Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Selasa, 15 September 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efisiensi Anggaran Capai 5 Triliun, Ini Rencana Dedi Mulyadi

By SusanaSenin, 17 Februari 2025 16:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana strategisnya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran dan membangun infrastruktur yang mendukung kemajuan provinsi.

Berbicara mengenai efisiensi anggaran, Dedi mengatakan, bukan berarti mengurangi anggaran secara keseluruhan, melainkan mengurangi atau menghapus belanja-belanja yang dianggap tidak penting.

“Bicara efisiensi, yang dimaksud efisiensi itu bukan anggarannya yang dikecilkan, tetapi belanja-belanja yang dianggap tidak penting dikurangi bahkan dihapus,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (17/2/2025).

Dedi menjelaskan beberapa pos anggaran yang akan dipangkas, seperti perjalanan dinas yang dianggap tidak penting, pengeluaran untuk pakaian dinas, serta kegiatan seminar dan sosialisasi yang hanya bertujuan untuk menyerap anggaran.

Baca Juga:  Ketok Palu! DPRD Jabar Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Jadi Acuan Kebijakan Strategis Dedi Mulyadi

“Kegiatan-kegiatan lain yang bersifat konsumtif yang tidak melahirkan investasi masa depan Provinsi Jawa Barat juga akan dihapus,” tambahnya.

Dedi mengungkapkan bahwa pengurangan dan penghapusan belanja yang tidak produktif tersebut telah mencapai sekitar Rp 5 triliun, dengan harapan angka tersebut bisa meningkat menjadi Rp 5,5 triliun atau bahkan Rp 6 triliun.

Uang hasil pengurangan belanja tidak penting ini akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di Jabar. Dedi menyatakan bahwa fokus utama adalah memperbaiki dan memperlebar jalan provinsi, menyelesaikan jembatan yang berpotensi ambruk, serta membangun jembatan gantung di seluruh wilayah Jabar.

Baca Juga:  Jabar Tertinggi Investasi Nasional! Ini Jurus Orkestrasi Dedi Mulyadi di Forum APINDO

“Hal ini bertujuan untuk memastikan anak-anak sekolah tidak lagi mengalami kesulitan, seperti harus berenang untuk menuju sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menyatakan pentingnya membangun sarana irigasi untuk menunjang ketahanan pangan di provinsi tersebut.

“Tujuan utama kami adalah mengubah pola budaya masyarakat Jawa Barat dari masyarakat yang konsumtif menjadi lebih produktif,” ungkapnya.

Baca Juga:  Viral Emak-emak di Garut Pantau Aktivitas Galian dari Atas Bukit, Lapor ke Dedi Mulyadi

Selain itu, mantan Bupati Puwakarta dua periode itu pun ingin merubah pola birokrasi yang ada di Pemprov Jabar.

“Ini juga termasuk merubah pola perilaku birokrasi, dari birokrasi yang hanya menyerap anggaran menjadi birokrasi yang berinvestasi pada sumber daya manusia,” tandasnya.

Sebagai informasi, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan akan dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi efisiensi anggaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.