Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib

Kamis, 18 Juni 2026 20:04 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 19:45 WIB

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Kamis, 18 Juni 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras
  • Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

By Mulki AlbarKamis, 18 Juni 2026 19:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin dalam negara. Karena itu, ia mempersilakan masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan kritik dan aspirasi selama dilakukan secara terbuka dan konstruktif.

Hal tersebut disampaikan Dedi saat menanggapi gelombang aksi mahasiswa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah daerah, termasuk di Kota Bandung.

“Setiap orang punya kebebasan untuk mengekspresikan gagasannya, pikirannya, kritiknya di depan umum,” kata Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Menurut Dedi, pemerintah tidak mempermasalahkan aksi demonstrasi selama berlangsung tertib dan substansi tuntutan yang disampaikan bertujuan untuk memberikan masukan bagi perbaikan kebijakan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ultimatum Sekolah, Dilarang Jual LKS hingga Gelar Study Tour!

“Yang penting demonstrasinya berjalan dengan baik, tuntutannya disampaikan secara terbuka, kemudian juga konstruktif. Kita nggak ada problem,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Indonesia Darurat di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan mulai dari evaluasi program pemerintah, penurunan harga BBM, hingga pencabutan sejumlah regulasi yang dinilai bermasalah.

Baca Juga:  KDM Tunjuk Jari di Tengah Penyelidikan Korupsi Pemkot Bandung: Sampah dan Drainase Selesaikan

Menanggapi berbagai kritik yang disuarakan mahasiswa, Dedi menilai demonstrasi merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi dan telah menjadi bagian dari dinamika politik di Indonesia.

“Kan udah biasa ada demo,” katanya.

Meski demikian, Dedi berharap seluruh pihak dapat menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi yang berbasis argumentasi serta kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Tegas! KDM Ingatkan Sampah Pasar Caringin Wajib Diurus Mandiri

Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap berbagai masukan yang disampaikan masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk aksi demonstrasi di ruang publik.

Menurut Dedi, kebebasan berpendapat harus tetap dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, namun pada saat yang sama penyampaian aspirasi juga perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tujuan yang ingin dicapai dapat tersampaikan dengan baik.

“Kritik dan masukan itu penting. Yang utama disampaikan secara terbuka, baik, dan konstruktif,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEM SI Jawa Barat Dedi Mulyadi Demo mahasiswa Jawa Barat demonstrasi mahasiswa Bandung DPRD Jawa Barat indonesia darurat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan

Masuk Taman Tegalega Masih Berbayar Rp2.000, Farhan Kaji Opsi Gratis untuk Warga

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.