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal
  • Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia
  • Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum
  • Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil
  • Jadwal Cair PKH Juli 2026: Simak Prediksi Tanggal, Nominal, dan Cara Cek Status Terbaru
  • Kisah Marlina: Gagal Jadi Pramugari, Perempuan Sorong Pertama Ini Sukses Taklukkan Pesawat Raksasa Airbus A320
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cimindi Gabung Cimahi, Wali Kota Bandung: Mesti Ubah UU, Aceh Merdeka Aja Pernah Berhenti

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 23 Juni 2025 10:30 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menanggapi santai wacana penggabungan wilayah Cimindi yang secara geografis lebih dekat ke Kota Cimahi.

Farhan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk negosiasi lebih lanjut.

“Itu mah silakan dinegosiasikan dengan gubernur dan pemerintah pusat. Apapun keputusan mereka, kita akan bisa bicarakan itu,” ucap Farhan ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (23/6/2025).

Peluang Andir dan Perubahan Undang-Undang

Terkait kemungkinan wilayah Andir juga menjadi bagian dari Kota Cimahi, Farhan menegaskan bahwa hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Farhan menganalogikan bahwa pembicaraan mengenai perubahan wilayah bisa sangat luas, bahkan pernah ada pembicaraan tentang Aceh Merdeka yang pada akhirnya terhenti.

“Mesti mengubah undang-undang. Mangga weh, pembicaraan mah banyak bahkan pembicaraan Aceh Merdeka pernah, kan ereun (berhenti),” ungkapnya.

Diskursus Akademik yang Sah, Tapi Butuh Dasar Hukum Kuat

Farhan mengakui adanya diskusi antara Pemerintah Kota Bandung dan Cimahi mengenai hal ini.

Baca Juga:  Bupati/Wali Kota Mulai Beda Arah, Pakar Ingatkan Posisi Dedi Mulyadi dalam Otda

“Ya ada lah. Itu mah sebuah diskursus akademik yang sah-sah saja. Tidak ada yang salah dengan itu,” jelasnya.

Namun, Farhan menekankan bahwa setiap perubahan harus memiliki dasar hukum yang kuat dan mempertimbangkan realita politik yang ada, sebelum kemudian menyusul aspek budaya dan strategi ekonomi.

Farhan juga menyebutkan bahwa keinginan Kota Cimahi dan beberapa kota kecil lainnya untuk memperluas wilayah sempat dibicarakan di awal pemerintahan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

“Tapi kan kemudian kita tahu tidak semudah itu kemudian terjadi,” ujarnya.

Prinsip Kebangsaan dan Dampak Positif untuk Cimahi

Secara prinsip kebangsaan, Farhan menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak keberatan menyerahkan Andir, selama masih dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau menyerahkan Andir kepada Papua Nugini, tak ada masalah. Intinya jangan ribut, maksudnya santai,” candanya.

Baca Juga:  Sikapi Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Wacanakan Angkut Komunitas LGBT ke Barak Militer

Mengenai dampak positif jika salah satu wilayah Bandung dilepaskan, Farhan menjelaskan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi masalah seperti kemacetan di Bandung.

“Oh enggak, enggak. Masalah itu enggak ada yang turun,” sebutnya.

Menurutnya, dampak positif dari pelebaran wilayah tersebut akan lebih banyak dirasakan oleh Cimahi.

“Kalau kita mah hanya akan bersama berada dalam satu wilayah Bandung Raya. Karena Cimahi mah akan nama PBB,” tandasnya.

Untuk diketahui, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mendukung penataan batas wilayah Kota Cimahi yang sudah dilontarkan oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Hal tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk pengelolaan wilayah yang lebih baik.

“Mendukung. Saya termasuk Gubernur yang selalu datang pada setiap paripurna. Belum pernah saya ketinggalan di seluruh kabupaten/kota dan bertanya masalahnya apa dan harus dieksekusi dengan cepat,” ucap Desi usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-24 Kota Cimahi di Gedung DPRD Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga:  Siap Ramaikan Pilgub Jabar 2024, Ini Profil dan Karier Dedi Mulyadi di Dunia Politik

Dedi mengatakan, daerah di kawasan Bandung Raya perlu melakukan koordinasi terkait pembagian wilayah.

“Dalam waktu dekat akan digelar diskusi dan musyawarah antara Pemkot Cimahi dan Kota Bandung-Kabupaten Bandung-Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan pembagian wilayah. Misalnya, daerah ini di kabupaten ini ujung banget, tapi di Kota Cimahi adalah wajah. Harus bisa dibicarakan bekerja sama dengan Kabupaten Bandung, Kota Bandung, maupun Kabupaten Bandung Barat sehingga memungkinkan wilayah Cimahi bertambah dan penduduknya bertambah,” bebernya.

Menurut Dedi, hal itu dimungkinkan dalam rangka meningkatkan pengelolaan wilayah.

“Ini penting dilakukan agar daerah yang tidak terkelola dengan baik karena fiskal daerahnya memiliki keterbatasan bisa digarap oleh kota yang paling dekat. Toh, sama-sama Jawa Barat dalam kepentingan itu agar semua tertata terencana, dan terkelola,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Cimahi cimindi Dedi Mulyadi Muhammad Farhan Pemekaran Wilayah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil

Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang

Ilustrasi begal

Waspada! Aksi Begal di Bandung Makin Marak, Polisi Siapkan Skenario Keamanan Baru

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.