Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Gak Sanggup? Mbak Rara Dicari Netizen Minta Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Oktober 2026 12:50 WIB

Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru

Rabu, 14 Oktober 2026 12:08 WIB

Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir

Rabu, 14 Oktober 2026 11:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Gak Sanggup? Mbak Rara Dicari Netizen Minta Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan
  • Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru
  • Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir
  • 5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!
  • Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak
  • Piala Asia 2027 Terancam Ditunda? Serangan Riyadh Picu Kekhawatiran
  • Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!
  • Wisata Kuliner Jabar yang Wajib Dikunjungi: Dari Legendaris sampai Hidden Gem!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru

By SusanaRabu, 14 Oktober 2026 12:08 WIB3 Mins Read
KBRI Riyadh mengonfirmasi dua WNI terluka ringan akibat serangan di Arab Saudi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengonfirmasi dua warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka ringan akibat serangan di Arab Saudi pada 11 Oktober 2026. Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit di Riyadh dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama.

Informasi tersebut diterima KBRI Riyadh dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Selasa, 13 Oktober 2026. KBRI menyampaikan konfirmasi itu melalui siaran pers yang diterima pada Rabu, 14 Oktober 2026.

“Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari ini, Selasa 13 Oktober 2026 telah menyampaikan informasi resmi bahwa terdapat 2 (dua) Warga Negara Indonesia yang mengalami luka ringan pada tanggal 11 Oktober 2026 dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Sulaiman Habib, Al Shahafah dan Rumah Sakit Sulaiman Habib, Al-Takhasusi di Riyadh. Keduanya telah diperbolehkan pulang pada hari yang sama,” demikian keterangan KBRI Riyadh.

Sebelum memperoleh informasi resmi tersebut, KBRI Riyadh telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk meminta keterangan mengenai WNI yang diduga menjadi korban serangan.

KBRI juga melakukan pengecekan langsung ke Mouwasat Hospital dan Riyadh Hospital guna memastikan kondisi warga Indonesia. Berdasarkan informasi dari kedua rumah sakit itu, tidak ditemukan WNI yang menjadi korban dan menjalani perawatan di sana.

Bandara King Khalid Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober 2026

Situasi keamanan di Riyadh masih menjadi perhatian menyusul serangkaian laporan ancaman serangan udara. Pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 21.00 waktu setempat, Pertahanan Sipil Arab Saudi mengaktifkan sistem peringatan dini nasional menyusul potensi serangan udara.

Sekitar 10 menit kemudian, otoritas setempat mengumumkan bahwa ancaman telah berlalu dan situasi kembali aman.

Pada periode yang sama, Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman melaporkan keberhasilan mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang mengarah ke Riyadh.

Ancaman udara kembali dilaporkan pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kantor Berita Resmi Arab Saudi (SPA) mengutip pernyataan Juru Bicara Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, yang menyebut tiga pesawat nirawak atau unmanned aerial vehicle (UAV) berhasil dicegat dan dilumpuhkan di wilayah utara Riyadh pada pukul 15.03 waktu setempat.

Di tengah perkembangan tersebut, penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh diperpanjang hingga 17 Oktober 2026 pukul 24.00 waktu setempat. Informasi penutupan itu tercantum dalam pemberitahuan penerbangan atau Notice to Airmen (NOTAM).

Kondisi tersebut membuat warga Indonesia yang berada di Arab Saudi perlu terus mengikuti perkembangan keamanan dan informasi perjalanan dari otoritas resmi.

KBRI Riyadh Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Menyikapi situasi keamanan tersebut, KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi yang berpotensi rawan.

WNI juga diminta mematuhi arahan pihak berwenang serta terus memantau informasi resmi yang disampaikan Pemerintah Arab Saudi maupun KBRI Riyadh.

Selain itu, KBRI mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak mengambil foto atau video, merekam, maupun menyebarkan informasi mengenai proses pencegatan rudal dan drone serta lokasi jatuhnya proyektil melalui media sosial.

Pemerintah Arab Saudi memberlakukan pembatasan terhadap aktivitas tersebut. Pelanggaran atas ketentuan itu dapat dikenai sanksi sesuai hukum yang berlaku di negara tersebut.

KBRI Pastikan Tetap Layani WNI di Arab Saudi

Meski situasi keamanan masih dipantau, KBRI Riyadh memastikan tetap beroperasi dan melanjutkan pelayanan kepada warga negara Indonesia yang membutuhkan bantuan.

WNI yang memerlukan informasi atau bantuan konsuler dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor +966 569173990.

KBRI mengimbau WNI agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti arahan resmi selama berada di Arab Saudi, terutama di tengah laporan ancaman serangan udara dan pembatasan operasional penerbangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandara King Khalid KBRI Riyadh serangan Arab Saudi WNI di Riyadh WNI terluka di Arab Saudi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak

Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.