Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Rabu, 4 November 2026 06:00 WIB

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

By Mulki AlbarKamis, 18 Juni 2026 19:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin dalam negara. Karena itu, ia mempersilakan masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan kritik dan aspirasi selama dilakukan secara terbuka dan konstruktif.

Hal tersebut disampaikan Dedi saat menanggapi gelombang aksi mahasiswa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah daerah, termasuk di Kota Bandung.

“Setiap orang punya kebebasan untuk mengekspresikan gagasannya, pikirannya, kritiknya di depan umum,” kata Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Menurut Dedi, pemerintah tidak mempermasalahkan aksi demonstrasi selama berlangsung tertib dan substansi tuntutan yang disampaikan bertujuan untuk memberikan masukan bagi perbaikan kebijakan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Perantau Datang ke Jabar Tak Terhindarkan, Anak Muda Lokal Harus Siap Bersaing

“Yang penting demonstrasinya berjalan dengan baik, tuntutannya disampaikan secara terbuka, kemudian juga konstruktif. Kita nggak ada problem,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Indonesia Darurat di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan mulai dari evaluasi program pemerintah, penurunan harga BBM, hingga pencabutan sejumlah regulasi yang dinilai bermasalah.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Sebut Advokasi Sosial Jadi Kawah Candradimuka Calon Pemimpin Bangsa

Menanggapi berbagai kritik yang disuarakan mahasiswa, Dedi menilai demonstrasi merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi dan telah menjadi bagian dari dinamika politik di Indonesia.

“Kan udah biasa ada demo,” katanya.

Meski demikian, Dedi berharap seluruh pihak dapat menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi yang berbasis argumentasi serta kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Usai Penertiban 978 Warung, Jalur Wisata Ciater Kehilangan Terang dan Rasa Aman

Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap berbagai masukan yang disampaikan masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk aksi demonstrasi di ruang publik.

Menurut Dedi, kebebasan berpendapat harus tetap dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, namun pada saat yang sama penyampaian aspirasi juga perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tujuan yang ingin dicapai dapat tersampaikan dengan baik.

“Kritik dan masukan itu penting. Yang utama disampaikan secara terbuka, baik, dan konstruktif,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.