Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria berpakaian adat Jawa sedang tirakatan di malam 1 Suro, diiringi kirab pusaka dan barisan lilin, dengan latar gapura keraton.

Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui

Sabtu, 13 Juni 2026 20:06 WIB

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Sabtu, 13 Juni 2026 18:02 WIB

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Sabtu, 13 Juni 2026 17:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efisiensi Anggaran Capai 5 Triliun, Ini Rencana Dedi Mulyadi

By SusanaSenin, 17 Februari 2025 16:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana strategisnya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran dan membangun infrastruktur yang mendukung kemajuan provinsi.

Berbicara mengenai efisiensi anggaran, Dedi mengatakan, bukan berarti mengurangi anggaran secara keseluruhan, melainkan mengurangi atau menghapus belanja-belanja yang dianggap tidak penting.

“Bicara efisiensi, yang dimaksud efisiensi itu bukan anggarannya yang dikecilkan, tetapi belanja-belanja yang dianggap tidak penting dikurangi bahkan dihapus,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (17/2/2025).

Dedi menjelaskan beberapa pos anggaran yang akan dipangkas, seperti perjalanan dinas yang dianggap tidak penting, pengeluaran untuk pakaian dinas, serta kegiatan seminar dan sosialisasi yang hanya bertujuan untuk menyerap anggaran.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Larang PR, Minta Pembelajaran Diselesaikan di Sekolah

“Kegiatan-kegiatan lain yang bersifat konsumtif yang tidak melahirkan investasi masa depan Provinsi Jawa Barat juga akan dihapus,” tambahnya.

Dedi mengungkapkan bahwa pengurangan dan penghapusan belanja yang tidak produktif tersebut telah mencapai sekitar Rp 5 triliun, dengan harapan angka tersebut bisa meningkat menjadi Rp 5,5 triliun atau bahkan Rp 6 triliun.

Uang hasil pengurangan belanja tidak penting ini akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di Jabar. Dedi menyatakan bahwa fokus utama adalah memperbaiki dan memperlebar jalan provinsi, menyelesaikan jembatan yang berpotensi ambruk, serta membangun jembatan gantung di seluruh wilayah Jabar.

Baca Juga:  Bandung Raya Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi dan Bantuan Rp10 Juta per KK

“Hal ini bertujuan untuk memastikan anak-anak sekolah tidak lagi mengalami kesulitan, seperti harus berenang untuk menuju sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menyatakan pentingnya membangun sarana irigasi untuk menunjang ketahanan pangan di provinsi tersebut.

“Tujuan utama kami adalah mengubah pola budaya masyarakat Jawa Barat dari masyarakat yang konsumtif menjadi lebih produktif,” ungkapnya.

Baca Juga:  PMII Jabar 'Todong' DPRD: Bawa 36 Isu Krusial hingga Tuntut Dialog Langsung dengan Dedi Mulyadi

Selain itu, mantan Bupati Puwakarta dua periode itu pun ingin merubah pola birokrasi yang ada di Pemprov Jabar.

“Ini juga termasuk merubah pola perilaku birokrasi, dari birokrasi yang hanya menyerap anggaran menjadi birokrasi yang berinvestasi pada sumber daya manusia,” tandasnya.

Sebagai informasi, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan akan dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi efisiensi anggaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.