bukamata.id – Di balik dinamika panggung hiburan tanah air yang kerap diwarnai perselisihan sengit saat sepasang figur publik mengakhiri ikatan pernikahan, sebuah narasi tak biasa menyeruak dari pasangan ilusionis Demian Aditya dan praktisi spiritual Sara Wijayanto. Sepanjang 12 tahun membina rumah tangga sejak mengikat janji suci pada 22 Mei 2014, keduanya dikenal sebagai pasangan harmonis yang tak hanya berbagi ikatan domestik, melainkan juga bertumbuh sebagai rekan kreatif dalam berbagai proyek media digital.
Namun, kabar mengejutkan mengetuk ruang publik saat Pengadilan Agama Jakarta Selatan resmi mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Sara Wijayanto secara verstek pada Kamis (8/10/2026). Di tengah kabar perpisahan yang kerap memicu spekulasi liar di media sosial, ada satu hal unik yang justru menjadi sorotan utama netizen: kemesraan dan kehangatan rasa yang tampaknya tak surut sedikit pun di antara keduanya.
Meskipun secara hukum negara dan agama hubungan suami-istri tersebut telah berakhir, perasaan cinta yang mendalam seolah menolak untuk pudar. Fenomena ini nampak jelas dari interaksi manis sekaligus menggelitik ketika Demian kedapatan kerap “nimbrung” dan melontarkan komentar-komentar jahil di siaran langsung (live) TikTok milik sang mantan istri.
Sepakat Berpisah Baik-baik: “Saling Mencintai dalam Bentuk yang Lain”
Guna meredam simpang siur isu liar di jagat maya, Sara dan Demian memilih melangkah ke depan publik bersama-sama melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah khusus untuk para penggemar setia kanal YouTube mereka. Tidak ada sorot mata penuh kebencian, tidak ada saling tuding, maupun raut ketegangan yang biasa menghiasi perceraian selebritas.
Keduanya menegaskan bahwa perpisahan ini adalah buah dari diskusi panjang dan matang. Mereka memastikan dengan tegas bahwa keputusan ini steril dari tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun keterlibatan pihak ketiga.
“Ini adalah hal yang sebenarnya enggak mudah buat kami sampaikan, tapi harus disampaikan. Setelah melewati perjalanan yang panjang dan sudah dicoba, akhirnya aku dan Pak Dem memutuskan untuk berpisah secara baik-baik,” ujar Sara membuka penjelasan dengan nada tenang namun sarat emosi pada Kamis (8/10/2026).
Demian, yang berada di samping Sara, mengangguk menyetujui pernyataan tersebut. Pesulap yang kerap tampil di ajang internasional ini mengakui betapa sulitnya mengetuk palu keputusan akhir dalam hubungan yang telah terbangun belasan tahun.
“Ya ini sebenarnya bukan keputusan yang gampang, karena kita sudah beberapa kali mencoba, tapi intinya kita sepakat akhirnya berjalan masing-masing,” tutur Demian.
“Intinya, dengan perpisahan kita itu tidak ada yang namanya KDRT, tidak ada orang ketiga, dan juga tidak ada kekerasan dalam rumah tangga, yang intinya kami berdua memutuskan untuk berjalan masing-masing,” lanjut Demian menegaskan.
Yang paling menyentuh perhatian publik adalah penegakan fondasi hubungan baru yang mereka sepakati. Perpisahan raga dan status hukum ternyata tidak mengikis rasa kasih sayang mendalam yang telah mengakar selama belasan tahun bersama. Sara mengungkapkan transformasi perasaan tersebut dengan sangat bijak:
“Sebenarnya di antara aku dan Pak Dem, kita akan tetap saling mencintai, menghargai, tapi dalam bentuk yang lain karena, walau bagaimanapun, kita semua ini tetap menjadi sebuah unit keluarga,” timpal Sara.
Bagi mereka, mengakhiri ikatan pernikahan tidak harus memutus tali silaturahmi apalagi menciptakan riak permusuhan. Perubahan bentuk hubungan ini ditegaskan kembali oleh keduanya di akhir video:
“Jadi sekali lagi, aku dan Pak Dem akan tetap sebagai sebuah keluarga dalam bentuk lain, kita akan tetap saling menyayangi dan menghormati. Sebagai keluarga,” jelas Sara.
“Dan perpisahan ini bukan berarti harus bermusuhan, kita semua berhubungan dengan baik,” tambah Demian melengkapi.
Dinamika Sidang Verstek dan Pembagian Jalur Bisnis
Proses hukum perceraian antara Sara Wijayanto dan Demian Aditya terbilang bergulir cepat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Gugatan yang didaftarkan oleh pihak Sara bergulir dengan sidang perdana pada 24 September 2026, hingga akhirnya diputus secara verstek oleh majelis hakim pada Kamis (8/10/2026).
Keputusan verstek tersebut dijatuhkan lantaran Demian selaku pihak tergugat tidak hadir dalam dua agenda persidangan berturut-turut tanpa diwakili kuasa hukum, yang mengindikasikan bahwa perpisahan ini memang telah disetujui bersama tanpa ada sanggahan dari pihak tergugat.
Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, memberikan konfirmasi mengenai proses persidangan yang berlangsung efisien tersebut.
“Jadi sebenarnya pada sidang yang pertama itu DA ya, tidak hadir. Kemudian dipanggil ulang, tidak hadir juga tadi. Langsung pembuktian. Setelah pembuktian, diputus langsung verstek,” kata Abid mengonfirmasi putusan persidangan pada Kamis (8/10/2026).
“Hari ini sudah diputus. Secara verstek diputus,” lanjutnya.
Abid memaparkan bahwa dalam persidangan singkat tersebut, pihak penggugat menyerahkan berbagai kelengkapan berkas administrasi serta menghadirkan saksi kunci di hadapan majelis hakim. Dalam perkara perceraian di lingkungan pengadilan agama, kesaksian orang terdekat menjadi pilar pembuktian paling utama.
“Alat bukti itu kan bisa alat bukti tertulis ya, alat bukti surat, seperti KTP, kemudian akta nikah, dan lain-lain lah. Kemudian ke alat bukti lainnya yaitu saksi,” tutur Abid. “Cuma kalau di pengadilan agama masalah perceraian itu biasanya saksi lebih diutamakan.”
Seiring dengan tuntasnya proses di pengadilan, restrukturisasi dalam ranah profesional pun dilakukan. Demian secara resmi mengundurkan diri dari tim yang selama ini membidani konten-konten misteri bernuansa spiritual di kanal YouTube Sara Wijayanto. Sebagai gantinya, sang ilusionis telah memperkenalkan entitas bisnis baru yang berdiri di bawah kepemimpinannya sendiri, mempertegas langkah profesional mereka yang kini berdiri di atas pijakan masing-masing.
Ketika “Pak Dem” Menyerbu Live TikTok: Godaan Hangat yang Bikin Netizen Baper
Meski urusan berkas di atas kertas pengadilan telah stempel basah dan urusan pembagian tim profesional telah usai, kebiasaan manis di antara keduanya ternyata tidak serta-merta menguap. Publik media sosial mendadak dihebohkan oleh tingkah polah Demian yang nampaknya masih belum bisa sepenuhnya “lepas” dari sosok Sara Wijayanto.
Saat Sara tengah melangsungkan sesi live di akun TikTok pribadinya untuk menyapa para pengikut dan penggemarnya, sebuah akun bercentang biru yang tidak asing muncul di kolom komentar. Tak lain dan tak bukan, itu adalah Demian Aditya.
Bukannya menjaga jarak layaknya mantan pasangan pada umumnya, Demian justru kedapatan sering “nimbrung” dan melemparkan celotehan-celotehan jenaka khas masa-masa mereka masih bersama. Sontak saja, kehadiran Demian di ruang siaran langsung tersebut membuat warganet heboh dan membanjiri kolom chat dengan berbagai reaksi.
Dalam salah satu momen live, Demian melontarkan komentar jahil saat melihat wajah mantan istrinya di layar ponsel:
“Kaya kenal,” ujar Demian di kolom komentar siaran langsung TikTok Sara, memancing gelak tawa dan respons riuh dari ribuan penonton.
Tak berhenti di situ, dalam kesempatan siaran live lainnya, Demian kembali menggoda Sara dengan seloroh khas yang sarat akan rasa rindu yang tersembunyi di balik candaan:
“Udahan ah, tar kangen, bye,” tulis Demian singkat sebelum pamit dari kolom komentar.
Riuh Komentar Netizen: Dari Sorotan Ekspresi hingga Doa Rujuk
Interaksi hangat serta dinamika paska-cerai antara Demian dan Sara ini tak ayal langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Kolom komentar siaran langsung maupun potongan video yang beredar luas di media sosial dipenuhi oleh berbagai reaksi unik—mulai dari yang membedah gesture keduanya, ikut menangis, hingga mendoakan mereka agar dapat bersatu kembali.
Sejumlah netizen menyoroti perbedaan ekspresi wajah Demian dan Sara yang dinilai memperlihatkan kontras emosional saat mengumumkan perpisahan tersebut. Seorang netizen menuturkan pengamatannya yang cukup emosional:
“perasaanku pak demian kek cinta banget, mba sara ga ada sedih2nya 😭 tak tuangisi 😭😭,” ujar netizen.
Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang optimis bahwa ikatan batin yang sangat kuat di antara keduanya akan menuntun mereka kembali dalam satu ikatan pernikahan di masa depan. Mengaitkan dengan profesi misteri dan spiritual Sara, salah seorang netizen melontarkan firasat uniknya:
“Firasatku nnti klo udh gk ada kirim an udah Clear pasti rujuk,” ujar netizen.
Bahkan, ada pula pengguna media sosial yang melempar candaan kocak khas netizen Indonesia saat mendoakan mereka rujuk kembali, seraya menyelipkan humor agar suasana tidak terlalu tegang:
“nanti rujuk ya buu.. klo ga bisaa, gapapa nanti pak dem nikah sama aku dulu baru balik ke ibuu 😭🙏,” ujar netizen.
Kedewasaan Emosional dalam Memaknai Perpisahan
Fenomena perpisahan Demian dan Sara Wijayanto memberikan sudut pandang segar bagi publik dalam memaknai arti sebuah perceraian. Di tengah stigma masyarakat yang kerap mengasosiasikan perpisahan dengan konflik, kebencian, dan perselisihan, pasangan ini menunjukkan tingkat kedewasaan emosional yang tinggi.
Keduanya membuktikan bahwa ketika sebuah ikatan pernikahan tidak lagi bisa dipertahankan sebagai pasangan suami-istri, rasa hormat dan kasih sayang tidak harus hancur berkeping-keping. Mereka memilih untuk merayakan belasan tahun kenangan indah yang telah dilalui bersama dengan tetap saling mendukung dari jarak yang aman.
Bagi para penggemar dan warganet yang menyaksikan interaksi manis mereka di TikTok, kehangatan Demian yang tetap perhatian pada Sara adalah bukti bahwa ikatan batin yang tulus akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan—bukan lagi sebagai suami dan istri, melainkan sebagai dua jiwa yang saling menghargai sejarah panjang mereka bersama.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










