Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!

Selasa, 13 Oktober 2026 09:29 WIB

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Selasa, 13 Oktober 2026 09:17 WIB

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!
  • Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Sindir Parung Panjang Rusak Akibat Proyek Jakarta-Tangerang

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan kritik tajam terhadap kondisi infrastruktur di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, yang rusak parah akibat aktivitas distribusi material bangunan untuk proyek-proyek besar di Jakarta dan Tangerang. Tidak hanya soal kerusakan jalan, Dedi juga menyoroti meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kalangan warga sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Rapat Gubernur Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) di Jakarta pada Selasa (17/6/2025). Dalam forum itu turut hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni.

Menurut Dedi, wilayah Parung Panjang berperan penting dalam mendukung pembangunan ibu kota dan kawasan sekitarnya karena menjadi sumber utama material konstruksi. Namun ironisnya, daerah penghasil ini justru harus menanggung beban kerusakan.

“Tumbuh lah hotel-hotel, area perumahan mewah yang itu memberikan multiplier effect ekonomi bagi lingkungan, meningkatnya pendapatan pajak daerah. Tetapi Parung Panjang-nya mengalami problem. Problem-nya apa? Infrastrukturnya hancur total, masyarakatnya kena ISPA,” tegas Dedi.

Baca Juga:  Rafael Sitomorang Dukung Instruksi KDM Soal Transparansi Anggaran di Media Sosial

Ia mengungkapkan bahwa untuk membenahi kondisi jalan dan infrastruktur di Parung Panjang dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 triliun. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, akan melakukan perbaikan secara bertahap.

Baca Juga:  Kebijakan Efisiensi Dedi Mulyadi Dinilai Hambat Pemulihan Ekonomi Jawa Barat

Namun Dedi menegaskan, solusi jangka panjang tak bisa dilakukan sendirian. Ia meminta adanya kolaborasi antara Pemprov Jabar, DKI Jakarta, dan Banten agar dampak negatif pembangunan bisa diatasi bersama.

“Harus ada yang dibicarakan dengan Tangerang dan DKI. Pertumbuhan pembangunan yang terjadi di Jakarta yang melahirkan multiplier effect dan orang-orang kaya baru di bidang properti, itu melahirkan kemiskinan dan residu pembangunan berupa penderitaan bagi rakyat Jabar. Harus ada recovery yang dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Tanggapi Demo Penutupan Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi: yang Unjuk Rasa Siapa?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.